
Kau tahu sayang?!.
Tidak ada tatapan yang lebih memabukkan kecuali tatapan cinta yang selalu engkau persembahan untuk diriku.
Tapi belakangan aku sangat khawatir, gelisahku adalah ketika aku terbangun dari tidurku, dimana aku tidak bisa lagi melihat tatapan cinta dari mata yang sama jika kamu memejamkan mata.
Lalu katakan pada ku, bagaimana aku bisa hidup tanpa mu?!.
******
Rumah sakit xxxxxxx
Beberapa waktu sebelumnya
Seorang laki-laki terlihat mencari istri nya dengan sedikit kebingungan saat ini, begitu dia datang dan masuk ke kamar inap VVIP milik istri nya, dia sama sekali tidak melihat sang istri tercinta nya itu.
Ini karena keterlambatan nya datang, karena itu dia cukup gelagapan dan sangat takut jika sesuatu yang buruk terjadi pada istrinya, mengingat bagaimana beberapa kali dia mendapatkan istrinya tersebut telah dirawat di ruang ICU karena kesehatan nya yang terus naik turun.
"Dimana istri ku?"
dia bertanya dengan ketakutan luar biasa ketika bertemu dengan seorang perawat yang biasa mengurus istrinya, bola mata laki-laki tersebut tampak berkaca-kaca.
"Nyonya ada di taman belakang, tuan. Jangan khawatir soal apapun"
perawat yang ada di hadapi tersebut menjawab dengan cepat sembari mengembangkan senyuman.
__ADS_1
tanpa berpikir dua tiga kali pada akhirnya laki-laki tersebut langsung bergerak menuju ke arah belakang rumah sakit di mana terdapat sebuah taman ya pernah dia datangi beberapa kali bersama istrinya tersebut sebelumnya.
dia melangkah dengan cepat dan tergesa-gesa sembari menatap ke arah depan, meskipun sang perawat berkata semua baik-baik saja dan dia tidak perlu khawatir dengan keadaan istrinya namun tetap saja dia merasa ini tidak baik-baik saja.
bola mata laki-laki tersebut secepat kilat mencari keberadaan sang istrinya untuk beberapa waktu, dia mengitari taman belakang rumah sakit tersebut hingga akhirnya dia berhasil menemukan sang istrinya.
Dia mencoba untuk menarik nafasnya dengan sebaik-baiknya dan tidak menampilkan ekspresi paniknya, dia tahu betul bagaimana istrinya Hana, perempuan tersebut paling tidak ingin melihat dirinya panik soal kesehatan Hana.
Laki-laki itu berjalan dengan dengan cepat mendekati istrinya tersebut.
"Ma..."
dia memanggil istrinya dengan nada cukup tinggi, dia baru saja berbelanja beberapa makanan dan buah kesukaan istrinya.
Itu adalah jawaban yang paling dia sukai dari istri nya.
Sayang!.
Kalimat itu menyimpan sejuta makna didalam pernikahan mereka.
Bagitu dia melangkah kedepan, tidak pernah dia pedulikan siapapun yang ada di sekitar istri nya itu, karena selama puluhan tahun dia menikah fokus matanya hanya tertuju kepada istri nya.
bahkan ketika seseorang tengah berbicara dengan istrinya dia sama sekali tidak mempedulikannya, dia terus bergerak maju dimana bisa dia lihat ada sosok yang bergerak menjauhi istrinya dan kini berjalan melewati dirinya, Yash tetap tidak tertarik untuk menoleh kearah sosok tersebut atau melihat nya.
Dia tetap mengembangkan senyuman nya ke arah istrinya, Bergerak mendekat kemudian setelah dia berhadapan dengan istri nya, laki-laki tersebut kemudian langsung memeluk istrinya dan mencium puncak kepala wanita tersebut.
__ADS_1
"Sayang itu memalukan"
Hana bicara sembari mendongakkan kepalanya.
"Kita seperti anak muda yang baru jatuh cinta"
Perempuan tersebut terkekeh kecil kemudian memilih untuk kembali duduk ke kursi yang ada di belakangnya.
"Aku tidak peduli omongan orang bahkan tatapan orang, Hana"
Laki-laki tersebut terlihat mengembang kan senyuman nya.
Yah laki-laki ini adalah suami nya.
Laki-laki itu jelas type laki-laki yang tidak pernah tertarik melirik kearah perempuan lain, fokus mata nya hanya tertuju pada istri nya. senyuman yang mengambang dibalik wajah laki-laki itu saat ini pun hanya fokus untuk melihat istrinya istri nya seorang.
"Kamu datang cukup terlambat, Yash"
Wanita itu bicara cepat kearah suaminya.
Yang di panggil Yash langsung duduk tepat di hadapan istri nya, membiarkan wanita itu mulai mengeluh atas keterlambatannya.
"Maafkan aku sayang, ada sedikit urusan di perusahaan yang harus diselesaikan, tapi karena tidak juga kunjung selesai, aku dengan terpaksa meninggalkan nya, terlalu lama mengulur waktu untuk mengabaikan dirimu jelas bukan type ku, Hana"
Ketika laki-laki tersebut bicara begitu, wanita yang dipanggil Hana langsung mengulum senyuman nya.
__ADS_1