Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
lelah kau paksa


__ADS_3

Masih dirumah sakit xxxxxxx


Yash terlihat menghela panjang nafasnya, dia memejamkan bola matanya sejenak dan masih terus mencoba mencerna ucapan istrinya.


pada akhirnya laki-laki tersebut membalikkan tubuhnya bersamaan dengan sang istrinya yang melepaskan pelukannya di belakang sana.


Sejenak netra mata mereka berdua saling bertemu, laki-laki itu sama sekali tidak bisa menebak jalan pikiran istrinya, bahkan dia tidak melihat gurat kekecewaan di balik bola matanya saat berkata ingin agar Yash kembali menikah lagi.


Bagi Yash rasanya begitu kejam saat dia harus mendengar dari orang yang paling dia cintai agar diri nya seolah-olah berhenti mencintai Hana dan mencoba untuk mencintai orang lain.


"Kamu terlihat menjadi istri yang sangat kejam kepada ku Hana, tidakkah kau melihat sedikit saja dari sisi hatiku apakah aku mau menerima pernikahan yang kamu persembahkan? aku tidak sebejat untuk menjadi seorang laki-laki Hana, memanfaatkan kata sakit istri hanya untuk berpoligami atau menikah lagi, aku masih punya hati"


Yash bicara sembari menelisik bola mata istri nya, hati nya terasa sesak, bola mata nya terasa memanas, dia ingin sekali menumpahkan tangisan nya agar pecah seperti para perempuan yang bebas menangis saat tidak kuat menghadapi beban hidup, tapi karena dia laki-laki, kata kuat harus menjadi batu penghalang untuk dirinya agar tidak menumpahkan air mata.


"Tidak kah kau ingin menyelami hati ku sejenak sana? agar kamu tahu apa yang ada didalam sana saat ini"


Lanjut laki-laki itu lagi.


Bagi Yash demi Allah dia pikir permintaan istri nya benar-benar terdengar sangat tidak masuk akal saat ini, hal tersebut jelas sangat menyakiti dirinya.


Dia tidak pernah mendahulukan ketentuan Allah SWT, bahkan dia masih bermimpi dan berharap jika Hana pasti baik-baik saja.


Dia tahu tiap jiwa itu akan mati, dan dia percaya kematian itu ada dan menjadi urusan Allah.


كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۗوَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ


Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (QS. Al Anbiya: 35)


كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ


Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. Al Ankabut: 57).


Tafsir:


Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa kematian di mana pun kalian berada, maut pasti akan mendapati kalian. Maka jadilah kalian orang-orang yang selalu berada dalam ketaatan kepada Allah di mana pun kalian berada, sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah kepada kalian. Karena sesungguhnya hal ini lebih baik bagi kalian, sebab maut pasti akan menjemput kalian tanpa bisa dielakkan.

__ADS_1


Tapi Yash Mencoba untuk menyakini diri, jika Hana tidak akan pergi meninggalkan dirinya secepat itu, dia selalu berkata didalam hati nya, sebaik-baik pembuat keputusan itu Allah SWT, dan dokter tidak memiliki hak untuk memutuskan nya.


Mereka hanya perantara mencegah penyakit dan mencoba mendiagnosa berdasarkan ilmu dunia saja.


Dan urusan menikah lagi sebelum ajal menjemput jelas tidak akan pernah ingin Yash lakukan.


Dia mana pernah memikirkan untuk menikah lagi hingga sejauh ini, bahkan sejak awal dia menikah dengan Hana,dia tidak pernah memiliki niat seperti itu dan bercita-cita untuk berpoligami atau mengganti istri hingga maut memisahkan mereka.


Dan kini Yash pikir bagaimana bisa istri nya meminta hal yang dianggap nya tidak masuk akal tersebut?!.


Dulu ketika mereka melewati kehidupan sulit dimana Hana diam-diam tidak menggunakan nama keluarga nya, rela hidup susah dan sulit serta rela serba kekurangan, dia sering menangis diam-diam didalam doa tepat disamping Hana, bersumpah akan membahagiakan istri nya tesebut dan tidak akan menyakiti hati nya.


Dia tahu bagaimana wanita tersebut menemaninya dari 0 hingga sejauh ini, wanita lain belum tentu sanggup melakukan nya.


Dan jika dia menikah lagi, alangkah enak nya wanita lain yang menikmati hasil jerih payah istri nya yang menemani dirinya dari belum menjadi apa-apa hingga menjadi seperti sekarang ini.


Yash pikir otak nya jelas masih berfungsi dengan baik.


Sebagian orang yang beranggapan poligami mengikuti rasulallah SAW, bullshits... mereka hanya mengikuti konsep poligami di masa Rasulullah menikahi Aisyah, tapi mereka lupa kesetiaan Rasulullah ketika bersama Siti Khadijah.


"Sayang, kau tahu? tidak semudah itu untuk ku berpaling, kamu tahu bagaimana karakter ku bukan?"


Yash bicara dengan nada tidak suka atas permintaan tidak masuk akal istri nya Tersebut.


Dia berdiri tepat di hadapan istri nya, menghadap kearah Hana yang kini duduk di atas kasur rumah sakit mendominasi berwarna putih.


Bagaimana mungkin hanya karena dokter berkata waktu nya tidak lama lagi, isterinya ingin dia menikah dalam waktu dekat dengan gadis pilihan nya.


Apalagi dia bukan laki-laki yang gampang berpaling, dia tipe laki-laki setia yang konsisten pada satu perempuan saja dulu.


Menuruti keinginan istri selama demi kebaikan itu penting tapi untuk menikah lagi..?!.


Tidak.


"Kamu seorang laki-laki normal Yash, kamu memiliki syahwat, laki-laki dan perempuan jelas berbeda, ketika perempuan bisa menahan godaan syahwat kehilangan suami nya, laki-laki kebanyakan tidak bisa Yash, aku tidak ingin kamu berbuat dosa"

__ADS_1


Istrinya bicara cepat, bola mata nya seolah-olah mengatakan sebuah harapan besar soal apa yang menjadi keinginan terakhir nya, dia menyentuh wajah Yash sambil menatap bola mata Suami nya dengan keadaan berkaca-kaca.


"Semiring itu fikiran mu pada ku? berapa tahun kita bersama Hana? apakah sek.s menjadi kebutuhan untuk ku? itu bukan kebutuhan pokok didalam pernikahan, aku tidak pernah berpikir hingga sejauh itu Hana"


Ucap Yash kemudian.


"Dan aku tidak pernah berfikir untuk menikah lagi hingga akhir"


Yash bicara sambil menggelengkan kepalanya.


"Jika Diana memaksa meminta agar kamu menikahi dirinya bersama keinginan Mama, yakin kamu akan menolak permintaan Mama?"


Istrinya bertanya cepat, mencoba melepaskan tangan nya dari wajah suaminya tersebut


Mendengar nama Dian seketika membuat Yash mengerat kan rahangnya, dia benar-benar tidak suka mendengar nama itu disebutkan di antara mereka.


"Sayang..."


"Aku sudah bilang, kamu tidak akan bisa menolaknya bukan? karena itu nikahi gadis bernama Alessia, demi Aku, demi Anak-anak,demi pernikahan kita yang tidak akan pernah ada nama Diana di antara kita"


Ucap isterinya lagi.


"Ma..."


"Jika tidak, mari tidak usah saling bertemu lagi untuk Selama-lamanya"


Seketika istrinya Mencoba membuang pandangannya, sedikit kecewa saat suaminya menolak kemauan nya.


"Ma..."


Yash mencoba untuk menyentuh bahu istri nya Secara perlahan.


"Pulanglah"


ucap Perempuan itu dengan suara serak nya, Hana enggan menoleh kembali kearah dirinya.

__ADS_1


Pada akhirnya Yash hanya bisa diam, tidak mampu untuk mengeluarkan kata-kata nya.


__ADS_2