Ternyata, "Aku (Bukan) Satu-satunya"

Ternyata, "Aku (Bukan) Satu-satunya"
Benar-benar memilih pergi


__ADS_3

"Siapa yang baru pergi mas?"


Pertanyaan itu berhasil membuat Bima tersadar dari lamunannya, ternyata Dirman dan istrinya sudah kembali. Mereka datang dari arah yang berlawanan dengan arah perginya Indah hingga mereka melihat sebagian dari adegan antara Indah dan Bima.


"Dia mantan istri kedua ku!" Bagi Bima sekarang Indah sudah menjadi masa lalu yang tidak mungkin dapat ia raih kembali, jadi mengakui statusnya pada orang lain sudah bukan hal yang tabu.


"Bagaimana man, apa sudah kejual?"


"Sudah mas, tapi maaf harganya tidak setinggi yang di tawarkan!"


"Tidak pa pa, asal dapat uang. Tapi maaf ya man, aku nggak tahu bisa ngangkut sayur lagi apa tidak tanpa mobil."


"Jangan khawatir mas! Masalah mengangkut sayur kita menyewa mobil pak lurah. Pasti boleh!"


"Tapi pasti tidak enak, man!"


"Kalau kita nyewa kan artinya bayar mas, di mana nggak enaknya. Mobil pak lurah emang sengaja di sewakan pada masyarakat. Jadi jangan khawatir mas, kita tinggal nego harga saja."


"Syukurlah kalau begitu. Lalu bagaimana ladang? Bukankah hari ini waktunya memanen timun?"


"Iya mas, tadi sekalian ke kota, timunnya sekalian saya bawa dan saya jual di pasar," kemudiaan Dirman mengeluarkan sesuatu dari balik tangannya, "Ini uang hasil panennya. Walaupun cuma sebagian saja, dapatnya sudah lumayan!"


"Alhamdulillah, tapi sepertinya kamu aja yang simpen uang itu, Man."


"Jangan mas, mas Bima sekarang yang paling membutuhkan uang ini!" ucap Dirman sambil menolak amplop itu.


"Tidak man, ini buat kamu saja. Insyaallah uang hasil penjualan pick up cukup."


"Baiklah kalau mas Bima maksa."


Bima.pun hanya tersenyum Hinga Dirman teringat dengan sesuatu, ia.menoleh para istrinya yang masih berdiri di belakangnya.

__ADS_1


"Dek, katanya kamu ke sini mah membuatkan susu untuk Yusuf?"


"Ahh iya lupa!"


Hampir saja istri Dirman melangkah masuk tapi segera di cegah oleh Bima,


"Nggak perlu mbak, tadi sudah di kasih susu!"


"Sama mbak Renata?" tanya istri Dirman tidak percaya.


"Bukan, sama Indah."


"Ohhhh, wanita yang baru pergi ya mas?"


"Iya!?"


"Syukurlah."


"Oh iya mbak, nanti kalau Yusuf bangun aku mau belajar buat susu untuk Yusuf, tolong ajari ya mbak. Takutnya seperti tadi pas Yusuf lapar aku nggak bisa buat susu."


"Iya mas, pasti jangan khawatir!"


Sepanjang hari Dirman dan istrinya menemani Bima, karena mereka tahu bagaimana kelakuan Renata pada Bima dan anaknya.


Tapi saat menjelang sore, mereka harus berpamitan. Anak-anak nya masih kecil, tidak tega meninggalkannya sendiri.


...***...


Hari ini dokter memeriksa keadaan Renata, seharusnya satu hari lagi mereka bisa pulang.


"Bagaimana Bu Renata, apa sudah siap untuk pulang?" tanya dokter sambil memeriksa keadaan Renata.

__ADS_1


"Siap dok, kalau bisa hari ini saya siap pulang."


Dokter pun memeriksa dokumen milik Renata untuk memastikan jika wanita itu sudah siap untuk pulang,


"Baiklah, bisa segera pulang ya setelah menyelesaikan administrasinya ya Bu."


"Iya dok!"


Setelah dokter pergi, Renata pun segera menatap ke arah Bima,


"Sudah dengar kan Bim? Jadi segera selesaikan urusan administrasi, aku ingin segera bebas dari sini."


Bima menatap wanita itu dengan tatapan tidak percaya.


"Sebegitu tidak sabarnya ya kamu!?"


"Iya dong, aku tidak kembali ke kampung. Jadi urus sendiri semua keperluan anak itu." ucapnya sambil melirik pada Yusuf yang tengah tidur pulas.


"Bagus lah, anggap saja ini pertemuan terakhir kita. Jangan pernah datang lagi setelah ini untuk menemui aku ataupun Yusuf. Anggap tidak pernah ada Yusuf dalam hidup kamu."


"Jangan khawatir. Baiklah, aku mau ganti baju dan pergi dari sini. Sudah nggak betah aku."


Renata segara turun dari tempat tidurnya masih sambil memegangi perutnya, kaitan di perutnya masih basah tapi dia seakan tidak peduli. Ia pergi ke kamar mandi untuk ganti baju.


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya


Follow akun Ig aku ya


Ig @tri.ani5249

__ADS_1


...Happy Reading 🥰🥰🥰...


__ADS_2