
Indah dan Aya sudah masuk ke dalam mobil, tapi mereka tidak langsung pergi karena di sana Indah tengah menumpahkan perasaan dan air matanya pada Aya.
"Aya, kenapa masih sesakit ini?"
"Kamu tidak salah Indah, Bima pernah ada dalam hidup kamu. Untuk melupakan dan memulai dengan hal yang baru memang sangat sulit, tapi aku yakin kamu bisa. Ada aku, ada chef Bram."
"Terimakasih ya Aya!" Indah entah sudah berapa kali memeluk Aya,
Hingga hujan benar-benar turun membuat mereka tidak berniat untuk melajukan mobilnya, mereka memilih menunggu hingga hujan reda.
Bima baru saja keluar dari rumah sakit, ia masih harus menunggu Dirman datang, apalagi sekarang hujan cukup lebat pasti Dirman masih berteduh.
Bima mengajak Yusuf duduk di ruang tunggu yang ada di depan rumah sakit, sesekali menutup wajah Yusuf dengan sisa selendang yang ia gunakan untuk menggendong Yusuf agar terhindar dari percikan air hujan yang bercampur angin.
Sebuah selimut bayi juga Bima gunakan untuk menutup tubuh Yusuf agar tidak kedinginan. Sebuah botol susu juga ia pegang di tangan kanannya, agar saat Yusuf bangun dan merasa lapar ia tidak perlu repot lagi membuka tas nya.
Angin semakin kencang hingga beberapa kali percikan air menerpa wajah Bima.
"Aya, itu mas Bima. Yusuf pasti kedinginan. Kita ke sana!"
Indah sudah hampir membuka pintu mobil, tapi dengan cepat Aya tahan,
"Enggak Ndah, Bima sudah memutuskan sendiri tidak ingin ada kamu diantara Yusuf dan dirinya. Kamu harus bisa kuat!"
"Tapi itu_!"
"Percayalah, Bima pasti bisa menjaga Yusuf!"
Akhirnya Indah mengurungkan niatnya untuk turun, mereka lebih memilih mengawasi Bima dan Yusuf dari dalam mobil.
"Ay, bukankah di mobil ada payung?" Indah teringat jika selalu sedia payung di dalam mobil.
"Iya!?"
"Payung itu biar untuk mereka."
__ADS_1
"Biar aku yang melakukannya."
"Hahh?"
Belum selesai Indah dengan kebingungannya, Aya langsung menyambar payung yang ada di bangku belakang dan turun dati mobil.
Indah hanya mengamati Aya dari dalam, ternyata Aya menghampiri seorang tukang parkir dan menyerahkan panggung itu,
"Pak minta tolong ya, berikan payung ini pada pria yang menggendong bayi itu."
"Iya mbak!"
"Dan ini untuk bapak!"
"Ya Allah, terimakasih mbak."
"Sama-sama pak!"
Aya pun kembali masuk ke dalam mobil sebelum dirinya sendiri basah kuyup,
"Terimakasih ya, Aya. Kamu memang teman terbaikku!"
"Sama-sama!"
Tukang parkir itu benar menghampiri Bima,
"Mas, pakek aja payung ini biar bayinya tidak terkena hujan."
Bima tampak ragu menerimanya,
"Lalu bapak bagaimana?" tanyanya karena melihat bapak tukang parkir itu basah kuyup sedangkan ia malah menyerahkan patungnya untuk dirinya.
"Bapak sudah biasa basah-basahan, kalau bayinya mas, kasihan. Dia pasti kedinginan. Lagi pula kenapa mas tidak menunggu di dalam saja kalau belum di jemput?"
"Tidak pa pa pak, sebentar lagi yang jemput juga datang."
__ADS_1
"Ya sudah ambil payungnya, bapak mau kembali ke parkiran."
"Terimakasih banyak ya pak."
"Sama-sama!"
Akhirnya bapak tukang parkir itu kembali berlari menembus air hujan dan kini Bima bisa duduk dan melindungi Yusuf dengan payung itu.
Hingga setalah hampir dua jam, hujan reda bersamaan dengan Dirman yang datang dengan pick up nya.
"Maaf ya mas, hujannya campur angin jadi nggak bisa jalan mobilnya."
"Nggak pa pa Man, kan kalau gini malah nunggu hujan reda, lebih aman."
Bima pun berdiri dan menutup kembali payungnya, walaupun masih hujan tapi tidak sederas tadi hanya tingga gerimis.
"Biar aku bantu mas!" ucap Dirman sambil mengambil tas yang ada di di samping Bima.
Mereka pun berjalan beriringan menuju ke mobil pick up yang sebagian Dirman tidak parkirkan.
Hingga mobil pick up itu pergi, Indah dan Aya masih setia menunggu di parkiran rumah sakit.
"Sekarang sudah bisa pergi kan?" tanya Aya memastikan.
"Iya!"
Akhirnya setelah mendapat persetujuan dari Indah, Aya pun mulai melajukan mobilnya. Bukan hanya Indah yang mengikuti kelas kursus mengemudi, Aya pun juga sama sehingga jika pergi kemana-mana mereka tidak perlu merepotkan orang lain.
Bersambung
Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya
Follow akun Ig aku ya
IG @tri.ani5249
__ADS_1
...Happy Reading 🥰🥰🥰...