
Dava terus menarik tangan Indah, mengendap-endap memasuki pekarangan rumah itu,
"Dav, memang nggak pa pa begini?" tanya Indah sambil berbisik, ia merasa tidak enak masuk rumah orang tanpa permisi.
"Bisa kan diam sebentar?" melihat tatapan kesal dari Dava, Indah lagi-lagi hanya bisa mengangukkan kepalanya.
Dava mengajaknya ke samping rumah karena di sama ada jendela kaca yang lebar hingga mereka bisa melihat ke arah dalam dengan sangat seksama.
Tapi baru saja sampai di pinggir kaca itu, Indah langsung terpaku di buatnya karena ia melihat sesuatu yang benar-benar tidak ia sangka di dalam sana.
Bima dan Rena sedang bermesraan di sofa ruang keluarga itu, terlihat Bima begitu mesra mencumbui Rena,
Indah benar-benar terpaku di buatnya, melihat tubuh Indah yang terdiam, Dava segera melihat ke arah di mana Indah menatap dan dengan cepat menutup mata Indah dengan telapak tangannya, menarik tubuhnya ke belakang,
"Jika kamu nggak kuat, kita bisa pergi sekarang!"
Indah segera menyisihkan tangan Dava, menggelengkan kepalanya.
"Enggak, aku harus tahu semuanya!"
Indah kembali menyaksikan pemandangan yang begitu menyakitkan dalam hidupnya itu, walaupun ia bahkan ingin muntah menyaksikannya tapi ia tidak bisa pergi begitu saja.
Melihat wajah Indah yang semakin pucat itu, Dava segera menarik Indah dan membawanya menjauh dari sana,
"Dava, apa yang kamu lakukan!?"
"Menyelamatkanmu agar tetap waras!"
Dava melihat di dalam adegannya sudah semakin panas dan dia tidak mau sampai Indah terjebak di sana.
__ADS_1
Karena suara berisik mereka membuat dua orang yang sedang asik bermesraan di dalam jadi terpancing,
"Suara apa di luar!?" Bima segera berdiri dan melihat sekeliling.
"Paling kucing sayang!?"
"Buka, biar aku cek dulu!" Bima segera keluar dan melihat sekeliling dengan kemeja yang sudah tidak terkancing sepenuhnya. Beruntung Dava dengan cepat menarik Indah di antara tanaman yang besar di halaman itu hingga Bima tidak bisa melihat mereka.
Rena segara menyusul Bima dan memeluk pria itu dari belakang,
"Ayo sayang, kita lanjutkan! Sudah aku bilang kan tidak ada apa-apa!"
Melihat pemandangan itu, Indah hampir saja mengeluarkan suara. Beruntung dengan cepat Dava membekap mulutnya.
Membiarkan agar dua orang itu kembali masuk.
Hingga Bima dan Rena masuk, Dava masuk membekap mulut Indah, Dava mengungkung tubuh Indah di antara dinding pembatas dan tubuhnya, tubuh mereka begitu dekat, sangat dekat. Dava bisa merasakan hembusan nafas Indah yang tidak beraturan saat ini. Melihat air mata Indah yang terus mengalir membuatnya enggan untuk melepas Indah lagi.
Setelah cukup lama dan merasa lebih aman, Dava segera melepaskan tangannya dari mulut Indah,
"Kita pergi sekarang?" tanyanya sambil berbisik.
Indah hanya mengangukkan kepalanya dan Dava segera menarik tangan Indah lagi membawanya ke motor yang terparkir di seberang jalan.
Dava dengan sigap memakaikan helm untuk Indah, ia tahu hati wanita itu tengah rapuh saat ini, bahkan lebih rapuh dari yang pernah ia rasakan.
"Naiklah!" Dava meminta Indah untuk naik ke motor setelah dia naik.
Tanpa di minta, Indah melingkarkan lengannya di pinggang Dava, menyandarkan tubuhnya di punggung lebar Dava,
__ADS_1
"Jika kamu ingin menangis, menangislah sekarang sepuasnya!"
Dava segera membawa pergi Indah dari tempat itu, Dava tahu di mana ia harus membawa Indah saat ini.
Akhirnya mereka sampai juga di sebuah danau,
"Turunlah!"
Dava menarik tangan Indah ke tepi danau,
"Sekarang menangislah sepuasmu, di sini tidak akan ada yang melihatmu hancur selain aku."
Benar saja, danau itu terlihat sepi walaupun tampak bersih dan rapi, begitu terawat karena memang danau itu adalah milik keluarga Dava. Danau pribadi keluarga Dava, di sebelah danau itu ada villa keluarga Dava, semacam villa persinggahan.
"Aaaaaaa!"
"Aaaaaaa!"
"Aaaaaaa!"
Indah benar-benar melakukan apa yang di perintahkan oleh Dava, ia meluapkan semua emosinya hari ini.
Ia menangis sejadi-jadinya, Dava memilih duduk tidak jauh dari Indah, membiarkan wanita itu puas dengan emosinya.
Bersambung
Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga yang banyak biar tambah semangat nulisnya
Follow akun Ig aku ya
__ADS_1
IG @tri.ani5249
...Happy Reading 🥰🥰🥰...