
Setelah memastikan Indah sudah lebih baik emosinya, Dava pun mendekati Indah. Memberikannya minum,
"Minumlah!"
Indah dengan cepat meneguk air putih yang sudah di buka segelnya oleh Dava.
"Dav, aku tidak tahu harus berbuat apa sekarang, hidupku hancur dalan sekejap. Kamu tahu betapa aku membayangkan keluarga yang bahagia, suami yang tampan, sukses dan sekarang semuanya lenyap!"
"Kamu nggak boleh lemah Indah!"
"Aku tahu, tapi bagaimana bisa mas Bima bermesraan dengan sekretaris barunya!"
"Dia bukan sekretaris Bima!"
"Maksudnya?"
"Dia istri Bima!"
"Istri?" Indah benar-benar tidak percaya dengan ucapan Dava, ia sampai mengerutkan keningnya, "Jelas aku yang istri mas Bima!"
"Dia istri Bima jauh sebelum menikah denganmu, mereka sudah menikah secara agama satu tahun lalu!"
"Jadi maksudnya, di sini aku yang orang ke tiga dalam pernikahan mereka?"
Dava mengangukkan kepalanya,
"Nggak mungkin!"
Indah kembali menangis, ia benar-benar ingin menangis hari ini. Ia tidak menyangka akan di bohongi sejauh ini oleh suaminya sendiri,
"Mungkin ini alasan kenapa mas Bima tidak pernah menyentuhku, meskipun pernikahan kita sudah hampir setengah tahun!"
"Jadi dia tidak menyentuhmu?"
Indah menggelengkan kepalanya, entah kenapa Dava merasa senang dengan apa yang ia dengar saat ini, ia pun sekaligus bangga dengan Bima karena bisa tahan sejauh ini tanpa menyentuh Indah.
__ADS_1
"Dav, aku tidak ingin pulang hari ini!" Indah masih merasa belum siap untuk bertemu dengan Bima, ia harus menyiapkan hati sekaligus sikapnya nanti.
"Di sini ada vila keluarga, kita bisa menginap di sini sampai kamu benar-benar bisa mengendalikan emosimu!"
"Aku mau!"
***
Langit sudah menjadi orange, matahari hampir saja tenggelam tapi saat Bima sampai di rumah ia tidak bisa menemukan Indah di sana.
Beberapa kali ia menghubungi Indah tapi Indah tidak menjawabnya,
"Kamu kemana sih Indah?"
Tampak Bima terus saja mondar-mandir, ia pun akhirnya menghubungi Aya, ia tahu selama ini Indah hanya dekat dengan Aya.
"Jadi tidak bersama kamu?"
"Tadi ke kampus sebentar tapi pergi lagi!"
"Yang aku tahu pergi sama Dava!"
Yang Aya tahu selama ini Bima bukankah suaminya Indah, Bima adalah sepupu Indah jadi Aya dengan santai menceritakan semuanya.
"Baiklah, terimakasih atas informasinya!"
Bima segera mematikan sambungan telponnya,
"Dia lagi, dia lagi. Apa sih yang ia mau sebenarnya?" Bima terlihat begitu kesal hingga ia mengepalkan tangannya, terlihat buku-buku punggung tangannya yang memutih.
Ia pun segera menyambar kunci mobilnya, kembali keluar mencari keberadaan Indah. Ia tidak mungkin datang ke tempat Dava karena sama saja dengan datang ke kandang macan, antara keluarga Bima dan keluarga Dava sudah sejak lama saling bersaing.
***
Dava membawa Indah ke salah satu kamar yang ada di villa itu,
__ADS_1
"Jika kamu butuh sesuatu, aku akan di luar!"
Tapi Indah segera menahan tangan Dava, "Jangan, aku takut di sini!"
"Baiklah, aku akan menemanimu sampai tertidur!"
Dava akhirnya duduk di samping Indah yang tidur, Indah benar-benar tidak melepaskan tangan Dava. Ia benar-benar ketakutan sekarang, ia merasa sendiri di kota besar ini. Setelah sebelumnya ia merasa bahwa Bima dan keluarganya adalah keluarganya tapi sekarang ia merasa semua itu hanya semu, semuanya adalah kebohongan.
"Dav, aku harus apa besok!" pria yang hampir menjamin matanya sambil duduk itu kembali menatap ke arah Indah.
"Sebaiknya kita pikirkan besok, sekarang tidurlah!"
Indah melirik ponselnya dan Bima terus saja menghubunginya,
"Mas Bima terus menghubungiku!"
"Abaikan saja, biar sekalian kita bicarakan ini besok!" Dava segera mengambil ponsel Indah dan mematikannya.
Meletakkan ponsel itu di atas nakas dan kembali mengusap kepala Indah,
"Dav, jangan tinggalkan aku ya!"
"Tidak akan!"
Indah benar-benar sangat cemas sekarang, bahkan ia benar-benar takut jika Dava yang menemaninya di saat yang paling hancur pun akan meninggalkannya.
Bersambung
Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga yang banyak biar tambah semangat nulisnya
Follow akun Ig aku ya
IG @tri.ani5249
...Happy Reading 🥰🥰🥰...
__ADS_1