
Kyra berhasil melepaskan dirinya dari pelukan Alden dan menjauh darinya.
“Kau jangan menjauhiku seperti ini.” Alden kembali menghampiri Kyra yang berada di dekat pintu dan memeluknya dari belakang. “Aku tak bisa lama berada di sini. Besok sebelum pagi aku harus kembali ke rumah. Aku pergi diam-diam ini tadi.” mencium leher Kyra yang terasa lembut dan manis.
Kyra pun akhirnya melunak dan membiarkan Alden memeluknya namun ia tidak membalik badannya dan masih memunggungi kekasihnya itu.
“Kyra... aku tidak tahu harus menceritakan dari mana padamu. Ingatan ku sudah pulih.” memutar tubuh Kyra menghadap dirinya. “Hanya ayah dan diri mu saja yang tahu jika ingatanku telah pulih.” menatap intens Kyra.
“Mengenai Christine dia hanyalah tunangan yang di atur oleh ibu ku, dan hanya ada kau di hati ku.” menyentuh bibir Kyra dan menciumnya. “Emm.... aku tak percaya pada ucapan mu.” Kyra mengakhiri ciuman dan mendorong Alden hingga dia jatuh ke tempat tidur.
“Lalu bagaimana selanjutnya kalian berdua pasti akan menikah beberapa saat nanti. Jadi ku rasa tak ada baiknya melanjutkan hubungan kita.” Kyra menundukkan kepala dan matanya tampak sedih.
__ADS_1
Alden duduk dan meraih kembali Kyra dalam pangkuannya.
“Aku tidak melakukan apapun dengan Christine. Setiap hari aku hanya memikirkan dirimu dan ingin segera kembali ke sini tapi aku tak bisa sebelum misi ku selesai.” Alden memeluk erat Kyra berharap gadisnya itu bisa mengerti penjelasannya. “Aku akan mencari cara untuk memutuskan pertunangan itu.” menatap Kyra dengan intens.
Kyra diam agak lama dan ia pun akhirnya bisa mengerti dan mempercayai ucapan kekasihnya.
“Alden... kuharap yang kau ucapkan itu benar. Kau tidak akan mengingkari janjimu.” Kyra mencium bibir Alden.
Alden membalas ciuman Kyra. Sepuluh menit kemudian ia mengakhiri ciuman. “Alden... aku rindu pada mu.” Kyra kembali mencium bibir Aden karena masih merasa rindu pada kekasihnya.
“Aah... Alden...”Kyra mendesah saat lelaki itu membuat tanda kissmark di dadanya. Dan entah siapa yang memulai lebih duluan, pakaian mereka berdua pun terlepas satu persatu hingga tak ada satupun kain yang menempel di tubuh mereka.
__ADS_1
“Kyra... i love you so much.” Alden membaringkan tubuh Kyra di tempat tidur. Ia menikmati setiap inci keindahan tubuh gadisnya itu. “Kyra from now on you are mine.” berbisik di telinga Kyra.
Alden bisa merasakan tubuh Kyra juga semakin panas seperti tubuhnya. Ia naik ke atas tubuh gadisnya.
“Alden dengan siapa kau pernah melakukan ini ?” tanya Kyra dengan mendesah sambil memeluk leher Alden. “It's first time.” Alden melepaskan tangan Kyra dari lehernya lalu menggenggam nya erat.
Pria itu dengan cepat membenamkan dirinya. Kyra memejamkan mata dan merasakan sakit yang teramat sangat.
“Aah...”Namun beberapa saat setelahnya Kyra mendesah panjang karena rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat yang luar biasa hingga ke ujung jari kaki dan kepalanya.
“Terima kasih sayang.” Satu jam kemudian Alden berpindah ke samping Kyra dan memeluknya dengan erat. Ia terus menciumi gadisnya.
__ADS_1
Kyra membalas mencium bibir Alden dengan panas yang kembali membangkitkan area sensitif Alden.
“Bolehkah aku..” Alden kembali naik ke atas tubuh Kyra. “Tidak.” Kyra mendorong Alden dan ia naik ke atas tubuh kekasihnya itu, mengambil alih permainan.