Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 98 Bimbang


__ADS_3

Christine duduk di samping ibunya dan memeluknya menumpahkan semua tangisnya di bahu ibunya.


“Aku bisa merasakan kesedihan


yang kau rasakan.” membelai rambut Judith dengan lembut. “Mungkin itu adalah ujian cinta kalian. Biasanya di saat seseorang akan menikah banyak masalah yang datang.”ucapnya membesarkan dan menghibur hati putrinya.


“Apakah benar begitu ibu ? Tapi membayangkan saja rasanya berat apalagi harus memulai lagi dari awal. Secara Gavin melupakan perasaannya padaku.” Christine mulai mereda dan air matanya mulai mengering setelah mendengar penjelasan ibunya.


“Seberapa besar kau mencintai pria itu ?”tanya Ellyz melepas pelukannya dan menatap mata Christine secara langsung.


“Ha ?”Christine bisa menjawab Kenapa Ibunya bertanya seperti itu padanya. Bukankah dia seharusnya tahu seberapa besar dia mencintai pria itu.

__ADS_1


“Ku rasa gadis ini belum paham benar apa cinta.” Ellyz tersenyum menatap Christine. Jika kau berat untuk berkurban untuk orang yang kau cintai maka artinya kau tidak benar-benar mencintai orang itu 100%. Ibu sarankan kau memikirkan ulang lagi daripada kamu menyesal di belakang. Kau ini gadis cantik keturunan keluarga Meyer, banyak pria yang mau mengantri untuk mendapatkan dirimu. Dan tentu saja Kok bisa mencari pria seperti apapun dan lebih baik 1000 kali dari Gavin yang tentunya tak akan membuatmu menangis seperti ini.”jelasnya panjang dan lebar.


Deg


“Kenapa ibu bilang begitu ?” Christine terkejut mendengarkan penuturan ibunya yang tiba-tiba berubah seperti itu, padahal awalnya mendukung dirinya.


“Maksud ibu ? Apa Ibu punya calon lain untuk ku ?”ucapnya dengan mata dan bibir yang bergetar.


“Lalu maksud ibu apa ?”tanya Christine yang memang tidak paham.


“Jika kau tidak yakin dengan Gavin, maka Sekaranglah saat yang tepat untuk meninggalkannya dan mencari pria lain. Namun jika kau tetap memilihnya maka kau harus bersabar dengan segala kondisi dia ada saat ini juga mengingat bagaimana perilakunya di belakang mu. Ingat selingkuh itu penyakit, dan pria yang pernah terkena penyakit itu selamanya akan mengidapnya. Apa kau tidak takut jika setelah menikah nanti Gavin mempunyai banyak selingkuhan ?”jawabnya eksplisit.

__ADS_1


Ellyz tersenyum melihat putrinya yang menjadi ragu setelah mendengar penjelasannya. Sudah lama sebenarnya wanita itu tidak terima jika Gavin mempermainkan hati Christine dengan mendekati banyak gadis lain dan menjalin hubungan mereka di belakang putrinya. Dan mungkin kali ini adalah kesempatan emasnya untuk memisahkan mereka berdua.


“Christine...kau yang bilang sendiri jadi ibu akan mencarikan pria lain untukmu.”ucapnya berdiri dan berjalan menuju ke pintu sambil memegang handle pintu.


“Apa ibu sebenarnya tak ingin mendengar curhatku ? Dan Aku harus menyelesaikan masalahku sendiri ?”batin Christine yang masih terombang-ambing perasaannya dan hatinya.


“Tunggu ibu... jangan mencari pria lain untuk ku, ku mohon.”Christine turun dari tempat tidur dan menarik tangan ibunya. “Aku akan tetap bersama Gavin, dan aku akan lebih bersabar dengannya.”ucapnya memohon.


“Ya terserah dirimu saja. Ibu sudah memperingatkan dirimu sebelumnya.” Ellyz menarik tangannya kemudian menutup pintu kamar putrinya.


Christine kembali ke kamar dan duduk di tempat tidurnya bersandar ke dinding.

__ADS_1


“Apa benar yang diucapkan oleh ibu ? Selingkuh itu adalah karakter seseorang dan tak bisa di sembuhkan selamanya ?” tubuhnya kembali gemetar membayangkan para gadis yang di kencani oleh Gavin lalu membayangkan bagaimana setelah mereka menikah nanti, apakah dia akan mendapatkan perlakuan yang lebih buruk daripada yang selama ini pernah dia terima.


__ADS_2