Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 96 Terpaksa Pulang


__ADS_3

Gavin berhenti sebentar dan balik badan sambil menarik tangannya.


“Christine ada apa ?”


“Kenapa kau menolak ku barusan ?”tanya Christine masih memegang tangan pria itu.


“Ya ?” Gavin menautkan alisnya karena menurutnya dia tidak salah melakukan hal itu pada gadis yang menjadi tunangannya.


“Maaf... nona... aku tidak bisa melakukan hal itu padamu.”bagaimana mungkin Gavin bisa melakukan hal itu pada orang yang tidak dia cintai, sementara gadis yang selalu dia rindukan dan dia cintai saat ini adalah Kyra.


Gleg


Kyra menelan ludah mendengar jawaban dari Gavin yang menusuk hati. Namun Iya tak menyerah begitu saja karena dia tahu bagaimana kondisi tunangannya saat ini dan sepertinya dia harus ekstra lebih sabar padanya.


“Gavin...aku tak apa kau melupakan pertunangan kita tapi apa kau tak ingat bagaimana hubungan kita ?”


Gavin terpaku dan menatap dengan pandangan kosong.

__ADS_1


“Bagaimana hubunganku yang sebenarnya dengan dia ? Apakah aku benar-benar mencintai gadis ini ? Hingga aku mau bertunangan dengan dia ? Atau seperti apa ?” batin Gavin merasa iba juga melihat gadis yang memegang tangannya menatapnya dengan sedih. Tapi ia juga tak ingin membohongi hatinya.


“Aku... aku... tak ingat. Maaf.”jawabnya pelan dan menunduk.


Christine melepas tangan pria itu dan membalik badan kemudian berlari sekencangnya kembali ke ruang makan.


“Ayah... ibu... Steven... ayo kita pulang sekarang.”ucap Christine sambil mengusap air mata yang menitik dari pelupuk matanya.


Seketika suasana yang ramai di ruang makan menjadi hening dengan kedatangan Christine.


“Mana Gavin ?”ucap Matthew menghampiri Christine. “Apa yang dia lakukan padamu ?”


Tak ada respon maupun jawaban dari Christine.


“Ayah... aku mau pulang sekarang juga.”Christine menghampiri ayahnya dan menariknya agar berjalan keluar dari rumah itu. “Tunggu ada apa sebenarnya ? Apa Gavin menyakitimu ?”


Christine diam dan tak menjawab hanya menghapus air matanya yang terus terjatuh.

__ADS_1


“Apa yang dilakukan Gavin?” Victoria menghampiri Christine mencoba untuk mengajaknya ngobrol baik-baik namun dari situ sama sekali tidak meresponnya juga.


“Maaf nyonya dan tuan Bailey sepertinya kami harus pamit dulu saat ini. Lain waktu kita akan bertemu lagi.”ucap Jhon Meyer berjalan melewati Matthew sambil menepuk bahunya pelan.


“Nyonya Victoria maaf kami harus pergi dulu. Aku tidak bisa membiarkan putriku menangis.” Ellyz ikut menghampiri Christine bersama Steven.


“Tunggu...aku rasa ada kesalahpahaman di sini. Aku kira Gavin pasti salah bicara karena amnesianya.” Victoria mencoba menahan dan menghentikan keluarga Meyer pergi dari rumahnya karena dia tak ingin ikatan pertunangan itu berakhir.


Tentu saja itu karena pernikahan diplomatik yang dia rencanakan dengan keluarga Meyer secara matang untuk memperkuat dan menyokong perusahaannya yang sudah besar ini.


“Tak apa nyonya aku juga minta maaf atas sikap putriku, mungkin saja dia belum bisa menerima kondisi Gavin saat ini.” balas Ellyz sambil tersenyum dan menyingkirkan tangan wanita itu kemudian berjalan pergi mengikuti suaminya.


“Dengar aku tak ingin pertunangan mereka berdua sampai berakhir karena masalah amnesia ini.” Victoria menghampiri Matthew. “Kau harus melakukan sesuatu dan buat anak itu mau menerima Christine.”desaknya.


“Ya sesuai permintaan mu.”balas Matthew meskipun ia tidak yakin Gavin mau menerima Christine dan ia masih ingat saat pertama kali menemukan anak lelakinya itu di Ottawa, Gavin tengah bersama seorang gadis. Dan ia menduga Gavin menjalin hubungan dengan gadis itu.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2