Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 143 Bimbang


__ADS_3

Kyra mencoba melihat lagi foto-foto tadi dengan teliti dan seksama.


“Ini foto asli bukan editan.” gumamnya setelah melihat dan memeriksa keaslian foto yang barusan diterimanya. “Gavin kau bilang kau sudah berhenti bermain wanita setelah bilang serius padaku.” Kyra menarik nafas panjang dan melepaskannya dengan berat.


Dadanya seketika terasa sesak melihat foto lelakinya kita lihat mesra dengan gadis lain.


“Tunggu... tapi dari ekspresi foto ini terlihat dengan jelas jika Gavin terlihat tidak nyaman dengan wanita ini.” mengamati lagi foto kekasihnya. “Atau mungkinkah foto-foto ini diambil secara tidak sengaja dan ada seseorang yang merencanakannya ?” menyimpulkan sendiri karena jika memang itu atas kehendak dan kemauan Gavin harusnya di foto, pria itu senang atau menikmati kedekatan dengan wanita seksi tersebut.


Kyra diam dan berpikir sejenak siapa seseorang yang telah mengirim foto seperti itu padanya.


“Apa mungkin ibunya Gavin yang mengirim foto ini padaku ?” tiba-tiba terbersit dan terpikirkan jika Victoria yang melakukan semua ini dengan sengaja karena Kyra bisa merasakan meskipun Gavin tidak bilang padanya jika ibunya tidak setuju dengan hubungan antara dia dengan dirinya.

__ADS_1


“tut... tut...” Kyra mencoba menelepon nomor pengirim foto tadi namun nomornya tidak aktif.


“Nomornya tidak aktif. Mungkin saja ini memang wanita itu.” Kyra menaruh kembali ponselnya ke meja yang ada di depan kursi.


“huft... sepertinya tidak mudah menjalani hubungan kami.” menggigit bibir dan seketika menjadi bimbang karenanya.


Kyra menjadi ragu dengan hubungan mereka berdua ke depannya akan seperti apa. Ia sangat mencintai Gavin, tapi ia tahu cinta yang sebenarnya bukanlah cinta yang dipaksakan meskipun tanpa restu dari orang tua dan ia tak mau menjalani kehidupan rumah tangga tanpa restu dari orang tua yang akan berujung pada ketidak harmonisan dan ketidaknyamanan dalam rumah tangganya sendiri. Di tambah baginya cinta itu tidak melukai pasangannya.


Malam harinya gadis itu berbaring di sofa setelah menyelesaikan beberapa artikel yang dibawanya pulang. Dadanya masih sesak melihat foto Gavin dan wanita seksi yang tak dikenalnya. Bukan karena cemburu. Ia percaya pada lelakinya itu. Namun ia tak tahu harus melanjutkan hubungannya atau tidak.


“klik.”

__ADS_1


Kyra menatap bloros ke depan ke arah pintu saat terdengar seseorang membuka pintu.


“Sayang....” suara khas Gavin seketika menggema saat melihat gadisnya masih terjaga dan duduk menunggunya.


Gavin menghampiri gadisnya setelah ia mengunci pintunya.


“Tumben kau belum tidur biasanya kalau sudah rebahan saat aku kemari.” Gavin memeluk pinggang Kyra dan mengecup bibir merahnya. “Ada apa ?” Gavin merasa aneh karena kekasihnya tidak membalas ciumannya.


“Hey, apa ada yang mengganggu pikiranmu ?” mengusap lembut pipi Kyra dan langsung tahu jika gadisnya itu sedang memikirkan sesuatu.


“Tak ada.” balas Kyra. “Apa dia jika aku sedang gelisah ?” segera bersikap seperti biasanya dan tersenyum lebar meskipun dalam hati dia bimbang. Ia pun mencium bibir lelakinya itu dengan kasar. Bahkan ia menari dasi Gavin masuk ke tempat tidur.

__ADS_1


“Sayang kau kenapa hari ini ? Tapi aku senang sekali.” Gavin merasa senang gadisnya sudah melucuti pakaiannya. Dan saat ini Kyra yang juga dalam keadaan polos duduk di atas tubuhnya, bergoyang mengocok dan membuatnya mendesah panjang karena merasakan kenikmatan hingga ke ujung rambut yang membuat tubuhnya merinding.


__ADS_2