
Alden menoleh ke belakang dan melihat lelaki yang berbaju hitam serta mencurigakan tadi mengejar dirinya.
“Dugaan ku ternyata benar lelaki itu mengejar ku. Aku tidak tahu siapa dia. Apa mungkin dia ingin membunuhku ?”batin Alden terus berlari.
Meskipun Alden berlari cepat Namun ternyata lagi tadi sudah berada lima meter di belakangnya.
“Gawat... dia hampir dekat dengan ku. Aku tak boleh tertangkap olehnya.”gumam Alden lalu melihat ke sekitar dan dia menemukan sebuah belokan, lalu segera berbelok ke kiri.
Kyra yang tak sadar jika dirinya berjalan cepat ternyata telah meninggalkan Alden.
“Astaga... di mana Alden ?” ucap Kyra saat menoleh ke belakang dan tak melihat Alden di sana.
Kyra kemudian berjalan memutar untuk mencari Alden.
“Dia itu seperti siput, pelan sekali jalannya.”ucap Kyra menggerutu dan mengomel sendiri saat mencari Alden.
“Alden... kau dimana ?”ucap Kyra memanggil dengan berteriak.
Tak ada jawaban ataupun respon sama sekali.
“Alden... kau di mana ? Jawab aku jika kau mendengar ku.”teriak Kyra lagi sambil melihat ke sekitar dan mencari lelaki itu.
Dari arah berlawanan Alden mendengar suara teriakan Kyra yang memanggilnya.
“Itu suara Kyra... sepertinya dia berada tak jauh dari sini.”gumam Alden menuju ke sumber suara Kyra memanggilnya.
Alden terus berlari menuju suara teriakan Kyra. Sedangkan lelaki baju hitam tadi akhirnya menemukan ke mana dan berlari dan mengikutinya.
“tap... tap...”Alden menoleh ke belakang dan dia melihat lelaki berbaju hitam tadi mengejarnya kembali.
“Aku harus segera menemukan Kyra atau dia akan dalam bahaya juga.”batin Alden.
Alden akhirnya menemukan Kyra yang berada dua meter di depannya. Dia pun segera menarik tangan gadis itu dan mengajaknya berlari.
Alden kemudian berhenti di tengah celah bebatuan yang dia lewati.
__ADS_1
“Alden apa... yang sebenarnya terjadi ?”ucap Kyra setelah mereka berhenti berlari.
Namun Alden tidak menjawabnya. Dia menaruh jadi telunjuknya di bibir Kyra.
“Sstss...”Alden masih mendengar bunyi terap langkah kaki yang mengejarnya. Dia pun segera menarik Kyra merapat ke tubuhnya lalu berputar posisi dan langsung mencium bibir gadis itu.
Lelaki tadi masih mengejar tapi dia tidak menemukan sosok Alden.
“Cepat sekali larinya...kemana dia pergi ?”ucap lelaki itu tak menemukan sosok Alden. Dia menoleh ke samping dan melihat sepasang kekasih yang berciuman.
“Anak muda zaman sekarang, pasti mereka mau melakukan hal kotor bersembunyi di tempat seperti ini.”batin lelaki tadi merasa nerd. Dia pun segera berlalu dan terus berlari mencari lelaki yang mirip dengan orang yang dicarinya.
Kyra mengakhiri ciuman mereka namun Alden menyentuh pipi Kyra dan kembali mencium bibir gadis itu.
“Apa yang di lakukan Alden ? Apakah ada seseorang yang mengejarnya ? Dan dia sedang menghindarinya ?”batin Kyra menduga apa yang terjadi setelah melihat seorang lelaki berlari seperti mengejar seseorang.
Kyra mengakhiri ciumannya untuk bernafas, namun Alden kembali menciumnya bahkan hingga membuat Kyra terpojok ke batu besar di belakangnya.
Kyra merasa tak terima lelaki itu mendesaknya. Ia pun membalas apa yang dilakukan oleh Alden padanya.
Kyra mengakhiri ciuman untuk bernafas, dia kemudian mencium bibir Alden dan membuatnya tersudut ke batu besar di belakangnya.
“Kyra kau...”ucap Alden merasa senang karena gadis itu berinisiatif menciumnya.
“Aku hanya membalas saja apa yang kau lakukan padaku.”balas Kyra melepas kerah baju Alden yang dia pegang saat tadi menciumnya.
Alden tidak menjawabnya. Dia masih memeluk pinggang Kyra dan segera melepasnya. Lelaki itu kemudian berjalan keluar dan melihat ke sekitar.
“Sepertinya sudah aman sekarang.”ucap Alden menghembuskan nafas dalam karena merasa lega. Dia pun kembali dan memegang tangan Kyra lalu mengajaknya keluar dari sana.
“Alden... apa ada yang mengejar mu ? Siapa dia ?”ucap Kyra bertanya saat mereka berjalan turun dari tempat itu.
Alden kemudian menjelaskan pada Kyra jika dirinya perasaan dikejar oleh seorang lelaki mencurigakan yang tidak dikenalnya, seorang lelaki yang pakaiannya mirip dengan pakaian beberapa orang lelaki yang dia lihat dalam ingatannya tadi.
“Sebaiknya kita segera pergi dari sini. Dan kita juga harus berhati-hati.”ucap Alden menjelaskan.
__ADS_1
Kyra dan Alden kemudian keluar dari resort Bedfort dan sengaja memperlambat jalan mereka agar tidak bertemu kembali dengan lelaki yang tadi mengejar Alden.
Kyra mengajak Alden menuju ke area resort lainnya namun dia masih merasa cemas setelah kejadian tadi dan itu tergambar dengan jelas di wajahnya.
“Alden apa masih ada yang kau cemaskan ?”ucap Kyra menatap lagi itu saat berjalan di tengah keramaian.
“Aku kira lelaki tadi pasti masih di tempat ini entah di resort mana. Dia pasti masih mencariku.”jawab Alden menjelaskan kekhawatirannya.
Kyra melihat ke sekitar dan mendapati beberapa penjual di sepanjang area resort.
“Ayo kita ke sana.”ucap Kyra seorang penjual.
“Kyra... aku sedang cemas kau malah ingin shopping dan sama sekali tak khawatir pada diri ku.”jawab Alden.
“Kau ini... ikut saja. Kau setelah nanti di sana.”ucap Kyra memegang tangan Alden dan menariknya berlari menuju ke seorang penjual.
Kyra berhenti di depan seorang penjual yang menjual topi dan juga kacamata. Dia mengambil satu kacamata coklat dan memasangkannya ke Alden.
“Ku rasa kau terlihat cool mengenakan kacamata ini. Satu lagi pasti orang tadi mencari mu takkan mudah mengenalimu.”ucap Kyra menatap wajah tampan Alden di balik kacamata yang dipilihnya.
“Kyra kau...”ucap Alden telah salah paham pada gadis itu sebelumnya.
Kyra menaruh jari telunjuknya di bibir lelaki itu untuk mengunci mulutnya. Dia pun mengambil beberapa topi yang ada di sana dan memasangkannya ke Alden satu persatu hingga menemukan satu topi yang cocok untuknya.
“Ayo kita lanjutkan liburan kita yang belum selesai. Masih banyak resort yang belum kita kunjungi.”ucap Kyra menarik Alden kembali berjalan dan masuk ke area resort lain.
Kali ini Alden bisa tersenyum lega dan tenang karena bisa menikmati liburan mereka dengan nyaman tanpa perasaan takut di kejar oleh seseorang lagi.
Di tempat itu kembali terlihat lelaki berbaju serba hitam dan berkacamata hitam yang berjalan di tengah keramaian dan mencari seseorang.
“Dimana lelaki yang mirip dengan tuan muda tadi ? Aku yakin dia pasti masih ada di tempat ini. Tapi aku sudah kehilangan jejaknya.”gumam lelaki tadi terus mencari dan menetap orang-orang yang berjalan melewatinya dan tak menemukan Alden.
Lelaki itu kemudian keluar dari area resort dan mengeluarkan ponselnya. Dia menelepon atasannya dan menyampaikan jika dirinya menemukan sedikit petunjuk tentang keberadaan tuan mudanya.
Alden dan Kyra berjalan sambil makan es krim melewati lelaki perbaiki serba hitam dan berkacamata hitam tadi sambil tertawa riang.
__ADS_1
Lelaki tadi menatap ponselnya setelah selesai melakukan percakapan. Dia menatap ke arah depan dan berbalik karena tak melihat target yang di carinya.
BERSAMBUNG....