Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 65 Opening Outlet Baru


__ADS_3

Alden mengerjakan tugas Kyra dengan cepat karena dia sendiri juga merasa ngantuk dan lelah setelah beraktivitas seharian.


“Ini salah total... yang ini terbalik urutannya. Sebaiknya aku tulis ulang saja.”gumam Alden mengoreksi pekerjaan Kyra dan menemukan kesalahan.


Setelah menandai bagian yang salah atau mencoret yang tidak berhubungan Alden pun merasakan mengantuk hebat.


“tuc...”tepat Setelah dia menyelesaikan tugas terakhir Kyra, pen yang dia pegang terlepas dari tangannya dan dia pun tertidur di lantai bersama Kyra.


Pagi harinya Kyra bangun lebih dulu. Dia baru teringat jika dirinya belum menyelesaikan tugasnya semalam.


“Gawat... astaga aku ketiduran dan sekarang sudah pagi !”pekik Kyra panik. Namun dia merasa bahunya berat dan saat menoleh ke samping ternyata Alden tertidur di bahunya.


“Alden... kenapa dia ada di sini ?”gumam Kyra lalu menatap kertas di tangan Alden dan mengambilnya.


“Alden... ternyata kau mengerjakan tugasku sampai kau sendiri ketiduran karena kelelahan. Aku tak mengira kau mengerjakannya untukku padahal kau sendiri lelah dengan pekerjaan mu.”ucap lirih gadis itu lagi tersenyum lebar menatap tugasnya dengan selesai dan merasa sedikit bersalah melihat ada yang kenal dan sampai tertidur bersamanya.


Kyra menyentuh pipi Alden dan mencium keningnya yang membuat lelaki itu bangun.


“Sayang...kau sudah bangun ?”ucap Alden membuka mata merasa ada yang mencium keningnya.


“Terima kasih... kau sudah membantuku. Bagaimana dengan mu apa kau merasa lelah ? Apa yang bisa ku lakukan padamu ?”balas Kyra tersenyum lebar.


“Kau mau berterima kasih padaku, jika begitu menurutlah.”ucap Alden menyentuh pipi Kyra dan mencium bibirnya.


Beberapa saat setelahnya mereka kemudian kembali beraktivitas seperti biasanya. Alden memasak sarapan pagi mereka dan Kyra bersiap untuk berangkat kerja.


Satu jam berikutnya Alden mengantar Kyra menuju ke tempatnya bekerja.


“Alden... jika kau repot kau tak perlu mengantarku.”ucap Kyra di depan motor saat Alden memakaikan helmnya.


“Sudah ayo naik, tak apa.”balas Alden menyalakan motor sambil menarik Kyra agar segera duduk di belakangnya.


“broom...”motor melaju di jalanan. Sepuluh menit kemudian mereka tiba di kantor Kyra.


Alden segera kembali setelah menurunkan gadis itu dan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi seperti sebelumnya karena masih ada banyak hal yang harus dia kerjakan hari ini.

__ADS_1


Di kantor, Kyra menyerahkan tugas yang dia bawa pada Seryn saat gadis itu masuk dan duduk.


“Hmm... kerjaan mu lumayan Kyra, padahal kau tidak punya basic sebagai seorang reporter.”ucap Seryn memuji pekerjaan temannya itu setelah memeriksanya.


“Ya itu sebenarnya bukan--”


“Kyra besok lusa apa kau mau membantuku ?”ucap Billy berdiri dari tempat duduknya kemudian menghampiri Kyra dan bicara dengan pelan dan lembut takut gadis itu akan kembali marah.


“Kurasa aku bisa.”balas Kyra singkat dan kemudian duduk kembali di tempat duduknya.


Billy tersenyum lebar mendengar jawaban dari Kyra yang sudah tidak sensitif lagi seperti sebelumnya.


Tiga hari berlalu di kantor tepatnya di ruangan bos David terlihat lagi itu ada dan menatap monitor di depannya.


“Klik... klik...aku ingin tahu bagaimana penjualan selama beberapa hari ini setelah sedikit perubahan yang ku jalankan.”gumam lelaki itu melihat laporan penjualan korannya selama beberapa hari ini.


Dari laporan terlihat terjadi jumlah kenaikan penjualan sebanyak seribu eksemplar koran per harinya.


“Wow... aku tak menyangka penjualan selama empat hari ini mengalami peningkatan signifikan yang mencapai 20%.”gumam lelaki itu tersenyum menatap hasil yang dia capai dan merasa puas.


Di Atlanta terlihat bodyguard urusannya Victoria mengendap wanita itu dan melaporkan tugasnya mencari Gavin.


“Masuk...”ucap Victoria dari dalam ruangan.


“Nyonya... kami sudah melakukan pencarian dan menyisir seluruh lokasi di Cleveland namun kami masih tidak menemukan juga keberadaan dari tuan Gavin.”ucap lelaki itu memberikan laporan.


“Apa... ? Dia juga tidak ada di sana ? Ada dimana dia sebenarnya kenapa susah sekali mencarinya ?”jawab wanita itu terlihat geram dan tak tahu harus ke mana lagi mencari Gavin.


Body guard yang berdiri di depan wanita itu tampak diam dan tak berani berkata-kata karena tahu anda itu sedang marah.


“Hentikan mencari yang selama beberapa pekan dan tunggu perintah dariku selanjutnya !”ucap Victoria memberi perintah.


“Baik nyonya !”jawab lagi itu kemudian segera keluar dari ruangan. Dalam hati dia merasa lega dan senang untuk sementara waktu karena berhenti dari melakukan pencarian yang cukup melelahkan dan sangat menyita waktu.


Tiga hari berlalu dan hari ini merupakan hari Alden membuka outletnya secara serentak di lima swalayan.

__ADS_1


Beberapa pembeli yang memang sudah tahu sebelumnya produk Alden sudah berada di depan outletnya terlihat berjalan menunggu tempat itu dibuka.


Terlihat beberapa balon di depan outlet yang berwarna-warni. Alden berdiri dekat balon dan memegang sebuah jarum.


“Dhuar... duar... !”Alden memecahkan semua balon yang ada di sana sebagai tanda resmi dibukanya outlet Alden.


“Harap duduk dengan tenang dan semua pasti akan di layani.”ucap Alden tersenyum lebar sambil memberikan beberapa balon pada pembeli yang berusia anak-anak.


Di outlet yang lain juga dilakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh saat ini yang dia wakilkan pada Bram.


Terlihat banyak pembeli baru dan juga pembeli lama yang sudah mengetahui produk itu.


“Aku senang ada outlet nya di sini, selama ini kan hanya ada di swalayan oxcy.”ucap seorang pembeli pada temannya duduk di kursi dan menunggu pesanan mereka di antar.


Di outlet Alden dia menambahkan menu baru beberapa minuman yang bisa di jadikan pendamping saat menikmati fried potato.


Terlihat pembeli datang dan pergi hingga membuat pekerja Alden sedikit kewalahan namun semua hal itu masih bisa diatasi.


Kyra di kantor keluar ruangan sebentar dan melakukan video call.


“Kriing... kring...”suara ponsel all dan yang berdering di tengah keramaian dan dia merasakan getarannya.


“Siapa yang menelepon ku ?”gumam Alden mengeluarkan ponsel dari saku bajunya.


Alden mengusap ponselnya menerima panggilan video masuk dari kekasihnya.


“Halo Kyra...”ucap Alden menjawab.


“Bagaimana pembukaan kali ini apakah semuanya lancar ?”tanya Kyra antusias.


Alden mengarahkan ponselnya ke keramaian untuk menunjukkannya pada Kyra.


“Kau sudah lihat sendiri seperti ini suasananya.”jawab Alden.


“Ya sudah kalau begitu aku hanya ingin tahu saja, maaf karena aku tak bisa menemanimu.”ucap Kyra terlihat senang atas kesuksesan opening kali ini.

__ADS_1


Dia pun mengakhiri panggilan video call-nya dengan Alden dan kembali masuk ke ruangannya. Setelah duduk terlihat Kyra serius menatap monitor di depannya dan mengerjakan pekerjaannya sebagai admin yang menumpuk selama beberapa hari sejak dia membantu reporter.


BERSAMBUNG...


__ADS_2