Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 57 Kembalinya Ingatan


__ADS_3

Alden yang terus meluncur berusaha meraih tangan Kyra namun terlepas. Dia terus meluncur ke bawah dan berpegangan pada sebuah batu, namun sayang batu itu tak kuat menyangga tubuhnya dan jatuh yang mengakibatkan lelaki itu terus meluncur dan masuk ke sungai kecil yang ada di kaki bukit.


“byur.... !”Alden tercebur ke sungai dan kepalanya terbentur sebuah batu di tepi sungai.


Kyra segera berlari menuju ke sungai tempat jatuhnya Alden. Dia mendekat dan mendapati lelaki itu tak sadarkan diri.


“Alden... Alden... buka mata mu. Aku akan mengeluarkan mu dari sana.”ucap Kyra berdiri di tepi sungai dan berusaha meraih tangan Alden.


Dia berhasil meraih tangan Alden dan menariknya ke tepi sungai. Tapi dia tak bisa mengangkat tubuh Alden dari sana.


“Ugh... berat sekali...”ucap Kyra saat berusaha menarik tubuh Alden ke atas. Namun Kyra meskipun kesulitan tak berhenti dan terus berusaha mengeluarkan Alden dan dari sana.


Alden kembali melihat seorang wanita yang sebelumnya pernah muncul dalam ingatan masa lalunya. Di sebuah acara jamuan makan malam. Wanita itu memanggilnya.


“Gavin... cepat bersiap sebentar lagi kau harus menyambut tamu undangan VIP kita.”ucap wanita itu kemudian berjalan meninggalkannya.


Seorang gadis bergaun merah memberinya minuman dan dia segera meminumnya kemudian masuk ke kamar.


“Tuan Gavin... apa pusing yang anda rasakan parah ?”ucap seorang lelaki yang sepertinya merupakan pelayan.


“Ambilkan aku obat pusing sekarang.”jawabnya namun beberapa saat kemudian datang tiga orang lelaki membawanya ke sebuah ruangan yang meletakkan dirinya di sebuah kursi dan mengikatnya.


“Gavin.... aku ingin tahu seberapa besar kekuatan mu.”ucap seorang wanita tersenyum lebar memegang kepalanya seraya berbisik di telinganya.


Semuanya berjalan dengan cepat dan berganti kejadian lain.


“Gavin... ayah akan mengirim mu ke Scotlandia untuk belajar manajemen finance.”ucap seorang lelaki di di sebuah ruangan di suatu perusahaan.


Semuanya kembali berjalan cepat dan berganti dengan kejadian lainnya.


“Gavin... awas jika aku melihatmu pergi dengan seorang wanita lagi. Ini sudah ke sepuluh kalinya aku melihatmu jalan dengan wanita lain.”ucap seorang gadis dengan marah menatap nya dan memberinya peringatan.


Kyra masih berusaha mengangkat tubuh Alden dari sungai dan belum berhasil mengeluarkannya. Dia pun ikut masuk ke sungai dan membawa tumbuhnya naik ke atas.


“Berat sekali... haah...”gumam Kyra memeluk tubuh Alden menepi ke sungai dan beristirahat sebentar.


“Tolong... tolong... !”teriak Kyra putus asa dan meminta pertolongan.

__ADS_1


Joey yang baru sampai di tempat itu mendengar suara teriakan kakaknya.


“Itu kan suara kakak. Ada apa dengannya ?”batin Joey mendengar suara Kyra dari kejauhan.


Joey kemudian berjalan cepat menuju ke arah sumber suara berasal dan melihat ke sekitar.


“Kakak... apa itu kau ? Jawab aku jika itu benar, aku akan menuju ke tempatmu !”teriak Joey berhenti di tengah dan kembali melihat ke sekitar mencari keberadaan kakaknya.


Kyra mendengar suara Joey berteriak sama manggilnya tak jauh dari tempatnya berada.


“Apa itu Joey ? Bagaimana dia bisa ada di sini ?”gumam Kyra menatap ke sekitar mencari keberadaan adiknya itu dan tidak menemukannya.


“Joey.... Joey... aku di sini ! Tolong aku ! Aku ada di sungai !”ucap Kyra berteriak sekencang yang dia bisa agar adiknya itu bisa mendengarnya.


“Kakak.... jangan ke mana-mana tetaplah di sana aku akan menolong mu segera.”balas Joey berteriak.


Joey berlari menuju ke sungai di tengah hujan. Dia pun akhirnya berhenti di tepi sungai dan melihat kakaknya berada di sungai bersama Alden yang tak sadarkan diri.


“Joey.... bantu aku mengangkat tubuh Alden. Dia terjatuh dari bukit.”ucap Kyra dari sungai.


“Kakak setelah aku turun ke sungai kau naiklah dan tunggu di sini.”ucap Joey sedikit memberikan pengarahan pada kakaknya.


“Kakak... aku akan mengangkat tubuhnya ke atas dan kau tarik tubuhnya keluar dari sungai.”ucap Joey menatap Kyra.


“Ya... aku sudah siap.”jawab Kyra sambil mengangguk.


Joey mengangkat tubuh Al dan ke atas dan kira segera menariknya keluar dari sungai dan membaringkannya dengan perlahan di atas rumput yang basah.


“haah... haah... Joey terima kasih sudah membantuku untung ada kamu.”ucap Kyra merasa lega bisa mengeluarkan Alden dari dalam sungai. Namun meskipun berhasil keluar dari sungai, tak membuat kekhawatirannya hilang.


“puk... puk...”Kyra menepuk-nepuk pipi Alden untuk membangunkannya namun lelaki itu tak membuka matanya juga.


“Joey bagaimana ini ?”ucap Kyra aneh menatap adiknya dengan gelisah.


Joey kemudian mencoba memompa jantung Alden untuk menyadarkan nya, namun lelaki itu belum bangun juga.


“Kakak sepertinya dia membutuhkan pernapasan buatan. Ehm... aku yang melakukannya atau kakak ?”balas Joey menatap kakaknya dan sebenarnya dia tak ingin memberikan CP pada seorang lelaki.

__ADS_1


“Ya aku saja... tapi kau tetap pompa jantungnya.”balas Kyra yang masih terlihat cemas.


Kyra bergeser ke sisi kanan. Setiap kali Joey memompa jantung Alden, dia memberikan nafas buatan pada Alden.


“Ayo Alden bangunlah...”ucap Kyra kembali melakukan nafas buatan setelah mengulangi sebanyak lima kali.


“Bibir ini terasa hangat dan lembut. Bibir ini... bibir yang biasa menyentuh ku...”batin Alden di tengah kesadarannya.


“Siapa... siapa ini... ?”batin Alden berusaha kembali ke kesadarannya.


“Mmm...”Alden mencoba membalas ciuman Kyra dan membuka matanya.


“Kyra...”ucap Alden saat semoga mata dan mengakhiri ciumannya.


Kyra segera duduk di sampingnya dan tersenyum lebar menatapnya sambil menyentuh pipi Alden.


“Untunglah kau sudah sadar sekarang. Kau membuatku khawatir saja. Bagaimana dengan kepalamu ?”ucap Kyra. masih menatapnya.


“Gavin... aku Gavin...”gumam Alden.


“Alden apa yang kau bicarakan ?”ucap Joey nggak mengerti apa yang di gumamkan oleh lelaki itu.


Alden kemudian duduk dan menatap ke sekitar dan dia baru menyadari jika dirinya jatuh ke sungai sebelumnya.


“Terima kasih Joey, Kyra sudah menolongku.”ucapnya menatap dua orang itu secara bergantian.


“Sebaiknya kita kembali sekarang !”ucap Joey di tengah hujan yang semakin bertambah lebat.


“Ayo Alden... kita kembali sekarang.”ucap Kyra berdiri kemudian membantunya berdiri dan memegang tangannya.


Entah kenapa Kyra merasa Alden sedikit berbeda dari sebelumnya. Dari tatapan nya yang biasanya lembut padanya saat ini menjadi tidak selembut biasanya.


Alden menggenggam erat tangan Kyra dan berjalan di belakang Joey mengikuti lelaki itu menuju ke jalan lain yang tidak licin.


Di tengah jalan Alden melepas tangan Kyra dan berjalan pelan di belakangnya. Dia melihat gadis itu dan terpikirkan pada ingatan yang barusan di dapatnya.


“Alden... cepat jalannya. Atau kau akan terkena flu nanti bila berada lama di tengah hujan.”ucap Kyra menarik tangan Alden dan berjalan cepat mengikuti Joey yang sudah jauh dari mereka.

__ADS_1


Alden tidak menjawab dan dia larut dalam pikirannya sendiri.


BERSAMBUNG...


__ADS_2