Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 150 Penyelesaian


__ADS_3

Christine dia menunduk dan tak berani menatap ibunya.


“Katakan padaku, dengan siapa kau tidur ?” tanyanya dengan nada tinggi sambil mengangkat kedua tangannya lagi. “Katakan padaku siapa dia ! Atau aku akan terus menamparmu berulang kali !” ucapnya masih menahan tangannya dengan mengancam.


“Ba-baik ibu... jangan tampar aku. Aku akan memberitahukannya. Aku-aku... tidur dengan Feliks.”


“Apa ?” Ellyz terkejut mendengar jawaban putrinya. “Jika begitu kau harus secepatnya meminta pertanggung jawaban dari pria itu !” berlalu pergi keluar dari kamar Christine sebelum iya marah lagi dan lepas kendali.


“Aku hamil ?” Christine syok dan terkejut setelah mengetahuinya. “Feliks sialan kau ! Rencana ku jadi gagal kembali !” Christine menendang pintu kamar dengan keras lalu melempar tubuhnya ke tempat tidur dengan amarah yang memuncak.


Satu bulan berlalu, Kyra yang merasa semakin hari semakin banyak kerjaannya dan tak ada habisnya merasa semakin benar dan lelah. Hingga suatu ketika ia pun mengambil keputusan berani.


“Bos David ada yang ingin ku bicarakan denganmu.” Kyra masuk dan menghadap ke kantor bosnya. “Ya Kyra katakan saja.” jawab pria itu membalik kursinya.


Kyra menyerahkan amplop coklat pada Bos David.


“Apa ini ?” pria itu segera membuka surat yang barusan disodorkan untuknya. “Kyra apa kau yakin akan mengajukan resign ?” meletakkan amplop kembali ke meja sudah selesai membacanya.


“Ya bos aku sudah memikirkannya matang-matang.”


“Atau mungkin kau ingin mendapatkan tambahan gaji dan bertahanlah di sini.” Bos David berat melepaskan Kyra. “Tidak bos terima kasih banyak. Aku ingin kembali ke kampung halaman ku.”


Pria itu tak bisa melakukan apa-apa lagi setelah gagal membujuk Kyra dan akhirnya ia menerima surat pengunduran diri dari Kyra.


Setelah mengajukan pengunduran diri, Kyra berpamitan dengan editor Oliver, dan semua staf lainnya yang ada di sana.


Keesokan harinya gadis itu membawa semua barang-barangnya kembali ke Arkansas.

__ADS_1


“tok... tok...” Kyra mengetuk pintu rumahnya setelah tiba di sana.


“Kriek.”


“Kakak pulang ?” ucap suara seseorang dari dalam. “Joey... !” Kyra segera memeluk adik tersayangnya itu setelah menaruh barang yang ia bawa. “Kakak sendiri ?” ucapnya saat melihat tidak ada Alden di sana. Dan Kyra hanya mengangguk saja menanggapi.


Ia merasa senang bisa kembali dan berkumpul dengan keluarganya lagi setelah lama kabur dari rumah dan hidup di perantauan.


Beberapa hari setelahnya Kyra yang memang sudah mempunyai bekal dari tempatnya bekerja di Crown Media mengambil keputusan setelah memikirkannya dengan matang.


“Gavin... maaf aku hanya ingin meminjam uang mu, nanti setelah aku selesai membangun perusahaan dan kantor berita ku mulai beroperasi aku akan mengembalikan semua uang yang ku pinjam darimu.” Kyra menggunakan kartu kredit unlimited milik Gavin untuk membeli sebidang tanah dan membangun kantor media cetak.


Di Atlanta


“Ding.” Gavin menerima laporan notifikasi penggunaan kartu kreditnya yang mencapai jumlah yang fantastis. “Astaga, ini pasti Kyra. Untuk apa dia memakai uang sebanyak ini ? Apa mungkin dia membuka usaha ?” pekiknya terkejut dan teringat pada apa yang dulu pernah mereka bicarakan.


Tiga hari berlalu dan saat ini di rumah Victoria terlihat wanita itu berteriak sejadi-jadinya.


“Tidak.... semua usaha ku sia-sia. Kenapa perusahaan di nyatakan pailit ?” Victoria membanting semua barang yang ada di depannya hingga hancur berkeping-keping setelah mendapatkan kabar dari sekretarisnya.


“Gavin... kau anak kurang ajar ! Kau membuat ibu mu sendiri jadi seperti ini !” teriak nya saat melihat anak lelakinya masuk ke ruangan. “Itu semua tidak setimpal dengan apa yang ibu lakukan padaku sedari kecil menyiksaku hingga saat ini hanya karena aku takut menguasai semua aset warisan dari kakek.” Gavin tersenyum kecil menatap ibunya.


“Kau bagaimana kau bisa mengetahuinya ? Jadi... selama ini ingatanmu sudah kembali ? Dan kau menipu ku ?!” Victoria baru tersadar kemudian mendorong dengan keras tubuh Gavin.


“Tidak... ini pasti bohong !” Victoria kembali berteriak karena merasa telah kalah dengan anaknya sendiri.


“Dokter tolong sembuhkan istri ku di rumah sakit jiwa. Akhir-akhir ini dia lepas kendali dan merusak seluruh isi rumah seperti ini.” Matthew datang ke ruangan tempat Victoria berada dengan membawa sebuah dokter dari rumah sakit jiwa.

__ADS_1


“Matthew... ka-kau bekerja sama dengan Gavin untuk menghancurkan aku ? Terkutuk kalian berdua !” umpat Victoria baterainya kencang menatap kedua pria di depannya secara bergantian dengan tatapan amarah.


“Ayo nyonya silakan ikut kami. Kami akan memberikan perawatan medis pada anda.” dokter menghampiri Victoria dengan beberapa petugas medis dan membawanya keluar dari rumah itu. “Tidak.. lepaskan aku.” Victoria berontak saat petugas medis menyeretnya masuk ke mobil ambulans.


Gavin dan Matthew melakukan tos dan senyum lebar melihat Victoria yang dibawa menuju ke rumah sakit jiwa.


Satu bulan berikutnya. Kyra yang menyerah pada cintanya berusaha move on dari Gavin. Ia pun mengikuti kencan buta untuk kesekian kalinya dan berharap kali ini tidak gagal.


“Siapa Mr. G ini... semua informasi tentang dirinya hanya ditampilkan sedikit saja.” Kyra duduk di sebuah Cafe menunggu pasangan kencan butanya.


“Hey kau yang di sana ? berani-beraninya kau mengikuti kencan buta di saat kau masih bertunangan dengan seseorang ?” ucap seseorang yang datang menemui Kyra.


Kyra segera belum balik mendengar suara yang sangat familiar sekali baginya.


“Gavin ?!” ucapnya tak percaya saat melihat kedatangan kekasihnya yang juga menjadi pasangan kencan butanya. “Gavin bagaimana kau bisa tahu aku ada di sini ?”


“Mudah saja bagi ku untuk menemukan mu.” berjalan masuk dan menghampiri Kyra. “Semua urusanku sudah selesai, aku ke sini untuk menjemput mu. Will you marry me ?” Gavin membawa sebuket mawar merah dan berjongkok di depan Kyra sambil mencium tangannya.


Kyra yang sebenarnya masih sangat mencintai sekali kekasihnya itu dan belum bisa move on sampai sekarang tak bisa membohongi isi hatinya.


“Yes I will.” balasnya sambil tersenyum lebar.


Gavin berdiri dan memeluk gadisnya. Ia mencium bibir Kyra lalu menyelesaikan kencan buta mereka.


Fin.....


Pembaca semua ikuti karya baru penulis yang berjudul Godaan Duren Impoten yang akan tayang besok 1 Desember 2022 ya.

__ADS_1


Salam.🙏😊


__ADS_2