
Alden dan Kyra selesai bersiap dan mereka berada di bus saat ini. Alden melihat pemandangan jalanan di luar bus.
Sedangkan Kyra memakai kacamata hitamnya dan memasang headset di telinganya dan memutar musik.
“Kenapa kita liburan ke tempat yang jauh ?”ucap Alden menoleh ke samping kiri menatap Kyra.
Kyra yang merasa lelaki itu bicara apa adanya segera melepas satu headset nya.
“Ha... ?”Alden kembali mengulangi pertanyaannya menatap Kyra.
“Ya... kalau liburan yang jauh sekalian. Aku dengar Cleveland adalah tempat yang indah, cocok untuk mu yang memang foto liburan dan juga aku belum pernah ke sana.”jawab Kyra menjelaskan sambil tersenyum. Dia pun kembali memasang headset nya dan kembali mendengarkan musik.
Alden tak punya kesibukan, dan dia tetap melihat jalanan dari kaca jendela.
Kyra melihat Alden yang hanya melamun menatap jalanan, menarik tubuhnya bersandar ke kursi. Kemudian dia menarik satu head seat dan memasangnya di telinga kiri Alden.
“Duduk, rileks dan dengarkan lagu ini.”ucap Kyra sambil bergeser mendekat ke Alden.
Alden hanya diam saja, menurut dan mencoba mendengarkan musik yang diputar Kyra yang membuat rasa tegangnya berkurang.
Cleveland berada jauh sekali dari Ottawa dan berada dekat dengan Atlanta. Setelah tiga jam perjalanan, akhirnya mereka tiba juga di sana.
Kyra berjalan dengan bersemangat turun dari bus dan masuk ke lokasi.
“Tunggu jangan tinggalkan aku !”teriak Alden berlari mengejar Kyra yang berjalan cepat dan hilang di tengah kerumunan orang.
“greb... !”Alden menarik tangan Kyra dan menggenggamnya erat setelah menemukan gadis itu.
“Sepertinya kau bersemangat sekali. Jangan pergi jauh dari ku, aku tidak tahu sama sekali tempat ini.”ucap Alden terlihat sedikit takut.
Kyra hanya tersenyum ke Alden dan menariknya menuju ke tempat pemesanan tiket. Setelah memesan tiket, mereka berdua masuk.
Resort pertama yang mereka kunjungi adalah Metropark, sebuah taman dengan beraneka macam bunga yang tumbuh di sana dan bermekaran indah.
Kyra segera berlari melihat hamparan bunga yang tumbuh beraneka warna. Dia masuk ke tengahnya.
“Alden... ambil foto ku sekarang.”ucap Kyra dari kejauhan. Alden pun mengeluarkan ponselnya dan mengambil foto Kyra.
__ADS_1
“ckrek... ckrek...”Alden mengambil foto Kyra dari berbagai angel.
“Alden... cepat kemari ! Ayo kita foto berdua !”ucap Kyra memanggil Alden.
Alden kemudian berlari dan berdiri di samping Kyra. Mereka berdua pun mengambil foto dengan berbagai pose.
“Oh... fotonya cantik...!”ucap Kyra melihat foto-foto mereka setelah selesai berfoto. Dan baru kali ini Alden melihat gadis itu tersenyum seperti itu.
Setelah keluar dari area Metropark mereka masuk ke area Edge Waterpark, sebuah lautan dengan beberapa rumah yang mengelilinginya. Ada beberapa gondola yang disewakan di sana berada di tepinya.
“Aku mau naik itu, ayo kita ke sana.”ucap Kyra menunjuk salah gondola, langsung berlari dan naik.
“Dia bilang aku yang liburan... tapi kenapa dia yang bersemangat dari tadi ?”batin Alden menatap Kyra sambil tersenyum tipis.
Dia pun segera naik ke gondola. Alden mengambil dayung dan mulai mendayung.
“Kau dayung duluan, nanti jika sudah lelah aku akan menggantikan mu.”ucap Kyra tak sabar ingin mengelilingi resort itu.
Alden mulai mendayung. Kyra duduk di sampingnya dan mengambil foto mereka, lalu melihat pemandangan di sana saat gondola sudah berjalan mengitari karya kita.
Alden merasa suasana menjadi Hening seketika dan dia bisa mendengar suara air yang di dayungnya.
“bleb... blep...”Alden melihat ingatan masa lalunya. Dia melihat ada beberapa orang lelaki yang yang keluar dari sebuah ruangan dengan membawa tubuhnya dan memasukkannya ke mobil.
“klak... !”pintu mobil tertutup dan mobil segera meluncur ke sebuah jalanan sepi.
“klak...”pintu mobil kembali terbuka dan beberapa orang tadi mengeluarkannya dari sana.
Seorang lelaki berbaju hitam memegangi tubuhnya.
“Kasihan tuan muda... ingatannya tak akan pernah kembali. Aku tidak bisa banyak membantunya, mungkin ini akan mereduksi obat yang di berikan oleh nyonya.”ucap lelaki itu mengeluarkan sebuah obat dari dalam saku bajunya dan memberikannya.
“Edwin... apa yang kau lakukan ?”ucap seorang lelaki yang melihat aksinya dan berusaha mengeluarkan obat yang ada di mulut tuan muda mereka.
“Aku hanya kasihan pada tuan muda.”ucap Edwin menarik rekannya mundur dan dia pun segera melempar tubuh tuan muda mereka ke sungai.
“byur... !”Alden tiba-tiba tersadar setelah merasa gondola yang dia naiki bergoyang seakan mau terbalik karena dia mendayung dengan cepat sekali.
__ADS_1
“Alden... berhenti... !”Teriak Kyra segera bergeser di belakang Alden dan memegang tangannya menghentikan lelaki itu mendayung.
“haah... haah...”Alden menarik nafas dalam-dalam dan kemudian berbalik. Dia memeluk Kyra yang sedang mendayung.
“Kyra... ada yang mencoba membunuhku dan menghapus Ingatanku. Aku melihatnya... mereka melemparku ke sungai.”ucap Alden masih memeluk Kyra dengan gemetar.
Kyra hanya menepuk-nepuk bahu Alden untuk menenangkan lelaki itu.
“Tenanglah... itu hanya masa lalu mu.”balas Kyra tersenyum kecil karena ternyata saran dari psikiater ternyata membuahkan hasil.
Kyra menepikan gondola yang mereka naiki kemudian mengajak Alden turun dari sana. Mereka berdua kemudian masuk ke resort Bedfort, sebuah resort berupa air terjun yang yang terdapat di antara bebatuan dengan jembatan yang membentang di tengah.
Kyra dan Alden berdiri di tepi jembatan dan menatap ke arah jurang di bawah mereka lalu beralih menetap ke arah air terjun di depan mereka.
“Ayo jalan.”ucap Kyra meninggalkan Alden dan berjalan melewati jembatan kayu.
Alden pun mengikuti gadis itu berjalan di jembatan, namun dia merasa takut berjalan saat melihat ke bawah dan terus memegang Kyra saat melewati jembatan.
Mereka kemudian berkeliling melihat pemandangan dari atas. Di resort lain di Cleveland, anak buah Victoria masuk ke tempat itu untuk mencari Gavin.
“Disini juga tidak ada, mungkin aku harus ke area resort lain untuk mencarinya.”ucap seorang lelaki berbaju serba hitam dan mengenakan kacamata hitam setelah mencari.
Lelaki itu durian keluar dari resort Museum Park dan menuju ke Bedfort dan menyisir seluruh lokasi yang ada di sana.
Kyra yang tidak sabar berjalan dengan cepat dan meninggalkan Alden jauh.
“Gadis itu cepat sekali jalannya.”gumam Alden menatap Kyra yang sudah kau di depannya, namun kali ini dia tetap tenang dan mencoba menikmati pemandangan yang ada di sana.
Dari sisi depan Alden merasa ada yang memperhatikannya.
“Kenapa lelaki itu mencurigakan sekali, dia terus menatap dan mengawasi ku ?”batin Alden menatap seorang lelaki berbaju hitam dan berkacamata hitam yang menatapnya.
Sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Alden berlari dengan cepat ke tempat lain.
“Lelaki itu mirip sekali dengan tuan muda. Sial dia lari !”ucap lelaki berbaju hitam tadi melihat Alden yang berlari. Dia pun akhirnya berlari dan berusaha mengejar Alden.
BERSAMBUNG...
__ADS_1