Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 68 Mencari Liontin


__ADS_3

Beberapa hari setelahnya di sore hari di rumah. Terlihat Alden sibuk sendiri di dapur. Dia kembali bereksperimen bebas.


“chop... chop...”suara Alden mencincang sayuran dengan cepat.


Dia kemudian mengambil sebuah mangkuk dan menuang ke dalamnya semua sayuran yang sudah ia potong kecil-kecil.


“Tinggal sedikit lagi semua bahan sudah siap.”gumam Alden membawa beberapa bahan yang sudah dia siapkan ke meja lain.


Alden menyalakan panggangan Dan dia berpindah ke meja lain menata semua bahan dengan cepat lalu memasukkannya ke pemanggang.


“klik... !”Alden menyelesaikan timer microwave oven setelah itu dia kembali ke meja dan merapikan semua bahan yang tidak dia gunakan dan membersihkan peralatan yang sudah selesai dia pakai.


“Tinggal menunggunya matang saja.”ucap Alden kemudian duduk dan berbalik menghadap oven sambil memperhatikan timer nya.


“klik...”dari luar rumah Kyra barusan turun dari taksi dan masuk ke rumah.


“Hmm... bau lezat apa ini ? Apa Alden membuat sesuatu lagi saat ini ?”gumam Kyra mencium bau asap makanan dari arah dapur.


Secara otomatis dia pun berjalan menuju ke sumber asal bau itu. Setibanya di dapur, dia berhenti di depan pintu. Terlihat Alden duduk bersandar memunggungi pintu.


“Aku akan memberikan surprise padanya.”batin Kyra tersenyum kecil dan mulai berjalan mengendap-endap sampai tepat di belakang Alden.


Kyra kemudian mengangkat kedua tangannya dan segera menutup mata Alden dari belakang.


“Kyra... aku tidak tahu kapan kau masuk, apa kau sudah pulang ?”ucap Alden sambil memegang tangan Kyra yang halus.


Kyra diam dan tidak menjawab ucapan Alden. Dia tetap menutup mata lelaki itu.


“Kyra... kenapa kau diam saja ? Lepaskan aku. Atau aku akan memberimu pelajaran.”ucap Alden Selamat ulang tahun Memanggil nama kekasihnya itu namun tetap saja tak direspon.


“Pelajaran apa yang kau maksud ? Coba saja jika kau bisa.”balas Kyra tersenyum lebar dan menantang.


Tanpa menjawab Alden menarik pinggang Kyra dan membuatnya duduk di pangkuannya. Dan barulah Kyra melepaskan tangannya dari mata Alden.


“Pelajaran apa yang kau maksud ?”ucap Kyra sambil memegang bahu Alden.


“Kau yang meminta ya. Jangan salahkan aku.”balas Alden tersenyum nakal.


Alden memegang pipi Kyra dan dan mencium bibir merahnya. setelah mencium bibirnya dia beralih mencium leher Kyra.

__ADS_1


“Aroma tubuh mu manis sekali.”ucap Alden lirih. Dia pun beralih mencium leher Kyra bagian depan sambil membuka tiga baju kancing Kyra.


“Aaagh... Alden hentikan apa yang kau lakukan pada ku ?”ucap Kyra dengan pipi memerah saat lelaki itu membuat tanda merah di dadanya.


Alden membuat kiss mark lagi yang membuat Kyra tak bisa menahan diri. Dia pun membuka kancing baju Alden dan mengusap dada bidangnya.


“Kyra... kau membangunkan satu bagian tubuh ku lainnya. Apa kau bisa merasakannya ?”ucap Alden memeluk pinggang Kyra dan menekannya ke bawah.


Kyra merasakan bagian tubuh Alden yang menegang dan membuatnya merinding, namun tangannya bergerak menarik sabuk Alden.


“Kyra... i love you...”ucap Alden sambil membuka resleting rok Kyra.


“Al-Alden... aku... aku belum siap untuk hal ini.”ucap Kyra menolak, namun Alden tak bisa berhenti berdiri sambil menggendong Kyra dan membawanya ke sisi dinding.


Kyra hanya memejamkan mata saja saat lelaki itu kembali mencium bibirnya.


“klik.... !”timer waktu microwave berbunyi.


Alden seketika menurunkan Kyra dan segera mengaitkan sabuknya lagi. Dia pun segera berlari menuju ke microwave.


“Hampir saja gosong. Untung saja ini tidak rusak.”gumam Alden mengeluarkan hamburger dari microwave lalu membawanya ke meja.


Alden menghampiri Kyra dan bersikap seperti biasanya seolah-olah tak terjadi sesuatu pada mereka berdua kemudian menarik gadis itu dan mengajaknya duduk.


“Cobalah ini.”ucap Alden satu hamburger dari piring dan memberikannya pada Kyra.


Kyra memakan burger tadi dan berusaha bersikap biasa seperti Alden.


“Rasanya lezat... apa ini juga terbuat dari bahan kentang ?”ucap Kyra setelah makan beberapa gigitan.


“Ya... ini berbahan dasar kentang. Aku akan menambahkan satu menu varian lagi di semua outlet. Apa menurutmu ini sesuai ?”ucap Alden bertanya dan Kyra hanya mengangguk saja menjawabnya karena dia masih tidak bisa bersikap biasa setelah apa yang terjadi barusan.


Setelah menghabiskan satu hamburger, Kyra berjalan cepat keluar dari dapur dan masuk ke kamarnya. Dia merasakan jantung dan berdegup kencang. Sedangkan Alden hanya menatap kepergian gadis itu saja.


“Apa aku terlalu berlebihan tadi ?”gumam Alden menatap kosong dapur. Dia pun tak berani menemui Kyra dan memilih untuk masuk ke kamarnya, takut jika gadis itu marah padanya.


Keesokan paginya, Alden resmi menambahkan satu menu baru, potato ham di semua outletnya. Dan hasilnya sama seperti produk lainnya yang laris manis seperti kacang goreng.


Siang hari Alden keluar dari sebuah outlet dan akan berangkat ke outlet lainnya untuk memeriksa keadaan di sana.

__ADS_1


Namun jalanan ramai dan banyak pengunjung berjubel.


“Bugh...”di luar swalayan seorang lelaki secara tak sengaja membentur tubuh Alden.


“Maaf... aku tak sengaja. Apa anda baik-baik saja ?”tanya lelaki yang menabrak Alden.


“Ya aku tak apa.”jawab Alden kemudian berlalu tapi dia merasakan tangannya terasa kosong.


“Kyra kemana ?”gumam lelaki itu saat mendapati Kyra tak lagi berjalan bersama dirinya.


Alden kemudian terbalik dan mencari kekasihnya itu.


“Aku kira kau hilang.”ucap Alden setelah menemukan Kyra dan segera menggenggam tangannya dengan erat dan mengajaknya kembali berjalan menuju ke tempat parkir.


Tak lama setelahnya mereka berdua keluar dari tempat parkir dan sudah duduk di motor. Kyra memeluk Alden dan secara tak sengaja dia menyentuh dada Alden.


“Kenapa kalung nya Alden terasa seperti tak biasanya ?”batin Kyra kemudian menyentuh kalung Alden.


“Alden... aku tidak merasakan liontin mu. Coba kau periksa liontin mu ada apa tidak.”ucap Kyra.


Alden menghentikan motornya sebentar dan memeriksa kalung nya.


“Liontin ku tidak ada Kyra.”jawab Alden setelah memeriksanya.


“Mungkin saja jatuh di sekitar sini.”balas Kyra kemudian minta Aldan menantikan motornya sebentar dan dia akan mencarinya.


“Kau cari di sekitar sini dan aku akan mencarinya di dalam mungkin saja jatuh di sana tadi saat aku bertabrakan dengan seseorang.”ucap Alden pada Kyra.


“Ya... cepatlah kembali.”jawab Kyra.


Alden kembali berlari dan masuk ke swalayan untuk mencari liontinnya yang mungkin saja terjatuh di sana. Sedangkan Kyra mencari liontin di luar Swalayan dan menyisir jalan hingga ke tempat parkir.


Di luar swalayan, seorang body guard utusan ayahnya Gavin yang masih berada di Ottawa turun dari sebuah mobil dan berjalan menuju ke swalayan untuk membeli makan siang untuk dirinya dan beberapa temannya.


Di tengah jalan dia merasa menginjak sesuatu yang keras. Dan mengangkat kakinya kemudian melihat apa yang diinjaknya.


“Ini....”gumam lelaki itu mengambil liontin yang di injaknya dan memperhatikannya dengan seksama, karena liontin itu mirip sekali dengan liontin yang di pakai oleh tuan mudanya.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2