Terpikat Pada Pria Gila

Terpikat Pada Pria Gila
Eps. 69 Mengambil Kembali Liontin


__ADS_3

Lelaki tadi masih memegang liontin dan mengeceknya dengan teliti. Dia juga membalik liontin itu untuk mengecek keasliannya.


Lelaki itu mencari nomor seri di balik liontin dalam huruf Yunani yang hanya di ketahui oleh body guard dan keluarga Bailey saja.


“Ya nomor seri ini memang nomor seri milik tuan Gavin. Kenapa ini ada di sini ? berarti dia memang ada di sini ?”gumam lelaki itu menatap ke sekitar.


“Aku akan mencarinya di sini.”ucap lelaki itu lirik kemudian kembali melangkah.


Dari arah barat, dua meter di sebelah kanan lelaki tadi, Kyra berhenti mencari liontin saat melihat seorang lelaki menggenggam liontin yang dari kejauhan mirip dengan milik Alden.


“Apa itu memang milik Alden ?”gumam Kyra menatap liontin yang dipegang oleh seorang lelaki.


“tap... tap... tap...”Kyra berjalan cepat menghampiri lagi tadi sebelum dia pergi dari sana.


“Permisi tuan, itu liontin ku.”ucap Kyra berdiri tepat di samping lelaki itu.


Lelaki tadi berbalik menghadap Kyra dan menunjukkan liontin di tangannya.


“Terima kasih tuan sudah menemukannya.”ucap Kyra melihat liontin di tengah lelaki itu memang benar-benar liontin milik Alden.


Tanpa sadar lagi tadi menyerahkan liontin itu pada Kyra.


Kyra menerima liontin itu dan segera pergi dari sana kembali ke tempat motor Alden tadi di parkir.


“Dimana dia, masih belum kembali.”ucap Kyra melihat Alden tak ada di motornya.


Kyra pun segera mengeluarkan ponsel dan menghubungi Alden.


“kring...kring...”suara dering ponsel Alden.


Lelaki itu mencari di dalam Swalayan dan terus mencarinya hingga menuju ke outletnya.


“Gill... apa kau melihat liontin ku jatuh di sini ?”ucap Alden bertanya pada salah satu pekerjaannya setelah mencari di jalanan masuk swalayan namun tidak menemukannya.


“Liontin... ? Ya bos nanti jika aku menemukan sebuah liontin, aku akan menyimpannya.”jawab Gill singkat walaupun sebenarnya dia tidak tahu seperti apa model dan bentuk liontin milik bosnya itu.

__ADS_1


Alden kemudian berbalik dan kembali mencari liontin nya, dia tidak mendengar ponselnya berdering di tengah keramaian tapi dia merasakan ponselnya bergetar.


Alden mengambil ponselnya dari saku baju dan mencoba mengangkatnya.


“Halo ya Kyra... ada apa ?”ucap Alden setelah mengetahui siapa peneleponnya.


“Aku sudah menemukan liontin mu barusan cepat kembali ke sini. Aku tunggu di tempat motormu terparkir tadi.”ucap Kyra menjelaskan.


“Ya... aku kembali sekarang. Tunggu aku.”jawab Alden mematikan telepon dan berjalan cepat menembus keramaian keluar dari swalayan dan kembali ke tempat Kyra lewat pintu samping agar lebih cepat sampai.


Alden sampai di luar dan tiba di tempat dia memarkir motor tadi.


“Ini liontin mu.”ucap Kyra menyerahkan liontin itu pada Alden.


“Cepat naik, kau bawa dulu liontin ku nanti baru sampai rumah saja aku pasang kembali.”balas Alden sudah duduk di motor.


Kyra sebenarnya naik dan duduk di belakang kemudian memasukkannya dan itu dalam tasnya.


“broom...”Alden memacu motornya keluar dari swalayan dan menuju ke swalayan lain di mana terdapat outletnya di sana.


“Lalu siapa nona tadi ? Kenapa liontin tuan Gavin bisa ada bersamanya ?”pekik lelaki itu setelah lama berpikir. Tanpa pikir panjang lagi dia segera berlari menuju ke arah Kyra tadi berjalan.


“Ah... **** ! Gadis itu sudah tak ada !”gumam nya kesal karena tak menemukan Kyra.


Dia tak menyerah begitu saja dan berlari mencari di sekitar area situ hingga keluar swalayan.


“Cepat sekali gadis tadi pergi. Baru beberapa menit tapi dia sudah tak ada.”ucap lelaki itu berhenti dengan nafas tersengal.


Karena tak mau kehilangan jejak dan agar segera terkejar lelaki tadi segera kembali ke mobil.


“Hey... kenapa kau sudah kembali mana makan siang kita ?”ucap rekannya bertanya saat lelaki tadi masuk dan duduk di sebelahnya tak melihat harganya itu membawakan makanan untuk mereka.


“Masalah itu nanti saja. Sekarang sebaiknya kita segera pergi secepatnya sebelum kehilangan jejak.”jawabnya tanpa menjelaskan terlebih dahulu pada mereka dan langsung memberikan perintah pada driver untuk melajukan mobil.


Body guard lainnya yang tak tahu sebabnya bingung melihat sikap temannya itu.

__ADS_1


“Hey katakan ada apa sebenarnya ?”ucap rekannya bertanya.


“Tadi aku menemukan liontin tuan Gavin di depan swalayan sana. Tapi liontin itu diambil oleh seorang gadis yang mengaku sebagai pemiliknya. Mungkin saja tuan Gavin ada bersama gadis itu.”jawabnya menjelaskan pada rekannya.


“Kalian lihat ke jalan dan cari seorang gadis berpakaian berwarna ungu muda dengan mantel panjang berwarna abu-abu.”ucap lelaki itu menjelaskan pada rekannya.


Mobil meluncur dan keenam dari body guard yang ada dalam mobil itu mengamati jalan dan sekitarnya mencari sosok Kyra.


Tiga puluh menit kemudian mereka berhenti di tengah jalan dan menepikan mobil mereka setelah menyisir beberapa lokasi dan tak menemukan sama sekali target mereka.


“Berhenti dulu !”ucap seorang lelaki dari dalam mobil pada driver.


“klak.... !”satu orang lelaki turun dari mobil dan turun dari mobil lalu menutup kembali pintunya dan masuk ke sebuah swalayan.


“Jangan lupa sama minumannya sekalian.”teriak salah satu rekannya dari dalam mobil. Dan lagi Tadi hanya mengangkat jempolnya saja dan terus berjalan masuk ke swalayan.


Sementara seorang laki-laki turun dari mobil dan berdiri bersandar di pintu mobil.


“Aku harus melaporkan lagi hal ini pada tuan Matthew.”batinnya lalu mengeluarkan ponsel dari balik saku bajunya.


Body guard tadi menekan sebuah nomor dan menarik microphone di dekat telinganya.


“Tuan Matthew ada kabar lagi mengenai tuan muda Gavin. Kami barusan menemukan liontin milik tuan muda. Dari nomor seri dan bentuknya sama persis, hanya saja tuan muda tak ada di sana dan yang lebih aneh lagi liontin itu di miliki seorang gadis.”ucap lelaki tadi menjelaskan panjang lebar pada tuannya setelah telepon tersambung.


“Jadi maksud mu Gavin memang ada di sana ? Dan ada kemungkinan dia di selamatkan oleh seorang gadis ?”jawab Matthew di sebuah mobil, melakukan perjalanan pulang menuju ke rumah.


“Lalu apa kalian berhasil menemukan gadis itu ?”ucap Mathhew sambil memelankan laju mobilnya di tengah jalan raya yang cukup ramai.


“Maaf tuan.... kami kehilangan jejak gadis itu, namun kami akan berusaha mencarinya lagi.”jawab lelaki itu menjelaskan pada tuannya.


“Sayang sekali...tapi aku senang sudah ada kemajuan progres pencarian. Baiklah lanjutkan pencarian kalian.”balas Matthew kemudian segera mematikan ponselnya dan kembali fokus mengendarai mobil di tengah ramainya jalanan.


“Gavin aku akan segera menemukan mu.”ucap lelaki itu lirih kemudian memutar musik di mobil dan bersenandung lirih.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2