
"Hai rii"
Teriak Sandra dari jarak lima meter darinya, spontan Riya yang mendengar seseorang memanggil nya dan langsung berbalik ke arah tersebut,sandra yang melihat Riya langsung menghampirinya.
"Hai"
Sambil menghentikan langkahnya yang ingin menemui dosen dan menyerahkan tugas - tugasnya.
"Mau kemana beb"
"Mau jumpain pak Wira nyerain tugas nihh"
Sambil memperlihatkan sekumpulan map yang berada di tangannya
"Udah selesai Lo ngerjainnya?"
" Udah "
"Wahh gilakkk,Lo ngak bilang-bilang kalo Lo udah siap, parahh lu"
Sandra memasang muka cemberut nya kepada Riya
"Maaf...gue ngak tau ,emang gue harus bilang yaa kalo tugas gue udah selesai sama Lo?"
Tanya Riya dengan bingung sedangkan Sandra yang melihat ekspresi Riya yang bingung sekaligus merasa bersalah hanya tertawa.
"Beb..beb,Lo itu sahabat gue paling lucu kalo ekspresi lu kek gitu hahahaha"
"Iiihh...kenapa sihh ngak jelas banget, tadi marah sama gue sekarang malah ketawa - ketawa"
"Gue tuhh bukan marah tapi cemberut sama Lo karna lo itu ngak ngajak gue ketemu sama pak ganteng, padahal gue udah nunggu-nunggu tugas Lo selesai biar gue temenin Lo ketemu sama pak ganteng"
Riya yang mendengar ucapan Sandra dengan suara ketus di tambah wajah yang cemberut hanya tercengang dan menggeleng gelengkan kepalanya.Sandra itu adalah sahabatnya, mereka udah menjalin persahabatan selama kurang lebih dua tahun tepatnya setelah mereka berada di kampus itu.
"Astagaaa.....gara gara itu,yaudah ayok nanti keburu bapak pigi, gue ngak jadi nyerahin tugas ini"
"Hayyukk"
Jawab Sandra sambil menarik tangan Riya,Sandra udah ngak sabar bertemu dengan pak Wira.Pak Wira itu adalah dosennya Riya dengan mata kuliah menejemen disemester 6 dan pak Wira itu adalah dosen yang baik dan tampan itu sebabnya Sandra sangat menyukai pak Wira.
Tok..tok...
"Iya, silahkan masuk"
"Assalamualaikum pak"
"Walaikumsalam"
"Riya,silahkan masuk"
"Makasih pak,ini pak tugas saya sudah selesai"
__ADS_1
Sambil menyodorkan map yang berada di tangannya ke pak wira
"Baik silahkan duduk"
Pak Wira memeriksa tugas tugas ria dan mengoreksi nya sedangnya Sandra yang duduk di sebelah Riya hanya menatap pak Riya yang sedang fokus memeriksa tugas Riya tersebut.
Sungguh luar biasa ciptaan mu yaa tuhan,aku berharap dia adalah jodoh yang engkau rencanakan kepadaku,Sandra berbicara dalam hati,tangannya menopang dagunya dan sambil tersenyum melihat pak Wira.Melihat Sandra seperti itu Riya langsung berbisik ke Sandra dan menggeser tangan Sandra dari dagunya.
"San,Jan liatin bapak kek gitu nanti kalo bapak lihat gimana"
"Ihhh,ganggu dehh orang lagi liatin jodoh gue"
" Tugasmu sudah bagus,hanya ada kesalahan - kesalahan kecil dan saya sudah mengoreksi yang salah kamu tinggal perbaiki saja"
Riya langsung membalas ucapan pak Wira dan mengakhiri bisikannya ke Sandra.
"Baik pak, terimakasih pak akan saya perbaiki yang salah,kami pulang dulu yaa pak"
Sembari berdiri dan menyalam pak Wira,Sandra juga ikut berdiri dan mengatakan
"Bapak tidak mau kalo kami lama lama disini?
Pak Wira dan Riya langsung menatap sandra,Riya langsung menyenggol Sandra dan menariknya keluar sedangkan pak Wira hanya senyum dan bingung sembari tanggannya di tarik oleh Riya tangan satu nya lagi melambai lambai ke pak Wira.
"San,apaan si tadi ngomong gitu jadi malu sama pak Wira"
"Pak Wira itu sangat berkarisma, wajahnya tampan, tinggi, mempunyai kulit sawo matang ahkkkkk sungguh Indah jodohku ya tuhannn"
"Beb..,gimana kalo kita tukeran kelas bisa ngak yaa...biar nanti aku selalu ketemu pak Wira dan nanti aku bakal buat tugas yang dia kasih asal asalan biar nanti kalo tugas ku salah terus aku bisa sering jumpa Ama dia"
Sambil menatap wajah riya dan mengharapkan yang dia inginkan.Sedangkan Riya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Ngelantur,sekalian aja ngak usah lulus lulus biar sering ketemu bapak itu,yaudah yok pulang"
Sambil berjalan duluan sedangkan Sandra hanya berjalan santai sambil membayangkan pak Wira.
Bruk...bruk..
suara pintu kos nya dan langsung Riya melempar kan tubuhnya di atas kasur.Begitu juga dengan Sandra yang masih asik dengan bayang bayang pak Wira.Mereka berada di kos kosan hanya mereka berdua yang tinggal di kos tersebut.
***
Jam menunjukkan pukul 07.30
"San bangun, kamu kan mau ke kampus"
Riya membangun kan Sandra sembari memasak untuk Mereka sarapan di pagi itu.
"Iya"
Sandra langsung bergegas mandi dan selesai makan dia langsung berangkat
__ADS_1
"Beb,aku pigi yaa doain mudah mudahan aku ketemu pak Wira dan pak Wira seneng ketemu samaku"
Sambil memberikan ciuman dari pintu untuk Riya
"muachhh hahahaha"
"Bayangin teruss awas Sampek Gilak"
"Bodoamat Gilak karna pak Wira ngakpapa"
Teriak Sandra yang udah menjauh, sedangkan Riya bersiap siap untuk pergi ke sebuah tokoh, dia ingin membeli kertas A4 untuk memperbaiki tugas tugasnya karna hari ini dia tidak masuk kampus.Selesai membeli kertas tersebut Riya langsung bergegas pulang dan disaat dia ingin mengambil motornya dari parkiran seorang laki laki yang sedang menyetir mobilnya melihat Riya di parkiran dan dia tertegun melihat kecantikan wanita tersebut. Tetapi dia tetap fokus menyetir dan melanjutkan perjalanan nya.
King..king
Klakson sebuah mobil mewah di parkiran dan segera satpam mengatur area parkir untuk bosnya tersebut.
"Kenapa kamu tidak menelpon dan membangun kan saya? udah jam berapa ini,saya jadi kesiangan ke kantor"
Dengan suara membentak dan ekspresi marah
"Maaf pak,saya sudah mencoba menghubungi bapak tapi ponsel bapak tidak aktif"
Dengan ketakutan asisten nya itu menjawabnya dan dia langsung diam dan mengingat kalo ponselnya mati karna kehabisan baterai.
" Yasudah apa jadwalku hari ini?"
"Jadwal bapak tidak begitu padat pak,kita hanya akan ada rapat di jam 15.30 nanti pak"
"Yasudah kamu boleh keluar"
"Baik pak"
Entah kenapa disaat dia membuka komputer nya dia malah teringat perempuan yang dilihatnya tadi,dia merasa pandangan nya telah jatuh di wanita itu.Perempuan itu sangat cantik,wajah nya sangat polos walaupun penampilan nya sederhana dan hanya menaiki sebuah motor skuter.
"Ahrggggg... kenapa aku malah membayangkan perempuan itu aneh bangat"
Dia berbicara pada dirinya sendiri sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"Kita tutup persentase ini dan terimakasih telah bergabung dengan perusahaan kami"
"Terimakasih kembali pak Bara Indra sakti"
Sambil berjabat tangan dengan kliennya,dia adalah seorang direktur perusahaan otomotif dan dia membangun perusahaan nya sendiri. Ayahnya yang memberikan modal setengah untuknya dan setengah lagi hasil dari tabungannya selama 10 tahun.Uang tabungannya itu dia dapatkan dari hasil juaranya disetiap pertandingan,sejak SMP dia sudah sering mendapatkan kejuaraan di bilang balap cross dan itu adalah hobbinya.
****
Didalam mobil menuju pulang entah mengapa dia ingin melewati jalan tadi pagi dan berharap bisa bertemu dengan wanita itu.Apakah Bara jatuh cinta pada pandangan pertama ke Riya? Bara yang sifatnya cuek,dingin,pemarah tetapi tidak sedikit perempuan klepek-klepek dengannya karna dia selain tampan,kaya dan mempunyai karisma yang membuat semua perempuan jatuh hati padanya,tetapi karna sifatnya yang cuek dan dingin dia belum memiliki seorang kekasih, terakhir kali dia berpacaran sewaktu dia mahasiswa semester 6 dan sudah tiga tahun dia menyelesaikan pendidikannya.
****
Keesokan harinya ketika Bara menuju arah pulang ia melihat lagi perempuan itu sendirian di taman yang berada dipinggir jalan.
__ADS_1