Akhir Sebuah Cinta

Akhir Sebuah Cinta
BAB 81 : Baju Hamil


__ADS_3

Keesokan pagi harinya, seperti biasanya Vania bangun pagi-pagi untuk jalan-jalan dari gang rumah ke gang rumah yang lainnya. Archie yang melihat istrinya sudah siap pun langsung mengajak keluar.


“Ayo sayang, mumpung udaranya masih segar.” Ucap Archie lalu menyodorkan tangannya untuk menggandeng tangan Vania. Dengan senang hati Vania pun menerimanya.


“Terima kasih ya mas.” Ucap Vania.


“Untuk apa?” Tanya Archie.


“Terima kasih karena sudah menyayangiku dengan sepenuh hati.” Balas Vania.


“Sama-sama sayang, sampai kapanpun aku akan selalu menyayangimu dan mencintai mu hingga maut yang memisahkan kita berdua.” Ucap Archie sambil mengeratkan genggaman tangannya.


Sesampainya di rumah, Archie langsung meminta Vania untuk duduk selonjoran. Sedangkan Archie masuk ke dalam rumah untuk mengambilkan air minum.


“Terima kasih mas.” Ucap Vania kemudian meneguk hingga habis.


Archie pun mengelus perut Vania yang semakin membesar sambil berkata, “sehat sehat selalu kesayangan Ayah. Jangan rewel ya.”


Vania tersenyum senang saat melihat suaminya sedang berbicara dengan baby yang ada dalam perut, dan seketika itu perut Vania menendang begitu keras.


“Sayang, mereka nendang-nendang.” Ucap Archie begitu bahagia sedangkan Vania meringis kesakitan.


Sesampainya di dalam kamar, Archie meminta Vania untuk mandi agar terlihat lebih segar.

__ADS_1


“Sayang, kamu mandi duluan baru mas.” Ucap Archie.


‘Iya mas.” Jawab Vania. Iya pun langsung mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi.


Tiga puluh menit kemudian, Archie dan Vania keluar dari kamar kemudian duduk di meja makan untuk menikmati sarapan pagi.


Seperti biasa, setelah makan Archie langsung membawa piring kotor ke dapur untuk di cuci.


Karena hari ini hari minggu Archie mengajak Vania jalan jalan ke mall.


20 menit kemudian mereka tiba di mall yang letaknya di tengah-tengah kota.


Setelah selesai memarkirkan mobilnya Archie langsung membawa Vania masuk ke dalam mall.


“Selamat sore, ada yang bisa saya bantu, Pak?” tanya pegawai toko.


“Mm, bisa di bantu untuk dicarikan baju ibu hamil mba yang sekiranya nyaman buat istri saya.” Jawab Archie.


“Baik, Pak! Mari silahkan ikut saya Bu. Kebetulan ada model baju ibu hamil model terbaru. Barangkali nanti ibu suka.” Ucap pegawai toko lalu beranjak ke tempat baju ibu hamil.


Archie dan Vania pun mengekor dibelakang pegawai toko tersebut.


Tidak berapa lama Archie dan Vania kembali ke kasir sambil membawa beberapa baju ibu hamil.

__ADS_1


Setelah menyelesaikan pembayaran Archie dan Vania keluar dari toko tersebut. Bola mata Vania berseri seri saat melihat kedai es krim. Vania pun menyeret tangan Archie. Archie pun menurut saja saat tangannya di seret Vania. Archie tersenyum ketika langkah Vania berhenti di depan kedai es krim.


Malam harinya, Archie dan Vania membaringkan tubuhnya di ranjang. Mereka berdua pun sudah siap untuk tidur. Sebelum tidur, Archie selalu mengelus perut Vania dan tak lupa juga ia mengajak bicara.


----------


Vania bangun lebih awal, dia pun melihat ke arah sampingnya yang nampak terlihat suaminya masih tidur lelap.


Vania pun beranjak dari tempat tidurnya lalu mencuci mukanya. Setelah itu Vania berjalan ke dapur untuk menyiapkan makan pagi.


Selesai memasak dan menata makanan di atas meja makan, Vania kembali masuk kedalam kamar untuk membangunkan suaminya.


“Mas bangun” Vania memandangi wajah Archie lalu memberi kecupan di pipinya dan seketika itu Archie membuka matanya.


Archie pun mendarat kan kecupan di pipi Vania lalu beralih ke perutnya.


“Katanya ada meeting pagi-pagi mas, sana gi mandi duluan baru sarapan.” Titah Vania.


“Iya sayang, tolong baju kerjanya mas siapkan juga ya.” Ucap Archie sambil berjalan menuju kamar mandi.


Setelah suaminya masuk kedalam kamar mandi, Vania langsung membersihkan tempat tidur. Tak lupa ia juga menyiapkan baju kerja untuk suaminya.


Saat keluar dari kamar mandi, Archie mencari keberadaan istrinya. Vania yang melihat suaminya sudah keluar dari kamar mandi pun segera menghampiri.

__ADS_1


Tepat di hadapannya Vania langsung memberikan baju kerjanya. Tak butuh waktu lama Archie sudah rapih dan siap untuk berangkat ke kantor.


__ADS_2