Akhir Sebuah Cinta

Akhir Sebuah Cinta
BAB 84 : Lapar


__ADS_3

Di lihat ke samping, tampak Archie yang tidur dengan tenang. Vania mengusap wajah Archie dengan lembut, membuat pria itu terbangun.


“Kamu sudah bangun sayang.” Ucap Archie.


“Aku lapar mas?” ujar Vania malu-malu.


Archie tersenyum saat mendengarnya.


“Tadi aku sudah minta sama mbak Lastri untuk buatin bubur sama sup ayam. Kamu tunggu biar mas ambilkan dulu?”


“Mas, bantu aku ke kamar mandi dulu. Aku mau mandi basah.”


“Kamu tunggu dulu, mas akan siapkan dulu airnya.”


Archie berjalan menuju kamar mandi. Lima menit kemudian Archie keluar dari kamar mandi lalu membantu Vania masuk kedalam kamar mandi.


“Mas bantu kamu mandi ya sayang?”


Dengan wajah memerah Vania langsung menggelengkan kepalanya.


“Aku bisa mandi sendiri mas. Nanti kalau sudah selesai aku akan panggil mas.” Ucap Vania dengan malu-malu.


Archie tersenyum tanpa menjawab ucapan istrinya, Archie segera keluar lalu berjalan menuju dapur dan saat di dapur Archie melihat mbak Lastri sedang ada di dapur kemudian ia meminta agar mbak Lastri menyiapkan makan untuk Vania.


“Mbak bisa minta tolong panasin dan siapkan bubur, sup ayam sama air putih hangat, aku akan membawa ke kamar.” Titahnya.


“Iya mas, maaf mas apa demamnya nona Vania sudah turun?” tanya mbak Lastri.

__ADS_1


“Alhamdulilah sudah mbak.” Jawab Archie.


Beberapa menit kemudian Archie balik ke kamar sambil membawa bubur, sup ayam, air putih dan obat penurun panas.


Archie melihat Vania yang keluar dari kamar mandi dengan berjalan perlahan langsung membantu dan mendudukkan di ranjang.


Setelah mendudukkan Vania di ranjang, Archie mengambil baju rumahan untuk Vania dan membantu memakaikan.


“Maafkan aku ya mas sering sekali merepotkan mas Archie.”


“Stttt, ini sudah menjadi tugasnya mas. Mas minta maaf karena sudah membuat mu sakit.” Ucap Archie sambil senyum.


Vania menggelengkan kepala.


“Kalau boleh jujur sebenarnya semalam perutku tiba-tiba kram dan sakit. Pengen nolak waktu mas menginginkan, tapi aku takut mas akan salah faham dan pergi cari kepuasan di luar sana.” Ucap Vania lirih.


“Jangan pernah berpikir terlalu jauh sayang. Seandainya yang mas cari hanya kepuasan sudah dari dulu mas lakukan.” Ucap Archie.


Setelah mengatakan itu semua, Archie membawa Vania kedalam dekapannya. Ia pun mencium kening Vania. Vania semakin mempererat pelukannya.


“Mas sudah tidak sabar menunggu tiga bulan lagi. Aku akan menjadi ayah dan kamu menjadi bunda.”


“Sekarang makan dulu ya? Mas yang akan suapin.” Ucap Archie lalu menyuapi Vania hingga habis. Selesai makan tak lupa Archie memberi obat penurun panas.


“Sekarang kamu istirahat lagi. Mas akan menjagamu.”


Vania kembali tidur, sedangkan Archie duduk di kursi sambil membuka laptop dan mengecek email. Karena hari ini ada beberapa kerjaan yang harus ia kerjakan baik itu laporan dari WG, Butik, dan Cafenya.

__ADS_1


Archie langsung menghubungi asisten Rey dan meminta agar mengecek ulang untuk laporan penjualan kosmetik merk Kille.


Setelah itu Archie kembali mengecek laporan cafenya. Baik itu di dalam kota maupun luar kota.


Vania terbangun sekitar pukul tiga lebih sepuluh menit. Vania turun dari ranjang dan berjalan ke arah suaminya yang sedang sibuk dengan laptopnya.


Archie yang melihat istrinya berjalan ke arahnya langsung berdiri dari duduknya.


---------------


Sore hari, Vania mengajak Archie ke supermarket untuk membeli es krim. Kali ini Vania ingin memakan es krim rasa strawberry.


“Kamu yakin mau beli es krim rasa strawberry?” tanya Archie saat di depan swalayan.


“Iya mas, aku lagi pengen.” Jawab Vania berbunga-bunga.


“Ya sudah kalau kamu lagi pengen es krim rasa strawberry. Kamu ambil yang kecil saja.” Saran Archie dan di anggukan Vania.


Setelah dari swalayan Archie dan Vania segera masuk ke kamarnya. Di dalam kamar Vania langsung duduk sambil selonjoran kakinya. Sedangkan Archie masuk kedalam kamar mandi.


Archie pun keluar dari kamar mandi lalu duduk di samping Vania. Ia tahu kalau Vania kelelahan dan Archie pun memijat kaki Vania dengan pelan-pelan.


Sudah jam 7 malam, mbak Lastri yang selesai menyiapkan makan malam untuk Vania dan Archie pun segera memanggil keduanya. Archie dan Vania menikmati makan malam.


Setelah makan Archie membawa piring ke dapur untuk di cuci. Sedangkan Vania membersihkan meja makan.


Setelah itu Archie dan Vania masuk ke dalam kamarnya. Vania membuka lemari dan mencari baju piyama yang enak di pakai menurutnya. Ia juga menyiapkan baju piyama untuk Archie.

__ADS_1


Archie mengganti baju piyama di dalam kamar mandi. Sedangkan Vania di dalam kamar. Setelah itu keduanya sama-sama tidur hingga pagi hari.


__ADS_2