
Flashback...
Siang harinya, Vania menerima telepon dari suaminya.
📱 Husband
“Assalamualaikum, istriku lagi ngapain?”
📱My Wife
“Waalaikumsalam, hari ini adek sibuk mengerjakan tugas Pak Ronny mas. Sudah jam istirahat, mas Archie sudah makan siang belum.”
📱Archie
“Ini lagi makan di ruang kerja. Kalau istriku sendiri sudah makan siang belum?”
📱 Vania
“Hehehe, sebentar lagi mas”.
📱Archie
“Ya sudah mas tutup dulu teleponnya. Mas mau balik kantor. Kamu jangan lupa makan.”
Setelah mengakhiri panggilan dengan suaminya tiba-tiba ponselnya berdering kembali. Vania begitu senang melihat nama yang tertera di layar ponselnya.
📱Vania
“Assalamualaikum Bu! Gimana kabar Ibu sama mbak Imut di sana?”
📱Mbak Lastri
“Waalaikumsalam, alhamdulilah kabar kita berdua baik-baik nona. Kabar nona Vania sama mas Archie gimana? Baik juga kan?”
📱Vania
__ADS_1
“Alhamdulilah kalau Ibu sama mbak Imut baik-baik, senang dengarnya. Kabar Vania sama mas Archie baik juga.”
📱Mbak Lastri
Alhamdulillah kalau semuanya baik-baik nona. Oh ya nona, bisa gak nona Vania hari datang ke rumah. Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan.”
📱Vania
“Tunggu ya Bu. Aku minta ijin dulu sama mas Archie.
Vania dan Mbak Lastri sama-sama mengakhiri panggilannya dan setelah itu Vania mengirimkan pesan kepada Archie.
✉️Vania
“Mas, boleh gak siang ini aku datang ke rumah?”
Setelah mengirimkan pesan Vania langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya kemudian mengambil air wudhu.
Dan beberapa menit terdengar suara pesan masuk.
“Boleh, kamu tunggu di apartemen saja, mas akan mengirimkan salah satu supir kantor untuk mengantarkan mu.”
Vania tersenyum ketika membaca isi pesan dari suaminya.
✉️Vania
“Makasih suamiku, i miss you 😘😘
Sementara di kantor Archie tersenyum senang mendapatkan balasan ciuman dari istri ttercinta dan setelahnya itu Archie melanjutkan pekerjaannya.
Setibanya di rumahnya Vania melihat mobil milik sahabatnya Cahaya pun bergegas masuk ke dalam tokonya.
“Cahaya…” panggil Vania saat melihat Cahaya yang sedang ngobrol dengan mbak Lastri dan Imut.
__ADS_1
Vania menghampiri dan memeluknya sahabat yang ia rindukan, tak lupa keduanya saling cipika-cipiki. Mbak Lastri dan Imut yang menyaksikan pun ikut senang hingga matanya berkaca-kaca. Dari dulu persahabatan mereka begitu langgeng.
“Vania ku yang cantik dan baik hati…” balas Cahaya lalu mengeratkan pelukan seorang sahabat.
Setelah berpelukan dan cipika-cipiki Vania membawa Cahaya masuk kedalam rumahnya. Mbak Lastri pun mengekor di belakang mereka berdua. Sedangkan Imut melanjutkan kerjaannya yang tertunda beberapa menit yang lalu.
“Duduk dulu Ay.” Vania mempersilahkan Cahaya. Kemudian keduanya duduk berdekatan.
“Ternyata kamu masih ingat juga sama aku? Aku kira sahabat ku yang tomboi ini lupa sama aku.” Ucap Vania menyindir Cahaya dengan nada di buat-buat.
Cahaya yang mendengar sindiran yang di buat oleh sahabatnya Vania hanya tersenyum sambil menunjukkan deretan giginya yang putih.
“Oh ya Ay ngomong-ngomong kamu kok tahu kalau aku sekarang tinggal di sini?” tanya Vania heran.
“Aku di kasih tahu sama Azam.” Jawab Cahaya enteng. “Aku kira kamu dalam keadaan kesulitan, makanya aku cepat-cepat pulang.” Ucap Cahaya kembali.
“Uhh, sweet banget sahabatku ini. Btw makasih ya kamu selalu memikirkan aku meskipun jarak yang memisahkan kita.” Ucap Vania.
Beberapa menit kemudian Mbak Lastri datang membawa nampan berisi dua gelas susu hangat dan camilan ringan.
“Silahkan di minum Mbak susu coklat hangat spesial untuk nona Vania dan Mbak Cahaya. Kuenya sambil di makan pas cerita-cerita.” Ucap mbak Lastri meletakkan dua cangkir dan camilannya di atas meja kemudian kembali ke dapur.
“Vania…apa aku boleh tanya sama kamu?” tanya Cahaya sambil menatap manik bola mata Vania yang terlihat gugup.
Vania mengangguk, “boleh, memangnya kamu mau tanya soal apa sama aku.” Jawab Vania.
“Apa benar kamu sudah menikah?” tanya Cahaya yang penasaran.
Vania tersenyum lalu mengangguk, “iya Ay, aku memang sudah menikah.” Jawabnya.
“Apa kamu menikah sama Om Archie? Atau laki-laki lain?” tanya Cahaya.
Vania menggelengkan kepalanya sambil tersenyum Vania menjawab sedikit menggoda Cahaya.
"Ayo Van, siapa laki-laki yang sudah memenangkan hatimu." tanya Cahaya penasaran.
__ADS_1
“Aku menikah dengan Om Archie laki-laki yang pernah pergi meninggalkan ku.” Jawab Vania sambil malu-malu