
Sebelum mengantar Vania pulang ke rumah, Archie membawa Vania ke apartemennya terlebih dahulu.
Sebelum sampai rumah Vania, Archie mengajak Vania makan malam di restoran milik almarhum kakak iparnya. Vania pun menurut saja karena ia sudah merasa lapar.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, mobil Archie pun tiba di depan rumahnya.
“Assalamualaikum,” ucap Vania saat membuka pintu. Beberapa menit kemudian Mbak Lastri pun keluar menyambut kedatangan Archie dan Vania.
“Maaf Mbak tadi Vania aku ajak mampir dulu ke apartemen.” Ucap Archie.
“Iya mas, apa nona Vania sama mas Archie sudah makan malam?” tanya Mbak Lastri.
“Sudah Mbak. Kalau begitu saya permisi pulang dulu.” Ucap Archie.
“Jangan lupa obatnya langsung di minum? Terus langsung istirahat.” Pesan Archie sambil mengelus pipi Vania.
Vania hanya mengangguk saja.
Archie pun beranjak pergi dari rumah Vania dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju apartemen.
Setengah jam kemudian Archie tiba di apartemennya.
Tengah malam dada Vania terasa sesak, ia pun membangunkan Mbak Lastri.
“Mbak…Mbak….” Panggil Vania sambil menggedor pintu kamarnya.
Mbak Lastri yang mendengar gedoran pintu pun langsung turun dari ranjang dan berjalan untuk membuka pintu kamarnya.
“Nona Vania…” Mbak Lastri terkejut saat melihat wajah Vania terlihat pucat.
__ADS_1
“Mbak, dadaku sesak, obat semprot ku sudah habis.” Ucap Vania sambil nafas tersengal-sengal.
Mbak Lastri pun membawa Vania masuk ke dalam kamarnya lalu Mbak Lastri lari ke dapur untuk mengambil air hangat dan obat pereda sesak.
“Sekarang nona Vania minum obat ini dulu.” Ucap Vania sambil memberikan obat dan air putih hangat.
Lima belas menit kemudian nafas Vania sudah kembali teratur meskipun masih belum sepenuhnya.
“Sekarang nona Vania istirahat jangan banyak bergadang, tidak baik untuk kesehatan nona Vania. Seandainya mas Archie tahu kalau tiap malam nona Vania bekerja seperti ini, pasti akan marah.” Ucap Mbak Lastri.
“Pokoknya Om Archie tidak boleh tahu Mbak, cukup aku sama Mbak saja yang tahu.” Balas Vania.
Mbak Lastri pun hanya mengangguk dan mengiyakan. Kemudian Mbak Lastri membawa Vania masuk ke dalam kamarnya dan di temani oleh Mbak Lastri.
----------
Archie langsung menghubungi Vania untuk menanyakan apakah dia baik-baik saja, karena semalaman tiba-tiba hatinya tidak tenang dan pikirannya tertuju pada Vania, tak butuh waktu lama Archie langsung melakukan panggilan video.
“Bagaimana ini nona, mas Archie Vidio call.” Ucap Mbak Lastri dengan panik.
“Sini Mbak ponselnya bawa ke aku,” pinta Vania kepada Mbak Lastri.
Dan setelah itu Vania langsung menggeser tombol hijau dengan suara serak.
“Halo, Assalamualaikum, ini siapa?” jawab Vania dengan suara khas bangun tidur.
“Halo, Waalaikumsalam, ini Om Archie? Kamu masih tidur?” ucap Archie.
“Hem, ada apa Om?” tanya Vania.
__ADS_1
“Gak ada apa-apa, ya sudah kamu lanjut tidur lagi.” Ucap Archie.
Dan setelah itu mereka mengakhiri panggilannya.
Sementara itu Archie langsung berangkat ke kantornya karena hari ini ada beberapa berkas yang harus ia tanda tangani sebelum dia mengambil cuti.
Tak terasa tiga jam sudah Archie berkutik dengan pekerjaan. Kemudian asisten Rey masuk ke dalam ruangan dan memberi tahu keadaan perusahaan yang ada di luar negeri ada masalah.
“Permisi, Pak!”
Archie pun langsung mengangkat kepalanya dan menatap asisten Rey dengan tajam.
“Barusan kantor cabang menghubungi saya kalau mereka sekarang ada sedikit masalah dengan kliennya, sehingga kantor cabang saat ini membutuhkan bapak untuk datang.” Ucap asisten Rey.
Archie diam dan tidak mengiyakan karena besok adalah hari kelulusan Vania.
----------
Sedangkan Vania yang dadanya sedikit terasa sesak pun mulai sibuk dengan pekerjaannya, ia pun di bantu Mbak Lastri.
“Banyak sekali nona yang harus di packing?” tanya Mbak Lastri.
“Alhamdulillah Mbak, ini yang di namakan rezeki nomplok.” Jawab Vania.
“Kira-kira di ambil jam berapa nona sama tukang kurirnya?” tanya Mbak Lastri.
“Pokoknya kalau sudah selesai aku langsung menghubungi kurirnya Mbak, seperti biasa.” Jawab Vania.
Dua jam kemudian Vania dan Mbak Lastri menyelesaikan packing nya. Dan lima belas menit kemudian kurirnya membawanya.
__ADS_1