
"Akhirnya selesai juga huh"
ucap riya sambil menutup layar komputer nya.Dia mengerjakan tugas-tugas nya di taman yang letaknya tak jauh dari kos kosannya. Karena merasa bosan di kos,itu sebabnya dia memutus kan pergi ke taman. Sedangkan Bara mengintai Riya dari dalam mobilnya dan melihat Riya mulai menghidupkan motornya dan bergegas pulang.
Mau kemana dia,ucap bara bertanya pada dirinya sendiri dan mulai mengikuti Riya.
"hai beb,dari mana aja?"
ucap Sandra yang baru saja pulang dari kampus.mereka bertemu di depan kos,sembari memarkirkan motornya Riya menjawab pertanyaan Sandra
"Dari taman habis ngerjain tugas nih"
" ohhh,yaudah masuk yok"
"ayok"
Bara yang melihat Riya berhenti di sebuah kos kosan tersebut segera menghentikan mobilnya
"ohhh,dia tinggal di kos kosan" ucap bara pada dirinya sendiri dan melihat Riya dan temannya masuk ke dalam kos dia pun mulai pergi dan pulang.
***
Jam menunjukkan pukul. 01.00 malam tetapi bara belum bisa tidur dan masih saja memikirkan riya.
kenapa yaa gue ngak bisa tidur dan selalu saja memikirkan cewek itu, bara berbicara dengan dirinya sendiri.Karna dia tidak bisa tidur dia akhirnya membuka ponselnya dan tak lama dia ketiduran dengan ponsel di tangannya
dring..... dring..... bunyi suara ponsel bara dan itu panggilan dari asistennya
"pak bangun pak kita harus ke kantor"
suara Geri asisten bara yang membangun kannya,
" he'eh"
jawab bara sambil mematikan ponselnya dan bergegas untuk mandi.
" selamat pagi pak"
" selamat pagi pak"
ucap semua karyawan sambil berdiri dan bara tidak menjawab salam dari karyawan nya dia hanya pokus berjalan dan menuju ruangannya.
"hari ini jadwalku apa?"
"kita akan bertemu dengan salah satu klien kita di buah cafe jam 11.00 wib nanti pak"
"Dan ini ada berkas berkas yang harus bapak tanda tangani"
sambil menyodorkan tumpukan map yang berada di tanggannya
"Yasuda silahkan keluar"
"baik pak"
****
selesai pertemuannya dengan klien di cafe tersebut dia dan asistennya masih berada di cafe itu untuk membahas tentang perusahaan mereka.
" hai "
sapa seorang wanita kepadanya yang tidak jauh tempat duduknya dari mereka,bara tidak merespon wanita tersebut bukan hanya sekali itu bara tidak merespon berkali kali setiap ada wanita yang menyapanya dan kemudian bara teringat kepada riya. Sikapnya yang cuek dan dingin membuatnya heran kenapa dia selalu ingin bertemu dengan wanita tersebut.
" yasudah kita lanjut nanti kamu kembali saja ke kantor"
" baik pak,"
asisten geripun langsung pergi meninggalkan bara dan pergi ke kantor.sementara bara pergi menuju kos Riya dan berharap bertemu dengannya.
sesampainya di depan kos,dia tidak melihat Riya dan siapanpun di kos itu,sudah hampir 3 jam dia menunggu dan tiba tiba Riya datang dan bergegas memarkirkan motornya.Bara yang melihat Riya berencana untuk menemuinya tetapi seketika dia tidak mempunyai keberanian untuk menemuinya dan pada akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke kantor.
lama tak bertemu dan bara mencoba melupakan wanita tersebut
bruk..
__ADS_1
suara motor jatuh,tak sengaja bara menyenggol sebuah motor di parkiran
"kamu gimana sihh,kenapa ada motor disini"
sambil marah ke seorang satpam yang tidak melihat bahwa ada sebuah motor, yang pada akhirnya mobil bosnya menyenggol motor tersebut.
"ma..maaf pak saya tidak lihat pak"
"bereskan itu"
"Baa..baik pak"
satpam itu akhirnya membawa motor itu ke pos satpam supaya dia tau siapa pemilik motor tersebut. Setelah Riya selesai mengurus proses magangnya dari perusahaan tersebut dia bergegas untuk pulang.Sesampainya di parkiran dia bingung kemana motornya dan dia kebingungan mencari cari motornya dan pada akhirnya dia melihat motornya di pos satpam
ini,kenapa bisa sampai ke sini yaa dan ini kok lecet, ucap riya sambil bertanya pada diri sendiri
"ohh ini motor kamu?"
tanya seorang satpam dan memasang wajah marah ke padanya
"iy pak,ini motor saya kenapa bisa sampai disini yaa pak,seingat saya tadi saya parkirinnya di sana" sambil menunjuk ke arah parkiran
"saya yang bawak kesini, gara gara kamu saya dimarahin bos saya"
"kenapa pak,salah saya apa dan motor saya kenapa bisa lecet kayak gini ya pak?"
"salah sendiri itu karna kamu parkirnya sembarangan dan bos saya tidak sengaja menyenggolnya"
"maaf pak saya ngak tau tadi"
satpam tersebut memarahi Riya dan tak berapa lama bara kembali keparkiran dan bergegas keluar untuk makan siang bersama asistennya. Bara yang melihat dari kejauhan dan dia seperti mengenal sosok wanita itu,perlahan dia mendekati pos satpam dan benar saja dia bertemu lagi dengan wanita itu.
"Ada apa ini?"
"maaf pak,ini pemilik motor tadi pagi yang bapak senggol,saya memarahinya karna dia parkir sembarangan"
"maaf pak saya tidak sengaja,saya ngak tau kalo disana itu parkir khusus direktur"
sambil menundukkan kepalanya,Riya merasa bersalah dan takut kalo nanti pak direktur itu tidak menerima magang nya di perusahaan nya.
"tidak apa,kamu ngapain disini?"
"saya anak magang disini pak"
mendengar jawaban itu bara seketika senang dan senyum tipis sedangkan Riya tetap saja menunduk.
"sudah,tidak usah menunduk motor kamu lecet saya akan ganti rugi"
" tidak usah pak,cuman lecet doang"
"sudah tidak usah menolak"
bara langsung memanggil Geri untuk memperbaiki motor wanita itu
" bawa motornya ke bengkel,perbaiki yang lecet"
"baik pak"
" tidak usah pak,kalo motor saya di Bawak saya pulang naek apa?"
"kamu saya antar"
Riya yang terkejut mendengar perkataan bara sedangkan bara sudah pergi duluan ke arah mobil.
king..king..
Suara klakson,
Riya langsung menuju mobil sang direktur tersebut dan mulai masuk ke mobil itu.
Di dalam mobil Riya dan bara hanya diam sementara riya hanya canggung dan bara mencuri curi pandangan ke Riya
" di depan belok kiri ya pak"
__ADS_1
"baik"
sampai di depan kos Riya langsung turun dari mobil dan mengucapkan terimakasih
" makasih yaa pak,udah merepotkan"
"tidak apa-apa,nanti motor kamu diantar sama Geri ke kos ini"
" baik pak"
sambil berpikir gimana caranya biar dapat nomor wanita itu
"gimana nanti Geri menghubungi mu,jika motornya udah bagus,sini nomor telponmu biar nanti saya kirim ke Geri"
"ohh,baik pak"
bara pun berhasil mendapat nomor Riya,
"kamu nanti antar motornya ke kos dan ini alamatnya"
"baik pak"
***
jam menunjukkan pukul 09.00 malam dan bara tetap saja memandang nomor itu dan berpikir apakah mau mengubungi nomor tersebut atau tidak.Dia memutuskan menghubungi nomor Riya
dring...dring...
suara ponsel Riya berdering,dari nomor tak dikenal dan Riya mengangkat telpon itu
"halo"
bara yang deg dekan mendengar suara riya
"halo,ini siapa?
" ini bara"
" bara siapa yaa?" Riya berpikir sambil mengingat ingat apakah dia punya teman bernama bara
" seingatku aku tidak punya teman bernama bara"
"ini bara orang yang menyenggol motor mu tadi pagi"
Riya langsung terkejut ternyata pak direktur yang menghubungi dirinya
"ohh,iya pak ada apa yaa pak?" sambil menggigit jarinya
" Geri udah antar motor kamu?"
" oh,udah pak"
" bagusla kalo gitu,tidak ada lagi yang rusak di motor kamu kan?"
"engk pak,motor saya udah bagus"
" Yasuda kalo gitu besok kamu jangan telat datang ke kantor "
"baik pak,saya ngak akan telat"
"baikla, selamat malam"
" malam pak"
sambil mematikan telpon nya bara seakan salting sementara riya yang mendapat telpon dari pak direktur merasa canggung dan deg dekan.
***
jam menunjukkan pukul 07.00 pagi,bara yang biasanya harus di bangunkan asistennya kali ini tidak,dia ingin cepat cepat sampai di kantor dan bertemu dengan Riya.Sedangkan Riya bersiap siap agar sampai di kantor tidak telat.
" pagi pak"
" selamat pagi pak"
__ADS_1
para karyawan berdiri dan menyapa kedatangan bos mereka begitu juga dengan Riya,dia ikut berdiri dan menyapa pak direktur.sementara bara yang sudah melihat Riya berada di kantornya merasa senang tetapi dia tetap bersikap cuek dan langsung menuju ruangannya.