Akhir Sebuah Cinta

Akhir Sebuah Cinta
Promo Novel...


__ADS_3

Halo semuanya... Buat penggemar novel, mampir yuk di novel ke-dua BIARKAN AKU MENCINTAI MU ☺️Maaf ya kalau di novel aku nanti banyak gak nyambung so masih tahap aku revisi🙏 Sampul nya seperti ini ya...



Cuplikan!!!


"Saya terima nikah dan kawinnya Aira...


"Hentikan... Hentikan...." teriakan seorang wanita sambil menggendong anak lelaki dan berlarian dengan nafas yang terseok-seok.


Teriakan suara seorang wanita itu seketika membuat semua keluarga Aira dan tamu yang menghadiri acara ijab qobul langsung menoleh ke arah wanita tersebut. Keluarga Aira menatap wanita itu dengan intens dan penuh tanda tanya.


Wanita itu mendekati Aira, sedangkan Aira duduk bersama keluarga besarnya, Aira terlihat semakin cantik saat mengenakan kebaya pengantin berwarna putih.


"Mbak tolong jangan menikah dengan mas Anton, dia adalah suamiku dan ayah dari anakku ini" ucap wanita itu menangis memohon agar Aira membatalkan pernikahan nya.


Aira hanya menggelengkan kepala tak percaya. Tangan Aira *******-***** ujung bagian baju kebaya yang Aira kenakan. Aira langsung menoleh dan menatap wajah ibunya yang menunduk dan menangis karena sudah malu. Aira dan kedua orang tuanya benar-benar sudah di buat malu oleh perbuatan Anton.


Anton hanya diam dan tunduk saat mendengar pengakuan dari seorang wanita yang tak lain adalah istri sahnya. Kini kebohongan Anton terhadap Aira dan keluarganya sudah diketahui dan terbongkar.


Tiba-tiba wanita yang mengaku istrinya Anton itu langsung mengambil dan mengeluarkan buku nikahnya dari tas miliknya.


"Mbak nggak papa kalau enggak percaya dengan ucapan saya, tapi apa mbak juga enggak percaya dengan surat nikah ini" ucap wanita itu sambil menunjukkan buku nikah.

__ADS_1


Deg... Jantung Aira semakin berdetak kencang, tangan Aira gemetaran saat menerima dan membuka buku nikah dari tangan wanita yang mengaku istrinya Anton. Buliran air mata Aira tiba-tiba keluar dari kedua kelopak matanya.


Aira langsung lemas dan pingsan di depan ibunya dan keluarga besarnya. Kini pernikahan Aira dibatalkan. Semua tamu undangan satu per satu meninggalkan rumah Aira.


""""""""""""""""""""""""""""""""""""""


Aira Pelangi Anggraeni (19 tahun)


Aira Pelangi Anggraeni adalah gadis yang berasal dari kampung yang sangat jauh dari kota. Aira hanya tamatan SMK, setelah lulus SMK Aira memilih menerima pinangan dari seorang laki-laki yang baru seminggu ia kenal.


Bagaimana Aira tidak bahagia saat di pinang oleh seorang pria dewasa yang mapan dan baik hati, tapi semua kebahagiaannya hancur di saat menjelang ijab qobul.


Aira adalah gadis cantik berlesung pipi, kulitnya sawo matang, dan tutur katanya begitu lembut dan sopan santun. Anton dan Aira sama-sama merasakan kenyamanan.


Ayah Aira meninggal karena serangan jantung. Seminggu kemudian Ibunya meninggal karena penyakit asmanya. Setelah kejadian itu Aira memilih tinggal bersama neneknya yang tidak jauh dari rumah orang tuanya. Sedangkan kedua kakak perempuan Aira memilih tinggal bersama suaminya.


Sebulan setelah kejadian itu, Aira mulai mencari-cari pekerjaan. Dengan bekal ijasah SMK, Aira mulai bertanya-tanya pada teman-temannya dan melihat iklan lowongan dari media.


Seminggu dari memasukkan surat lamaran di HA Groups. Aira menerima pesan dari bagian HRD HA Group pada Aira untuk melakukan sesi wawancara.


✉️HRD HA Group


Selamat siang!!! Apa benar ini dengan mbak Aira?? Jika benar mohon kehadirannya besok pukul sepuluh pagi untuk mengikuti sesi wawancara tahap pertama di gedung HA Groups jalan xx lantai lima. Terima kasih.

__ADS_1


Aira membaca pesan yang masuk ke ponselnya begitu senang. Bahkan, Aira juga berjingkrak-jingkrak karena senangnya. Nenek Aira yang berada di dapur mendengar suara Aira begitu senangnya pun berjalan menuju kamar Aira. Nenek Aira takut Aira berbuat yang tidak-tidak.


"Alhamdulillah akhirnya aku dapat pekerjaan. Semoga ini awal kebahagiaan ku." Gumam Aira senang.


Tak lama kemudian Aira mulai mengetik untuk membalas. Namun, Aira menghentikan saat terdengar ketukan pintu kamarnya. Aira beranjak dari kasurnya lalu membuka pintunya.


Ceklek.....


"Kowe rak popo to, Nduk?" tanya neneknya saat melihat Aira senyum-senyum.


"Alhamdulillah... Aira sampun angsal kerjo an, Ne.!! Aira seneng soale surat lamaran kerja Aira sing kapan hari tak kirim wes di tampa kanti apik kale perusahaan, besuk Aira ijin melu wawancara. Nek Ranti mboten nopo-nopo toh Aira tinggal?" ucap Aira meminta ijin.


"Yo rak popo..!! Lek awakmu arep kate melu wawancara si mbah iki mung isok berdoa tok. Pokok e ojok suwe suwe oleh e sedih. Ya wes tak kiro ono opo kok teriak-teriak. Mbah e tak lanjut masak." ucap nek Ranti. kemudian nek Ranti pergi meninggalkan Aira di dalam kamarnya.


Saat nenek Aira keluar dari kamarnya, Aira langsung membalas pesan.


✉️Aira


Selamat siang juga!!! Benar ini dengan saya Aira..!! Insya Allah saya akan menghadiri wawancara interview. Terima kasih.


Setelah membalas pesan, Aira langsung menyiapkan berkas-berkas yang harus di bawa untuk wawancara.


Demi menghilangkan rasa sakitnya karena penghinaan para tetangga di daerahnya Aira memutuskan tinggal bersama sang nenek yang beda kota. Ternyata tak jauh beda, penghinaan itu yang terus ia dapatkan. Di balik itu semua Aira selalu ambil hikmahnya. Tidak ingin membuat nenek Ranti seperti kedua orang tuanya Aira memilih mencari kerja di luar kota. Dan pada akhirnya doa-doa yang dipanjatkan terkabulkan.

__ADS_1


__ADS_2