
Siang harinya, Vania memberanikan dirinya untuk menagih janjinya kepada Archie yang katanya akan mengajak ke swalayan untuk membeli bahan-bahan untuk keperluan dapur.
"Mas, katanya mau ajak Vania ke swalayan?" Tanya Vania yang sejak tadi melihat Archie sedang duduk sambil memangku laptop.
"Hemmmm, iya sayang tunggu sebentar ya, mas masih ada kerjaan, harus selesai hari ini karena sudah di tunggu sama Rey." ucap Archie tanpa melihat wajah Vania. Sedangkan Vania memasang wajah kesal.
Vania pun mengerucutkan bibirnya. Ia memilih masuk ke kamar daripada menemani Archie yang sejak tadi fokus dengan laptopnya.
Archie yang melihat Vania masuk ke kamar pun bersuara.
“Kok masuk kamar sayang?” tanya Archie.
“Aku mau istirahat di kamar dulu mas, gak tau kenapa badanku tiba-tiba jadi lemas begini.” Jawab Vania berbohong.
Archie yang mendengar ucapan Vania pun langsung beranjak dari duduknya. Archie menempelkan tangannya ke kening Vania.
“Gak panas.” Ucap Archie sambil mengerutkan keningnya.
Wajah Vania seketika ditundukkan ke bawah, Archie yang mengerti langsung menyentuh dagunya lalu berpindah ke pipinya, Archie memberikan kecupan dan membelainya dengan lembut.
"Tunggu sebentar ya sayang! Sedikit lagi selesai kok kerjaannya setelah itu baru kita baru pergi.” Archie pun mengecup bibir Vania yang sejak tadi cemberut.
Vania pun mengangguk, “ Mas lanjutin saja pekerjaan mas, aku mau tiduran di sini.” Ucap Vania.
“Tidurlah sayang nanti aku akan membangunkan kamu.” Archie pun membantu menyelimuti tubuh Vania.
“Terima kasih mas.” Jawab Vania lalu memejamkan matanya karena masih merasakan belaian lembut dari suaminya.
Vania tersenyum dalam hatinya, niat ingin marah dengan suaminya tetapi yang di dapat malah kelembutan dan kehangatan dari suaminya.
__ADS_1
Setelah melihat Vania tertidur Archie keluar kamar untuk mengambil laptop dan membawanya ke kamar untuk melanjutkan pekerjaannya.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11.45 siang hari. Tandanya Vania sudah tertidur hampir 2 jam dan semua pekerjaan sudah ia kirimkan ke asisten Rey.
Archie beranjak dari kursinya dan mendekati istrinya yang sedang tidur di tempat tidurnya.
“Kamu kalau tidur selalu bikin mas gemas.” Gumam Archie.
Cup
Archie mengecup bibir Vania berkali-kali. Vania yang merasa terganggu tidurnya pun membuka kedua matanya.
“Hoammm, sudah jam berapa mas?” tanya Vania sambil mengucek matanya.
“Hampir jam 12 sayang, ayo bangun terus sholat, kita makan siang di luar saja sekalian ke swalayan.” Ucap Archie.
Setelah sholat berjamaah bersama dan merapikan perlengkapan Vania pergi ke kamar mandi. Tak butuh waktu lama untuk mengganti pakaian, Vania keluar dengan pakaian yang rapih dan setelah itu ia juga merapikan riasannya dan tak lupa ia sekarang belajar memakai hijab.
“Terima kasih mas, aku masih tahap belajar menggunakan hijab.” Jawab Vania sambil tersenyum.
“Iya sayang, mas akan selalu mendukungmu karena cukup mas yang melihat kecantikan istriku ini.” Jawab Archie sambil membelai pipi Vania.
Vania langsung melingkarkan tangannya ke lengan Archie. Mereka berdua pun keluar menuju parkiran.
Keduanya langsung memasuki mobil. Archie pun menyalahkan mobilnya dan mencari restoran yang terdekat dengan swalayan.
----------
Archie dan Vania segera turun saat mereka tiba di parkiran swalayan. Archie langsung menggandeng tangan Vania saat masuk kedalam swalayan tersebut.
__ADS_1
Saat ini keduanya tengah berada didalam swalayan. Keduanya berkeliling dan mencari semua kebutuhan rumah tangga untuk sehari-hari.
“Mas tidak beli untuk kebutuhan mas sendiri?” tanya Vania.
“Enggak sayang, masih banyak kok. Jangan lupa beli daging sama buah ya.” Jawab Archie sambil mendorong troli.
“Iya mas, sepertinya belanjanya ini sudah semuanya.” Ucap Vania sambil mengeceknya.
Archie pun mendorong troli ke kasir. Saat mengantri Vania melihat kedai es krim.
“Mas, aku pengen beli es krim itu.” Tunjuk Vania.
“Ya sudah, kamu antri dulu biar mas yang membelikan.” Kata Archie.
“Aku mau rasa coklat sama Vanila ya mas.” Pinta Vania dengan suara manjanya.
Archie mengangguk sambil tersenyum kemudian berjalan ke kedai es krim.
Ketika hendak memesan es krim tiba-tiba terdengar suara orang yang sedang memanggil namanya. Archie pun menoleh.
“Apa kabar Pak.” Sapa Toni saat bertemu dengan atasannya.
“Alhamdulilah kabar baik, Toni. Tunggu sebentar ya aku mau pesankan es krim untuk istri saya. Apa kamu juga mau Ton.” Ucap Archie sambil memesan es krim untuk istrinya.
“Enggak usah Pak terima kasih.” Jawab Toni dengan sopan.
Setelah menerima es krim yang sesuai pesanan istrinya Archie mengajak Toni ke tempat istrinya yang sedang antri di kasir. Archie mendekat istrinya lalu menyodorkan kartu debitnya.
Setelah menyelesaikan pembayaran Archie mengenalkan Vania kepada Toni.
__ADS_1
Toni pun mengangguk dengan sopan.
“Senang bisa berkenalan dengan Ibu.” Jawab Toni dengan sopan dan membungkuk.