Akhir Sebuah Cinta

Akhir Sebuah Cinta
BAB 61 : Jujur Dari Hati


__ADS_3

Siang itu, Imut dan Novi kembali di sibukkan dengan orderan yang masuk hingga membuat mereka melupakan jam makan siangnya. Namun, mereka tidak akan lupa dengan kewajibannya sebagai orang muslim.


Disaat mereka asyik packing sambil dengerin lagu lagu romantis dan menirukan tiba-tiba terdengar suara langkah kaki menghampirinya.


“Assalamualaikum...” Suara pria itu membuat Imut dan Novi langsung mengangkat kepalanya dan menjawab salamnya.


“Waalaikumsalam…” jawab Imut dan Novi bersamaan.


Imut dan Novi sama-sama terkejut dengan kedatangan asisten Rey.


“Apa nona Vania minta sesuatu sehingga membuat mas Rey datang kemari?” tanya Imut dengan gugup.


“Tidak, aku kemari karena ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu.” Ujar Rey dengan serius.


“Dengan saya?” ucap Imut sambil menunjuk dirinya sendiri.


“Iya, aku ingin bicara denganmu? Apa sekarang kamu ada waktu?” tanya Rey kembali.


“Ada mas, kebetulan sekarang saya waktunya istirahat siang. Kalau boleh tahu mas Rey mau bicara dengan saya di toko atau cari tempat lain?” tanya Imut.


“Kita bicara di sini saja gak papa kan.” Ucap Rey dengan serius.


“Gak papa mas, silahkan duduk mas?” Imut pun mempersilahkan Rey duduk dan setelah itu Imut mengambilkan minuman serta snack kering untuk teman ngobrol.


“Silahkan di minum dan di makan camilannya mas.” Ucap Imut saat meletakkan botol minuman dan Snack di atas meja.


“Terima kasih.” Jawab Rey sambil tersenyum saat melihat tangan Imut gemetaran.


“Sama-sama mas.” Jawab Imut kemudian duduk berhadapan dengan asisten Rey.

__ADS_1


Sedangkan Novi yang tidak ingin mengganggu pun pamit ke rumah belakang.


“Kalau begitu Novi tinggal kebelakang dulu ya mbak.” Pamit Novi.


“Lho, kenapa kamu harus ke belakang? Disini saja temani mbak.” Ucap Imut yang penasaran karena tiba-tiba Novi pamitan.


“Tiba-tiba perutku terasa lapar mbak, aku ingin makan.” Jawab Novi bohong karena tidak ingin mengganggu mas Rey dan mbak Imut.


“Ya sudah, cepat kebelakang dan makan sana jangan sampai kamu kelaparan, entar di kira tidak di kasih makan.” Ucap Imut sambil pura-pura mengusir.


Detik kepergian Novi kebelakang Rey langsung mengatakan apa maksud dari kedatangannya ke toko milik istri majikannya ini.


Rey menarik dan menggenggam tangan Imut. Dan beberapa menit kemudian Rey mengatakan kalau dirinya telah jatuh hati dengannya. Imut terkejut dengan pernyataan yang keluar dari mulut Rey.


“Apa aku tidak salah mendengar.” Ucap Imut yang tidak bisa langsung percaya apalagi ini pertama kalinya dia suka dengan seorang pria dan cintanya terbalaskan.


“Kamu tidak salah mendengar. Aku benar-benar mencintaimu. Maukah kamu menikah denganku.” Ucap Rey dengan kejujurannya.


Rey yang melihat Imut hanya menunduk pun memberanikan dirinya pindah duduk. Ia kini duduk berdekatan dengan Imut.


“Maukah kamu menikah denganku.” Ucap Rey mengulang kembali dengan tegas.


Rey semakin mendekatkan wajahnya ke wajahnya Imut membuat jantung Imut mau copot.


Di saat Imut semakin gugup tiba-tiba terdengar suara ponsel berdering.


“Maaf mas, aku harus mengangkat telepon.” Ucap Imut dengan gugup.


Sementara itu, Rey penasaran siapa yang sedang menelepon Imut.

__ADS_1


Novi langsung masuk ke toko setelah menghubungi Imut karena sebentar lagi Abang kurir akan mengambil paket dan jam istirahat pun sudah habis.


----------


Masih di kamar hotel…


“Sayang…” panggil Archie dengan suara khas orang bangun tidur.


“Iya mas...” jawab Vania sama dengan suara khas orang bangun tidur.


“Cup…” Vania kaget saat suaminya menciumnya.


“Ih, jorok mas kan aku belum gosok gigi.” Ucap Vania sambil memukul dada suaminya.


Sedangkan Archie hanya tersenyum saat melihat wajah istrinya yang memerah seperti tomat.


“Kita mandi bareng yuk sayang, aku ingin melakukan didalam kamar mandi.” Ajak Archie.


Dengan malu-malu Vania menganggukkan kepala.


Archie langsung membawa Vania masuk ke kamar mandi. Setibanya dikamar mandi Archie langsung meraup bibir Vania yang sudah menjadi candunya. Vania yang terbuai dengan ciuman Archie pun mengalungkan kedua tangan ke leher Archie dan mengeluarkan suara erangan saat tangan Archie memainkan area sensitifnya dan memeras bokong Vania.


Setelah puas bermain di kamar mandi, Archie membawa Vania menuju ranjang. Ia langsung merebahkan tubuh Vania tanpa melepaskan ciumannya. Kini ciuman Archie turun ke leher dan meninggalkan tanda kepemilikannya.


“Ah…” Vania dan Archie sama-sama mengerang saat keduanya mencapai puncak kenikmatan. Tubuh keduanya sama-sama bergetar hebat dan nafas terengah.


Kini keduanya kelelahan dan tertidur hingga keduanya melewatkan jam makan paginya.


----------

__ADS_1


"Sebelum aku kembali ke kantor. Aku akan mengulangi pertanyaan ku, dan apapun jawaban yang kamu berikan untukku akan aku terima dengan lapang dada."


"Imut Rahayu maukah kamu menikah denganku dan menjadi ibu dari anak-anakku.” Ucap Rey sambil menggenggam kedua tangan Imut.


__ADS_2