
Malam harinya, Archie mengajak Vania menemui Ayahnya yang saat ini berada di dalam kamar almarhum kedua orang tuanya.
Awalnya Vania menolak ajakannya, berbagai cara Archie meyakinkan Vania agar mau bertemu dengan Ayahnya.
“Percayalah sama Om kalau apa yang kamu pikirkan tentang Ayah yang tidak menyukai mu itu salah besar.” Ucap Archie meyakinkan Vania.
“Apa Om yakin kalau kakek Pras akan merestui hubungan kita ini?” Tanya Vania ragu.
Archie mengangguk lalu mengelus pipi Vania dengan begitu lembut yang sedikit terlihat lebih kurus dan pucat.
“Oh ya, seandainya Ayah memintamu hari ini untuk menikah denganku? Apa kamu bersedia?” tanya Archie.
Vania diam dan tidak pula menjawab pertanyaan dari Archie.
“Kok kamu jadi diam? Apa kamu malu punya suami tua seperti paman mu ini?” tanya Archie sambil pura-pura merajuk.
Vania menggelengkan kepalanya.
“Mana mungkin aku malu? Malah aku senang bisa menikah dengan laki-laki yang sudah mapan seperti Om Archie.” Ucap Vania dengan malu-malu.
Archie langsung menangkup wajah Vania dengan kedua tangannya.
“Cup…”
Archie mengecup kening Vania dengan lembut. Archie begitu gemas saat melihat wajah Vania yang malu-malu
“Jadinya gimana? Apa kamu mau menikah denganku?” tanya Archie lagi.
Vania mengangguk sambil berkata,
__ADS_1
“Iya, aku mau menikah dengan Om Archie.” Jawab Vania malu-malu.
Archie yang begitu senang mendengar jawaban dari Vania langsung membawa kedalam pelukannya.
Ayah Pras berdehem, lalu mendekat ke arah Archie dan Vania. Seketika itu Vania melepaskan pelukannya.
Setelah selesai berpelukan, Ayah Pras menyuruh Archie dan Vania Untu duduk di ruang tamu.
Sedangkan di tempat lain, Veli sibuk dengan peluncuran produk terbarunya yang semakin meningkat penjualnya.
“Enggak nyangka lho Bunda produk lipsglos dan pengharum badan ini terjual banyak.” Ucap Widia dengan terkejut.
“Iya sayang, Bunda juga tidak percaya kalau dua produk itu sangat laris di pasaran.” Jawab Bunda Veli pada Widia.
“Oh ya, ngomong-ngomong kakek Pras sama Om Archie sekarang ada di rumah Vania? Kalau kamu ingin ke sana pergi saja?” ucap Bunda Veli pada Widia.
“Apa? Kenapa Bunda tidak memberitahu aku dari tadi.” Jawab Widia kesal.
“Duh Bunda, kenapa sih kok baru bilang sama aku kalau Vania juga sakit? Kalau begitu aku sekarang mau pergi ke rumah Vania pakai mobil Bunda. Nanti kalau Bunda selesai hubung aku saja biar aku jemput.” Ucap Widia sambil meminta ijin untuk membawa mobil.
“Iya, pakai saja mobil Bunda. Jangan kalau bawa mobil.” Pesan Bundanya.
Dan tak butuh waktu lama Widia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
----------
“Assalamualaikum…” ucapa Widia saat tiba di depan pintu masuk.
Mbak Lastri berlarian saat mendengar suara salam.
__ADS_1
“Waalaikumsalam…” jawab Mbah Lastri sambil membuka pintu.
“Nona Widia juga ada di sini to?” tanya Mbak Lastri tak percaya.
“Iya Mbak. Aku juga baru sampai kemarin. Kata Bunda kakek Pras sama Om Archie ada di sini?” tanya Vania sambil celingukan mencari keberadaan pamannya dan kakeknya.
“Iya Nona. Mereka sekarang ada di ruang tamu. Mari nona silahkan masuk.” Ucap Mbak Lastri mempersilahkan Widia masuk kedalam rumah.
Kemudian Mbak Lastri dan Widia berjalan menuju ruang tamu.
‘Oh ya Mbak? Kata Bunda Vania sakit lagi?” tanya Widia.
“Iya nona. Beberapa hari setelah mendengar kabar mas Archie pergi nona Vania sering sakit bahkan banyak diam.” Jawab Mbak Lastri sekenanya.
“Ohh…” jawab Widia o saja.
“Apa Vania suka sama dengan Om Archie? Seperti Om Archie juga suka dengannya.” Batin Widia
Sesuai permintaan Ayahnya Archie membawa Vania ke ruang tamu. Vania duduk di samping Archie sambil menundukkan wajahnya.
“Vania…” panggil Ayah Pras dan seketika itu Vania mengangkat kepalanya kemudian menatap wajah kakeknya.
“Apa kamu bersedia menjadi istri dari anakku Archie?” tanya kakek Pras.
Belum sempat menjawab permintaan kakeknya Widia muncul di ruang tamu.
“Assalamualaikum...” sapa Widia setelah tiba di depan mereka.
Vania pun menghela nafas berat karena gugup dengan pertanyaan dari kakeknya.
__ADS_1
“Waalaikumsalam...” jawab mereka bertiga serempak.
“Tuh kan Kakek sama Om Archie sudah tiba duluan malah gak kasih tahu sama aku? Terus, apaan ini, Kakek sama Om Archie sekarang juga ada di rumahnya Vania.” ucap Widia dengan sewot.