Anak Genius Itu Anakku

Anak Genius Itu Anakku
Sebait Kata


__ADS_3

...Pengumuman...


Terimakasih kepada seluruh Arlove, di semua penjuru pembaca Noveltoon/ Mangatoon/ Auditoon, masih setia membaca sejak penulisan pertama cerita Anak Genius itu Anakku, 14-08-2021 hingga hari ini 16-05-2022.


Terimakasih terspesial untuk kalian yang selalu mengikuti ceritaku, apalagi semua ceritaku dan memberikan dukungan๐Ÿ’“


Komentar positif kalian adalah penyemangat bagiku, sesuatu hal yang aku rindukan setiap aku kehilangan mood dan ide. Terimakasih ya๐Ÿ˜š


Kemrin, hingga pagi ini, aku membaca keseluruhan komentar. Saya minta maaf, selama ini saya sering telat melihat komentar dan jarang membalasnya. Terkadang saya bahkan hanya membacanya saja. Bukan maksud hati cuek dan sombong, tetapi jika saya baca dan balas satu-satu, bisa-bisa saya menghabiskan waktu dan tidak update. Tentu saja kalian ingin aku terus update 'kan? Apalagi kalau komentar jahat yang bikin semangat nulis ku down sampai terbaca, bisa gawat๐Ÿ˜†


Sebenarnya saat menulis ini, aku sedikit anu... Ada komentar yang bilang aku ini goblok, bilang aku mati saja karena mematikan semua tokoh, alur gak jelas, cerita jelek dan lainnya. Akan tetapi, banyak komentar baik yang menghiburku, cuma.... gara-gara nila setitik, ternoda lah sebelanga.. hm, komentar yang gak seberapa itu, bikin aku anu....


Ataukah aku yang baper? Sensitif? Padahal banyak author yang lain di giniin sih, kuat aja kok... Inikah perbedaan aku yang penulis remahan keripik dengan author strong femes mungkin ya???๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†


Padahal tuh, aku belajar sana sini loh untuk proses kepenulisan, menyeleksi tulisan agar tidak berulang antara narasi dan dialog. Pembenaran letak titik koma (Puebi) dan lainnya. Kecuali tuh aku diejek pas bikin cerita pertamaku Danau hijau buatan kakek, nah itu banyak yang belum diperbaiki, masih revisi tuh๐Ÿ˜†


Ok, aku berharap setelah ini tolong tinggalkan komentar yang baik aja ya, walaupun komentar jelek kalian sudah aku hapus sih, soalnya nyebelin๐Ÿ˜†๐Ÿ˜† Gak enak juga kalau dibaca yang lain nyumpahin aku mati 'kan? Soalnya aku masih pengen hidup lama๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜š Terus berkarya, walaupun pembaca sepi dan ceritaku receh... Aku yakin, masih ada satu, dua dan tiga pembaca setia kok๐Ÿ’“๐Ÿ’“


Hari ini, aku akan sedikit menjelaskan alur yang katanya gak jelas, agar Arlove sedikit paham...


Cerita Anak genius itu anakku ini adalah cerita yang dilombakan, kalian akan banyak menemukan persamaan dengan cerita lain. Lombanya telah berakhir dan dijuara satui oleh novel penulis phopo nira.


Bab 1-3 kami semua harus membuat cewek diperkosa, diusir, dan beberapa tahun kemudian sudah punya anak yang genius. Awal cerita, aku menceritakan kisah Sakinah dengan mantan suaminya Ardi sedikit, dan tentang penderitaan dia dikampung, sayangnya, cerita itu ditolak dan disuruh revisi oleh editor pusat, lalu bab 4-20 saya juga harus merevisi. Saya melakukan revisi 2 kali karena penolakan editor pusat yang mengharuskan alurnya dipercepat. Sikembar bertemu dan bersaing dengan sang ayah, dan lainnya.


Bab 21 sampai selanjutnya, kami mengembangkan apa yang telah kami buat, tanpa revisi lagi, itu terserah kami... Oleh karena itu, cerita saya banyak menarik masa lalu, karena ceritanya dipercepat alurnya. Mungkinkah, ada Arlove yang bingung di sana?


Adakah kalian bertanya, kenapa gak buat flashback, sih? Agar tahu kalo itu masa lalu?

__ADS_1


Hehehe... Sebenarnya, kata Flashback tidak dianjurkan dalam kepenulisan ya, makanya aku gak nulis itu... Saya hanya memberikan banyak enter terkadang tanda pisah seperti ini (***)


Nah, dari semua komentar ada beberapa pertanyaan yang aku rangkum.


โ€œThor? Kenapa sih, tokoh utama mati?โ€


โ€œThor kok sad endingnya harus mati, seharusnya Roselia sama cowok lain aja, atau apa gitu?โ€


Baik, saya akan jawab pertanyaan itu...


Saya senang jika kalian mengomentari tokoh saya, seperti bilang...


โ€œKok Sakinah nikah sama Andrean, harusnya sama Dedrick!โ€


โ€œKok begini sih sikapnya Arsen, dia kan pintar, kenapa setelah dewasa dia jadi bodoh?โ€


Dan lainnya... Kalian bebas mengomentari tokoh dan karakter yang saya tulis, artinya kalian benar-benar meresapi dan membaca cerita saya, sehingga bisa membedakan sikap tokoh. Akan tetapi, mengatakan saya bodoh dan menyumpahi saya mati, itu komentar yang kasar, ya...


Di season dua, penyelesaian dari kasus penculikan Sakinah yang ada di season satu, penyelesaian permasalahan antara Wizza dan Irfan, dalang masalah Jonathan Rhys dan antek-anteknya. Lalu, kebahagiaan baru Sakinah di desa bersama Rukhsa dan adiknya Salwa yang selalu cemburu padanya.


Sedangkan di season ke tiga. Pengumuman sebelumnya, saya sudah mengatakan kalau di season ini yang dibahas lebih cendrung itu triplet, sedangkan yang lainnya hanya menjadi tokoh figuran.


Di sini, saya tidak buat tokoh utama mati, season satu dan dua, tokoh utamanya adalah Sakinah, Andrean dan Anak geniusnya, tidak ada yang mati. Sedangkan season tiga, saya mematikan tokoh pendamping penting yaitu Sakinah. Sebelumnya saya cuma menonjolkan tokoh triplet 'kan? Yaitu, Arhen, Arsen, dan Ardhen.


Karena season tiga, tokoh utamanya triplet.... Sedangkan tokoh lainnya hanya pendukung. Lalu, saya juga pernah mengumumkan, kalau diantara mereka akan berakhir sad ending.


Nah, Kenapa sih harus dengan cara kematian sad endingnya?

__ADS_1


Arhen adalah tokoh ceria, banyak drama dan akting, dia telah menemui banyak jalan ujian dari para fans, hater, dan orang-orang yang berusaha mendekatinya agar populer, menjadi pendamping keturunan Van Hallen yang ternama dan kaya. Dia bisa merubah mimik muka dan suana dengan cepat, saat dia bersedih atau pun tertawa.


Ardhen, pemuda yang lembut, dia sibuk dalam dunia masak saja dan hanya fokus pada cinta ibu dan adik perempuannya, kelemahannya hanya tidak peka. Saat apa yang ada di dalam kepalanya, dia akan mengungkapkan apapun, tak peduli dengan perasaan orang. Dia tumbuh menjadi pria cuek saat dewasa karena sifat lembut yang tidak peka.


Loh? Kok bisa? Dia memang berbicara lembut, bersikap lembut, sehingga membuat laki-laki ataupun perempuan senang dan menyukai dia. Sayangnya, dia itu orang yang jujur dan tidak bisa berbohong, sehingga kejujurannya itu membuat dia tidak peka dan tidak bisa membaca mimik wajah orang.


Masih ingat 'kan? Episode lebih awal, jika Ardhen berbohong, dia akan menggaruk hidungnya? Nah, itu dia karakter Ardhen, jujur dan tidak bisa berbohong!


Oleh karena itu, saat ini dia berpikir Haizum istrinya, karena dia orang yang tidak pernah bersentuhan fisik lebih inten kecuali dengan Sakinah dan Jamila. Jadi, saat Haizum memeluknya sambil menangis, dia mengunci memori itu.


Sedangkan Arsen? Dia anak genius yang lebih dari kembarannya, pintar, bisa diandalkan, kaya raya, dan penuh ambisi. Sehingga saya meletakkan ujian kehidupan padanya yang lebih tangguh dari lainnya. Oleh karena itu, sad ending dalam cerita ini adalah Arsen.


Kenapa harus dengan cara kematian?


Karena Arsen anak yang pintar, memiliki kekuasaan dan kekayaan? Masih ingat, dia meletakkan berapa pengawal untuk menjaga Roselia? Seorang Rayyan tak akan mampu menyainginya.


Kecuali... Kekuatan yang sama besar. Orang pintar, licik, dan penuh tipu muslihat. Ya, Johan Rhys putra dari Jonathan Rhys, tahanan dihukum mati yang dijelaskan di season dua musuh dalam selimut keluarga Van Hallen. Asisten Irfan sebelumnya, yang tahu seluk beluk keluarga Van Hallen.


Kelicikan yang bisa menghantam hati dan pikiran Arsen hanya dua, cintanya pada Sakinah dan Roselia. Itu adalah titik lemahnya. Jika Roselia berpaling atau bersama pria lain, Arsen sang penguasa bisa menekan dan memusnahkan pesaingnya itu...


Bahkan, dari kecil Arsen sudah mengikat Hans kakak laki-laki Roselia untuk bersamanya. Masih ingat episode sebelumnya 'kan? Dia mencari tahu info Roselia?


Nah, semoga penjelasan panjang lebar ini bisa menjelaskan isi cerita saya yang membingungkan๐Ÿ’“๐Ÿ’“


Oh ya, setiap cerita yang selalu saya tulis, selalu saya kaitkan dengan episode-episode sebelumnya loh๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜ Walaupun itu hanya baris atau dialog pendek.๐Ÿ’“


Makasih atas perhatiannya๐Ÿ’“๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š Maaf ya jika aku banyak salah๐Ÿ™ Moga terhibur......

__ADS_1


Hm, aku sudah memaafkan komentar kalian yang kasar, karena aku yakin, semakin tinggi pohon tumbuh, semakin banyak angin yang berhembus, oleh karena itu, akar harus kuat tertanam di dalam tanah.


Saat ini, mungkin aku sedikit anu, percayalah... Sebentar lagi, aku baik-baik saja....๐Ÿ’“๐Ÿ’“๐Ÿ’“๐Ÿ’“๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜ Love you Arlove.... love you sekebun cabe๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2