
Nick keluar dari kamar Rianti dengan perasaan kecewa yang sangat dalam. Sementara Queen sudah berada di ruang tengah bersama anak2nya. Baby Earl lari menabrak sang daddy saat melihat Nick. Tentu saja Nick langsung memasang wajah bahagia karena baginya anak-anaknya adalah hal utama.
"Oh anak daddy sudah rapi, mau jalan-jalan boy? " Earl mengangkat tubuh mungil Earl. Queen yang melihat perubahan wajah Nick langsung sadar bahwa Nick sedang bersedih saat ini.
"Sayang, apa sebaiknya kita pulang?" Ajak Queen yang sedang menggendong baby Dev.
"Tidak honey, aku tak apa. Ayo boy kita jalan." Ajak Nick lagi.
"Lets go." Ucap baby Earl celat.
"Kau sungguh lucu Earl." Ucap Pramuji yang baru saja turun.
"Queen berikan jagoan grand dad ini." Pramuji mengambil baby Dev dari tangan Queen. Pramuji membawa baby Dev bersamanya.
"Queen, uncle duluan ya." Pramuji membawa baby Dev ke mobil, sementara Nick membawa baby Earl. Rianti serta Qeen menyusul.
Mereka semua sudah berada di dalam mobil, Rey sudah di posisi bersiap untuk menyetir. Sementara Alex berada di dalam mobil khusus yang berisi para pengawal Black Shadow juga Al gadra.
Mobil melaju perlahan, Rey berjalan di depan sementara rombongan Alex berada di belakang. Mereka berjalan beriringan menuju taman bermain meninggalkan Vila.
***
__ADS_1
Ditempat lain, di Vila Robert saat ini Robert sudah bersiap untuk pergi menyusul rombongan Nick ke taman bermain.
"Tuan apa tidak sebaiknya kita ke RS?" Ucap asisten pribadi Robert yang tidak tega melihat tuannya yang sedang dalam kondisi tidak baik.
"Aku ingin bertemu dengan keluargaku. jika aku mati nanti aku akan mati dengan tenang." Jawab Robert.
"Tapi Tuan sadarlah, anda sangat pucat tuan, atau setidaknya kita ke RS dulu setelah itu kita ke taman." Kembali sang asisten membujuk tuannya.
"Aku sudah minum obat, sudahlah mari kita jalan."
Akhirnya merekapun pergi menyusul Nick ke taman bermain.
****
"Uncle, apakah Nick sudah tahu mengenai keberadaan tuan Robert?"
"Yes baby, sudah. Berikan dia waktu kau jangan bertanya dulu." Jawab Pramuji.
"Baiklah uncle." Ucap Queen datar.
Nick berjalan kearah Queen bersama baby Earl. Namun karena baby Earl sangat aktif Nick kewalahan memegang baby Earl. Baby Earl berlari ke arah Queen dengan kencang sambil tertawa memanggil Queen.
__ADS_1
"Mommy... mommy.... " Earl terus berlari hingga kakinya terpeleset dilantai yang basah karena orang-orang melintas dari kolam renang yang ada disana. Earl tercebur ke dalam kolam renang. Nick panik dia berlari kenacang hendak melompat ke kolam namun tubuh Earl sudah ada yang membawa dari kolam tersebut. Pria paruh baya itu meletakan Earl di pangkuannya lalu menepuk-nepuk pundaknya. Air keluar dari mulut mungil Earl. Earl seketika terbatuk.
"Daddy...." Earl menangis karena tidak mengenal pria paruh baya tersebut. Nick mengangkat tubuh Earl, menuju pondok mereka.
"Tuan Robert, terimakasih." Ucap Queen sopan.
"Tidak perlu Queen, dia adalah cucuku sudah sepantasnya itu kulakukan." Jawab Robert Yang terbatuk-batuk.
"Tuan, mari kita ke dokter tuan. Anda semakin pucat dan tubuh anda mulai menggigil." Sang asisten mengangkat tubuh Robert untuk berdiri.
"Apakah kau baik Robert? " Pramuji begitu cemas saat ini.
"Queen, kau lihatlah Earl biar uncle membawa Robert ke RS." Titah Pramuji.
"Baik uncle." Queen pergi ketempat baby Earl. Sementara Pramuji membawa Robert ke RS.
***
...Happy Sunday guys...
...Terimakasih selalu mendukung karyaku ini...
__ADS_1
...Salam hangat dari kejauhan...
...Love you so much....