Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 70 Kegelisahan Queen


__ADS_3

Setelah Ziddan memberitahukan kepada Nick mengenai Pramuji yang hilang tiba-tiba, suasana hati Queen menjadi tidak tenang, menelepon beberapa orang kepercayaannya serta relasinya untuk membantu proses pencarian unclenya,


"Honey are you ok? " Nick memeluk Queen yang baru selesai dengan percakapannya via seluler. Tampak wajah nya yang khawatir.


"Please honey, semua akan baik-baik saja. Aku akan menelepon Ziddan."


Queen hanya bisa meneteskan air mata karena sejak pembicaraannya dengan uncle Pramuji malam itu, perasaannya sudah tidak enak seakan ada semacam firasat tapi dia mencoba untuk tenang.


Nick mengambil handphonenya, lalu mulai berbicara.


"Hallo Ziddan."


"Boss, aku sudah melihat cctvnya, di depan pintu kamar ada 2 orang pengawal tuan uncle tapi ada dua orang memakai seragam cleaning servis yang wajahnya tertutup topi membawa kedua pengawal, setelah 5 menit tuan uncle keluar sepertinya heran karena dua pengawal tak terlihat. Tuan uncle melihat kiri kanan lalu berjalan menuju lift. Ada beberapa pelayan hotel disepanjang lorong kamar menuju lift. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh bagian monitoring hotel bahwa orang-orang yang ada di monitor itu karyawan mereka, hanya yang membawa dua pengawal tuan uncle yang tidak dikonfirmasi karena wajahnya tertutup topi. Saat tuan uncle masuk ke dalam lift ada 3 orang yang tidak dikentahui identitasnya, wanita dan anaknya serta yang satunya pria bule."


Ziddan menjelaskan sangat rinci apa yang dilihatnya.


"Jadi uncle didalam lift sudah ditodong senjata api atau sejenisnya? " Nick berasumsi.


"Tepat bos, akupun berpikir seperti itu karena wanita itu tiba-tiba merapatkan diri ke tuan uncle namun disana ada 2 orang pelayan hotel juga ada kamera cctv yang membuat gerak wanita itu terbatas. "


"Hmm.... uncle tak mungkin semudah itu diperdaya. Pasti uncle sengaja membiarkan dirinya dibawa mereka, aku sangat yakin unxle pasti punya rencana sendiri. "


"Benar bos, tuan uncle itu orangnya seperti singa masak iya tiba-tiba jadi seperti kambing.. hahaha... " Ziddan tertawa lepas. langsung saja dibentak oleh Nick.

__ADS_1


"Hey kau! aku lagi serius malah bercanda. " Nick membentak Ziddan sampe Queen mengangkat kepalanya dari dada bidang suaminya yang sejak menelepon Ziddan berada dalam dekapan Nick.


"Maaf Bos, Biar jangan terlalu tegang."


Ziddan meminta maaf tulus.


"Isteriku sedang sedih, kau malah tertawa dasar orang aneh. Jadi sekarang bagaimana? "


"Aku mau ke mobil, mau lihat handphone tuan uncle yang dibuang di jalan, mungkin ada petunjuk disana. "


"Baiklah, kerahkan semua anggota kita jika diperlukan, segera temukan uncle. "


"Iya bos, ini juga lagi dicari."


****


Sementara di London.


"Honey, tenanglah.," Nick memelul Queen hangat.


"Menurutku pasti uncle sengaja mengikuti mereka? " Ucap Nick dengan yakin.


"Iya, aku pikir seperti itu karena uncle itu orangnya tidak mudah ditaklukan. Tapi aku tetap saja khawatir honey, entahlah. "

__ADS_1


"Ini mungkin karena kehamilanmu, jadi kontrol emosimu honey, tenanglah."


"Iya honey tapi aku tetap saja kepikiran, apa kita pulang ke Indonesia aja hmmm..?"


"Honey, bukannya aku tak mau pulang, tapi kehamilanmu masih sangat muda, dan menurut dokter rahim mu lemah jadi belum boleh untuk terbang, apalagi perjalanan London Jakarta itu sangat lama. Aku tak mau kau beserta calon anak kita kenapa-kenapa." Sambil mengusap kepalnya dengan sayang, mencium pucuk kepala Queen lembut.


"Iya aku paham honey."


Tiba-tiba kepala Nick seakan berputar, Nick memegang kepalanya dengan sebelah tangan, sebelahnya lagi masih memeluk Queen.


"Honey, ada apa?" Queen tampak panik.


" Entahlah kepalaku pusing .... "


Nick belum sempat melanjutkan ucapannya kini dia merasakan mual serasa ingin muntah. Nick berjalan ke arah wastafel, diikuti Queen yang panik.


*****


...Segini dulu ya guys...


...Mohon dukungannya ya...


...Like, Comment dan Vote...

__ADS_1


...Terimakasih πŸ˜πŸ™...


__ADS_2