Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 14 Malam Yang Indah


__ADS_3

Setelah menempuh beberapa menit sampailah Nick dimansionnya, tanpa melihat kiri kanan Nick melangkah masuk ke kamarnya, melepaskan jasnya, mulai merebahkan dirinya di tempat tidur king sizenya, tak tahu kapan dia mulai terlelap.


Rianti masuk ke kamar putra semata wayangnya, menemukan putranya terlelap tidur, Rianti menyelimuti putranya yang tidak terganggu sedikitpun dengan sentuhan Rianti. Lalu Rianti turun kebawah menyiapkan makan malam dibantu para maid.


******


Sementara Queen sejak tadi sudah terlelap hingga terbangun saat pukul 8 malam, diapun bangkit, membersihkan diri di kamar mandi. Tak lama akhirnya Queen selesai dengan ritual mandinya lalu berpakaian rapi, mengenakan jaket kulit dengan celana jean. Malam ini dia ingin keliling dengan motornya hanya sekedar merilekskan pikirannya karena sejak bertemu dengan Nick pikiran dan hatinya kacau balau selalu teringat Nick selalu entahlah, dia hanya ingin menyendiri saat ini.


"Nona apakah nona mau pergi? apa sebaiknya menggunakan mobil saja soalnya ini sudah malam, malam ini juga mendung takutmya turun hujan."


Bik Inah menegur Queen, Bi Inah adalah pembantu Queen yang setia sejak orang tuanya masih hidup Bik Inah selalu bersama Queen hingga kini, bik Inah adalah kepala pelayan di rumah mansion Queen.


"Gak usah khawatir bik, aku akan baik2 saja lagi pula aku tidak jauh dari mansion."


Pengawal Queen datang menghampiri.


"Nona biarkan kami mengikuti dengan mobil dari belakang, ini perintah Tuan Pramuji nona."


"Hmm.... baiklah tapi ingat ya jaga jarak aku tidak ingin terganggu."


"Siap Boss. !"


Queen berlalu mengendarai motor sport nya, begitu cepat membelah jalan raya.

__ADS_1


******


Dilain tempat Nick sudah rapi lalu turun ke bawah mencari mommy nya.


"Mom, aku keluar dulu ya ingin mencari udara segar. "


"Kamu baru saja pulang son, makanlah dulu... apa tidak lapar hmm? "


"Mom aku masih kenyang"


"Baiklah tapi setidaknya minumlah teh hangat ini biar tubuh mu relax tadi mommy lihat kamu begitu lelah. "


Nick langsung meminum teh itu dengam buru-buru segera keluar menuju motor sportnya. Dengan jaket kulit hitam dan celana jean membuat tampilan Nick semakin tampan, cool juga fresh.


Nick melaju kecepatan motornya sangat cepat membelah jalan raya ibu kota. Hingga matanya menatap seorang gadis muda dipinggir jalan sedang memperhatikan motornya. Nick berhenti lalu turun dari motornya.


Queen membuka helmnya dan menggeraikan rambutnya yang panjang sebahu itu. Nick menatapnya tidak berkedip.


"Mengapa kau tahu kalo ini aku sementara aku memakai helm? "


"Ayolah Queen, gak perlu buka helm untuk mengenalin orang yang kita cinta, aku bisa dengan mudah mengenali dirimu." Nick tersenyum sangat manis.


"Ada apa dengan motormu dan mengapa naik motor? " Pipi Queen memerah.

__ADS_1


"Aku hanya ingin jalan-jalan naik motor tapi lupa ngecek bensinnya, yah begini jadinya."


Nick tersenyum manis dan tertawa kecil.


"Kamu tau Queen, takdir ingin mempertemukan kita untuk selalu bersama, marilah bersamaku karena aku juga ingin menikmati suasana malam dengan berkendara motor, rasanya berdua bersamamu pasti menyenangkan. "


Tak lama sebuah mobil datang menghampiri mereka turunlah beberapa orang pria berpenampilan seperti pengawal. Ya mereka adalah para pengawal Queen.


"Maafkan kami nona. " Ucap mereka sambil menunduk.


"Oh aku kira nona muda ini sendiri rupanya bersama banyak orang."


"Ya, uncle memaksa untuk membawa mereka tapi ya sudah lah. " Queen menghampiri pengawalnya lalu menyuruh mereka membawa motornya karena dia akan pulang bersama Nick.


Queen memakai helmnya, naik diatas motor Nick, merasa Queen sedikit memberi jarak dibelakangnya Nick lalu menoleh ke belakang.


"Ini motor sport sayang, aku tidak ingin kamu terjatuh saat berboncengan denganku."


Nick menarik kedua tangan Queen dari belakang, melingkarkannya di pinggangnya. Queen hanya menurut saja. Nick merasakan detakan janting Queen seirama dengan detakan jantungnya. Nick terseyum dan melajukan motor nya dengan kencang membawa sang pujaan hati bersamanya. Tak bisa dibayangkan bagaimana rasanya hatinya saat ini. Sama halnya dengan Queen gak bisa dipungkiri bahwa diapun merasa senang saat ini walau ingin menutupinya tapi detakan jantungnya berkata lain.


*****


...Segini dulu ya up nya...

__ADS_1


...Author usahain malam update lagi...


...πŸ˜ŠπŸ˜πŸ™...


__ADS_2