Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 46 Pertemuan


__ADS_3

Queen melihat sosok Luck yang saat ini sedang berdiri tepat didekatnya. Queen heran melihat Luck yang ada di London juga sebaliknya Luck juga heran mengapa Queen di London lalu dimana Nick. Luck tidak melihat keberadaan suami Queen tersebut.


"Haii Luck, kamu disini? "


"Yah, aku baru sampai kemarin, hmm... dimana suamimu?" Luck bertanya sambil melihat kiri kanan.


"Aku bersama Laila, kenalkan ini sepupuku. "


"Oh ya kenalkan aku luck temannya Queen."


"Lebih tepatnya rekan bisnis." Luck berusaha meralat kata-katanya.


"Jadi suamimu tidak ikut? "


"Tidak, aku sendiri kemari, aku ada urusan bisnis " Queen berusaha menutupi masalahnya. Namun Luck merasa ada sesuatu yang aneh dengan hubungan Queen, namun ditepisnya yang penting saat ini gadis yang dirindukannya ada di depan mata, dia ingin membuat momen bahagia bersama Queen saat ini. Luck bergabung dengan Queen juga Laila mereka berjalan bersama disepanjang jembatan sementara Luck mengambil banyak foto Queen juga foto bersama, penuh kebahagiaan hari ini untuk Luck, sementara Queen mencoba menikmati kebersamaan mereka hari ini.


"Queen bolekah aku main ke mansionmu jika aku belum pulang ke Jakarta.? '


"Sure, why not. " Queen tersenyum manis.


"Eheem... sepertinya aku diabaikan sejak tadi. " Laila protes karena sejak tadi Queen dan Luck asyik ngobrol bersama.


"Hey Laila jangan ngambek, aku juga ingin menemuimu jika aku ke mansion kalian. "


Laila pun tersenyum senang.


"Asyik aku punya tamu orang indonesia akhirnya. "

__ADS_1


"Emang kamu gak punya teman Indonesia?"


"Punya, tapi tak ada yang setampan kak Lucky "


Queen langaung mengacak rambut Laila.


"Dasar... "


"Apa aku salah sis?, kan kak Lucky ini tampan siap coba yang gak mau sama dia?"


"Ada satu orang. " Jawab Luck sekenanya.


"ah bodoh sekali cewek itu kalo gak mau sama kak Lucky. "


Luck pun tertawa keras membuat Queen cemberut.


"Kenapa sis Queen? jangan bilang kalau cewek itu sister ku ini? "


"What??? hahhaha.... dasar bodoh. " Laila memukul bahu Queen.


"Apaan sih..." Queen lalu bangkit dari kursi taman itu berlalu meninggalkan mereka berdua.


"Queen... wait " Luck menyusul Queen diikuti Laila.


******


Hari ini di belahan benua yang jauh disana, di Indonesia Jakarta. Pramuji sudah membuat jadwal untuk bertemu dengan Nicholas Andersen. Rencanaya mereka akan bertemu di apartemen Nick dengan alasan Nick lagi gak ingin keluar. Sesuai keinginan Nick Ziddan pun tak mendampinginya hanya mereka berdua karena itu lebih baik menurut Ziddan.

__ADS_1


Pramuju masuk ke apartemen Nick, dia mendapati keadaan apartemen yang sedikit berantakan, diujung ruangan tampak sosok Nick yang sedang menuang minuman ke dalam gelas.


"Silahkan uncle, duduklah." Sapa nik ramah.


"Hai Nick apa kabarmu? " Pramuji berbasa-basi.


"Dengan segala kejadian ini anda bisa melihat bahwa aku tidak sedang baik-baik saja bukan? "


Pramuji duduk di depan Nick sambil mengambil minuman soft drink yang dituang oleh Nick.


"Maaf aku tahu anda tidak suka alkohol."


"Tapi aku juga merasa kamu tidak suka alkohol bahkan tidak pernah menyentuhnya tapi apa ini? "


Nick meraih botol minuman beralkohol yang sejak tadi diminumnya namun ditepiskan oleh Pramuji.


"Dengar boy, jika kau seperti ini malah akan memperburuk situasi, cobalah berpikir realistis, mari kita bicara."


"Apa yang harus aku bicarakan uncle, walau bukan aku yang langsung membunuh orang tua Queen tapi itu atas suruhanku..... hah!!! "


Nick membanting gelas yang ada di meja. Pramuji hanya diam mencoba memberi ruang untuk Nick.


"Bisakah kita mulai cerita dari awal kejadian itu karena saat itu aku ada disana dan aku akan meluruskan akar dari permasalahan ini."


*******


...Terimakasih atas dukungannya ya guys...

__ADS_1


...Happy selalu...


...Love you alot πŸ˜πŸ™...


__ADS_2