
Dikamar hotel XXX Albert beserta Viona masih duduk di sofa bersama pria misterius yang mengundang mereka.
"Aku ingin kesepakatan." Tiba-tiba pria misterius itu memulai percakapan.
"Tidak bisakah kami mengetahui siapa dirimu tuan?" Tanya Albert sopan.
"Aku tidak suka formalitas tapi baiklah." Pria misterius yang tak lain adalah Robert Alfiro mantan asisten Pramuji mengenalkan dirinya.
"Well, Tuan Albert Elgar, Nona Viona perkenalkan aku Robert Alfiro, orang-orang biasa memanggilku Robert, so kalian juga bole memanggilku Robert. Tujuan kita sama tapi beda. Sama karena kita sama-sama mengincar orang yamg sama, bedanya aku tidak sebodoh kalian."
"What? Albert memasang wajah kesal.
"Aku tahu segalanya jadi jangan dimasukan ke hati. Lagi pula itu faktanya."
Robert menaikan sebelah alisnya, lalu melemparkan satu map berisi file.
"Bacalah, itu kesepakatannya."
Albert mengambil berkas itu lalu membukanya. Membaca setiap file lalu meletakan kembali ke atas meja.
"Sepertinya kau ingin merampokku hah? " Ucap Albert datar.
"Itu kesepakatan yang adil. Saat ini yang diperlukan adalah kehati-hatian. Nick ada di London, walaupun dikelilingi orang-orang kuat juga setia dia pasti ada kelemahan, kelemahannya sudah pasti adalah ibu juga isterinya sedangkan kelemahan isterinya adalah unclenya Pramuji. Hal ini tidak perlu kau pikirkan, aku akan menyerahkan Pramuji padamu kurang dari dua hari terhitung malam ini.' Robert senyum smirk.
__ADS_1
"Tapi dengan menyerahkan 70% Usahaku di London itu namanya perampokan tuan Robert yang terhormat."
"Semua terserah padamu, aku hanya ingin membantumu. Yang bisa menolong kalian saat ini hanya aku. Terlalu banyak berfikir bisa-bisa kau kehilangan nyawamu besok pagi." Ucap Robert dengan penuh penekanan.
"Waktuku tidak banyak.... " Tiba-tiba pintu diketuk dari luar, tampak dari layar seorang room boy masuk membawa makanan dan minuman. Anak buah Robert membuka pintu.
"Maaf kami tidak memesannya. "
"Ini pelayanan kamar tuan. "
Robert yang sedang fokus pada Albert, Viona tak merasa curiga, lalu memberi kode pada anak buahnya untuk menerima makanan serta minuman yang dibawa room boy itu.
"Baiklah letakan dimeja. "
"Baiklah tuan permisi, jika ada yang anda perlukan, anda bisa menghubungi kami. Selamat malam tuan, semoga malam anda menyenangkan. " Room boy itu keluar sambil tersenyum.
Anak buah Robert menutup kembali pintu kamar, Robertpun melanjukan negosiasinya.
"Waktumu tinggal 10 menit lagi, aku tak suka membuang waktu. "
"Hmm.... baiklah, aku setuju. "
"Ok, Deal! " Robert menyalami Robert, lalu mempersilahkan mereka keluar.
__ADS_1
"Aku rasa kalian tahu jalan keluar, aku mau istirahat. Oh iya, berkas itu jangan lupa."
Albert mengambil berkas kesepakatan mereka dimeja yang hampir dia tinggalkan lalu berjalan keluar kamar menuju hotel mereka.
****
"Tuan, apakah kau yakin bisa menangkap Pramuji? dia itu sangat licin, dia tidak mudah ditaklukan. " Ucap anak buahnya.
"Aku tau tapi aku belajar banyak dari mantan bos ku ini, bahkan dia mengajariku banyak hal."
" Tapi tuan, kita tidak tahu dimana dia saat ini. "
"Tidak perlu repot, dia akan menemui kita secepatnya." Robert masuk ke dalam kamar mandi, saat ini dia ingin berendam dalam bak dengan air hangat untuk merilekskan tubuhnya yang lelah setelah melakukan perjalan cukup panjang hari ini.
*****
...Selamat Pagi, Selamat beraktifitas...
...Mohon dukungannya ya guys...
...Like, Comment dan Vote nya ππ...
Salam sayang buat kalian semua πππ
__ADS_1