Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 58 Pertemuan Raja Dan Ratu Mafia


__ADS_3

Nick masih di ruang kerjanya bersama Rey, dia membuka album foto pernikahan mereka, karena banyaknya masalah yang terjadi Nick baru ini melihat foto-foto dirinya bersama sang isteri.





Tanpa disadarinya air mata jatuh dari sudut mata Nick yang memandang sayu foto-foto kebersamaan mereka. Melihat itu Rey langsung menghampiri tuannya.


"Tuan apakah anda baik-baik saja? "


"Aku sangat sedih dengan semua ini Rey, akankah isteriku mau memaafkanku, menerimaku? ataukah dia akan meninggalkanku? aku gak bisa hidup tanpanya Rey, aku sangat mencintainya."


"Tuan semangatlah, aku yakin nyonya akan menerima anda. " Rey tersenyum menyemangati Nick.


"Kau siapkan mobil sekarang, kita berangkat ke mansion Queen, aku sudah sangat merindukannya. "


"Maaf tuan apakah anda sudah baikan? apa tidak perlu istirahat lagi? "


"Sudahlah, aku baik-baik saja."


Nick lalu bangkit merapikan kemejanya, sedangakan Rey sudah keluar duluan menyiapkan mobil.

__ADS_1


******


Queen duduk santai berjemur di taman belakang mansionnya, wajahnya begitu murung terlihat garis kesedihan disana. Duduk menyendiri seakan menjadi terapi baginya untuk menghilangkan kesedihan. Queen menatap di layar handphonenya foto pernikahan serta kebersamaannya dengan Nick, seseorang yang sangat dia cintai.






Queen mengelus perutnya lalu tersenyum, sambil menghapus air matanya. Queen meletakan handphonenya di meja, meminum susu yang sejak tadi belum disentuh sama sekali.


Queen meletakan gelas susu yang baru saja diminumnya, membalikan badan ke arah suara yang sangat dia kenal, suara seseorang yang sangat dirindukan siang malam, suara yang sangat ingin ia dengar namun karena keegoisannya dia membuang rasa itu namun kini suaranya serasa begitu dekat. Bagai mimpi disiang hari alangkah terkejutnya Queen melihat suara itu nyata, ya Nick sang Algadra, Raja Mafia yang memiliki andil membunuh orang tuanya bahkan nyaris membunuhnya sekaligus suami yang sangat dicintai seumur hidupnya bahkan kini adalah ayah dari calon anak yang ia kandung hadir di hadapannya dengan wajah yang memendam kerinduan, mata yang sendu penuh duka.


"Kau.... ngapain disini.?!" Queen menghardik Nick kasar. Lalu menyerang Nick membabi buta, memukul, menendang namun Nick hanya menghindar walau sesekali membiarkan pukulan demi pukulan mendarat ditubuhnya. Nick menerima semuanya. Nick masih tersenyum.


"Balaslah aku Algadra, bukankah kau juga ingin membunuhku hah? hadapi aku, lawanlah aku."


Queen terus menyerang Nick, namun Nick tidak membalas sama sekali. Hingga Florence datang menghentikan Queen.


"Darling, please stop it, please.! "

__ADS_1


"Aunty...!!! mengapa dia ada disini? mengapa kalian mengijinkannya masuk?


Dengan wajah penuh amarah Queen mengulang ucapannya.


"Darling, anakku sayang, aunty ingin kalian menyelesaikan masalah kalian please jangan marah, kasihanilah anakmu please darling, aunty tahu kau kecewa tapi aunty juga tahu kau masih dan akan selalu mencintai suamimu."


Florence memeluk Queen yang sudah mulai meneteskan air matanya. Nick hanya diam dengan air mata yang mulai menetes melihat Queen.


"Kalian harus bicara oke." Florence mendudukan Queen dikursi taman lalu meninggalkan mereka berdua. Nick mendekati Queen berlutut di hadapan Queen yang duduk di kursi taman, air mata jatuh membasahi tangan Queen.


"Honey, please I'm so sorry. Its my guilty but its by mistake please forgive me, please. Please believe me I dont know what I do."


Nick menceritakan segalanya mengenai kejadian 13 tahun lalu, peristiwa kecelakaan yang menewaskan kedua orang tua Queen.


******


...Thanks guys πŸ˜πŸ™...


...Mohon terus mendukung karya aku ya...


...Terimakasih atas dukungannya...


...Like, Comment and Vote Jangan Lupa...

__ADS_1


...πŸ™πŸ™πŸ™...


__ADS_2