Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 55 Terbang ke London


__ADS_3

Pramuji memainkan handphonenya tanpa memperdulikan ibu dan anak yang sedang berpelukan sementara Ziddan menyetir dengan fokus. Tiba-tiba masuk pesan dari Florence, Pramuji membuka pesannya lalu menghela napas panjang. Wajahnya nya yang dingin semakin keliatan dingin sambil memijat keningnya yang tak sakit.


"Ada apa uncle? " sepertinya uncle menerima pesan yang sangat penting."


"Sebaiknya kau berangkat ke London sekarang, urusan di sini biar uncle handle."


"Ada apa uncle? bukankah uncle melarangku menemui Queen, membiarkan dia tenang disana sampai beberapa waktu? " Dengan wajah heran Nick bertanya.


"Ah... ini beda boy, kau harus menyelesaikan masalahmu disana, bujuklah Queen dan ceritakan semua dengan jelas padanya, bahwa walau kau memiliki andil dalam terbunuhnya orang tuanya namun itu bukan sepenuhnya salahmu karena kau sedang diperalat orang saat itu, usia yang muda dan baru kehilangan ayah akan mempersempit akal sehatmu. Katakanlah apa adanya. Berat memang tapi saat ini aku rasa kau harus kesana."


Pramuji menghela nafas panjang.


"Queen hamil."


"What? uncle its true? Dengan wajah yang beseri-seri Nick bertanya lalu memeluk Rianti dengan hangat.


"Mom, Isteriku hamil. anakku ada disana mom, aku sangat bahagia. "


"Tapi ini akan sangat berat Nick, Queen gadis keras kepala dan sangat arrogant, dia tak akan mudah menerimamu. "

__ADS_1


Pramuji merasa putus asa. Rianti yang melihat wajah Pramuji yang begitu berduka langsung menimpali ucapan Pramuji.


"Tuan, jangan berduka ini kabar bahagia tak seharusnya kau seperti ini. "


"Aku tahu anakku nyonya, tak akan semudah itu dia bisa memaafkan Nick. "


Akhirnya mereka sampai di apartemen Nick, Ziddan memerintahkan anak buahnya untuk mengantar Rianti ke dalam.


"Mommy tinggal disini sementara waktu, aku akan menyelesaikan masalahku dengan Queen juga calon anak ku. aku berjanji akan membawa pulang isteri dan anakku. Anak buahku akan menjaga mommy juga ada asistenku Ziddan. "


Rianti memeluk Nick erat lalu pergi masuk bersama anak buahnya ke dalam apartemen yang sudah ada asisten buat Rianti.


"Ziddan kau siapkan keberangkatan ku ke London saat ini juga, aku gak mau menundanya. Uncle aku titip mommy padamu, aku yakin kau akan menyelesaikan permasalahan ini. "


Nick pergi bersama Ziddan ke bandara, sedangkan Pramuji masuk ke dalam mobilnya untuk kembali ke mansion, sepertinya dia perlu istirahat. Sambil mengendorkan ikatan dasinya, Pramuji menyandarkan tubuhnya di jok yang sudah disetel untuk rebahan. Pramuji memejamkan matanya sementara mobil terus melaju dengan kecepatan sedang yang dikendarai sang asisten pribadinya yang bisa merangkap jadi apa saja.


*******


Nick tiba di bandara, sang asisten telah menyiapkan segala keperluan bos yamg juga sahabat nya.

__ADS_1


"Aku berangkat, handle semua urusan kerjaan khususnya masalah Robert, bantu ancle, kerahkan semua anggota kita jika diperlukan."


"Baiklah Nick, fokuslah dengan urusanmu disana, berjuanglah! nona muda itu sangat tangguh ku harap kau tidak menyerangnya." Sambil terkekeh geli.


"Kau...! Nick meninju dada Ziddan sedikit kuat.


"Mengapa kau suka sekali menyiksaku huh..! aku hanya mengingatkanmu seharusnya berterimakasih. "


"Sudahlah, aku malas berdebat. Segera hubungi anak buah kita di London, aku ingin mereka menyiapkan mansionku disana, sudah lama aku tak pulang rasanya rindu ingin ke makam daddy. "


"Sudah bos, aku sudah menghubungi mereka semua, semangat bos!"


Nick hanya tersenyum, lalu masuk ke dalam pesawat jet pribadinya dan segera take off ke London.


"Queen I'm coming honey... " Batin Nick, menatap luar jendela pesawat.


*******


...Mohon dukungannya ya guys...

__ADS_1


...Jangan lupa Like, Comment dan Vote...


...Love you alot πŸ˜πŸ™...


__ADS_2