
Viona tiba di apartemen Luck, namun saat hendak masuk ternyata sandi pintunya sudah berubah. Viona sudah sangat akrab dengan Luck sejak menjadi partner bisnis nya, tidak ada rahasia diantara mereka. Viona pun sesuka hati masuk apartemen Luck. Namun saat ini Viona sangat kecewa bahkan Luck tidak juga membuka pintunya saat di Hubungi lewat handphone nya. Luck menerima panggilan Viona tapi membiarkannya di luar. Karena kesal Viona memutuskan untuk segera pulang.
****
Nick dan Queen sampai di apartemen mewah milik Nick, sebelumnya Nick mengubah sandi nya, menyuruh Queen untuk memasukan sandi baru. Queen melihat kesekeliling ruangan. Semua tampak rapi dan bersih. Ruang tamu yang sangat luas dengan aneka furniture mewah yang tertata rapi.
"Mari sayang, kita berkeliling." Nick membawa Queen melihat ruang tengah, dapur juga balkon. Akhirnya tiba mereka di kamar Nick, ruangan yang tak kalah luas dilengkapi dengan barang-barang mewah, tertata rapi. Disana terdapat walk in closet juga kamar mandi yang gak kalah luas dari apartemen milik Queen.
" Kalo aku lagi sibuk biasanya aku gak pulang ke mansion, aku lebih sering kemari. "
"Hanya seorang diri atau... " Queen bertanya menyelidik.
"Sayang, aku tidak tertarik dengan lawan jenis sebelumnya sampai aku ketemu dengan mu semua jadi berubah, ada yang bilang cinta pandangan pertama itu ada dan ternyata ada, aku mengalaminya. "
"Aku lelah sayang.. " Queen merebahkan tubunya dikasur, rasanya semua badannya pegal. "
"Kalau kau ingin bermalam disini silahkan sayang, semua yang aku punya adalah milikmu. Tapi mulai besok kita pasti sangat sibuk karena setelah tiga hari kedepan kita akan menikah. "
__ADS_1
"Aku ingin bersih-bersih apakah ada baju yang bisa aku pakai sayang? "
"Disini yang ada hanya baju ku tapi kau bisa memilih yang pas buat mu."
"Baiklah, aku mau mandi dulu."
"Dikamar mandi ada handuk baru kau bisa mengambilnya dari lemari. Aku mau memeriksa pekerjaan ku sebentar. "
Nick berlalu menuju meja kerjanya yang ada di kamar itu lalu mulai menyalakan laptopnya mulai menyibukan diri dengan beberapa file di meja. Karena sibuknya Nick tak menyadari kehadiran Queen yang sudah selesai mandi, berpakaian rapi. Queen memakai celana pendek yang pingganganya karet dan kaus oblong putih yang sedikit kebesaran namun keliatan sangat keren dipakai Queen (Seperti model korea gitu hehe othor sampe pangling).
Nick bangkit meninggalkan pekerjaannya. Dia memegang kedua pundak Queen, lalu menatapnya kiri kanan.
"Mau tidur hmm...? " Nick melepaskan pelukannya. Lalu kembali duduk untuk melanjutkan memeriksa file.
"sebentar lagi, apa yang sedang kau kerjakan? "
"Aku hanya memeriksa beberapa file yang mau aku tanda tangani, besok Ziddan akan mengambilnya untuk di proses. "
__ADS_1
"Apakah kamu tidak ambil cuti beberapa hari? "
"hmm... yah sure, makanya aku harus menyiapkan semua ini malam ini. Sini sayang duduklah "
Nick menarik Queen untuk duduk dipaha sebelah kirinya. Sementara tangan kanannya menandatangani beberapa file.
"Apakah begini tidak mengganggu mu? "
"Tidak sama sekali. Malah aku semakin cepat menyelesaikannya, lihatlah. "
Nick selesai dengan berkas ditangan kanannya. Lalu membawa Queen ke dalam pangkuannya dan mengecup keningnya lembut. Nick berusaha untuk menahan gejolak dihatinya yang meminta lebih. Queen menyadari hal itu lalu perlahan mulai bangkit dari pangkuan Nick namun Nick menahannya. Queen hanya bisa mengikuti kemauan Nick.
"Duduklah sebentar lagi, biarkan seperti ini dulu." Nick menatap mata Queen, dia melihat ada banyak cinta untuknya tapi masih disimpan dengan rapi disana, entahlah mengapa Queen tidak menampakan 100% rasa cintanya pada Nick, namun Nick yakin dia akan berhasil membuat Queen menunjukan rasa cinta itu padanya.
*******
...Terimakasih atas dukungannya...
__ADS_1
...Luv You All πππ...