
Seharian berdua saja menghabiskan waktu di Hyde Park, mereka berjalan disepanjang taman indah itu yang dipenuhi pohon-pohon rimbun sambil bercerita dan sesekali Queen tertawa kecil mendengar cerita lucu dari Luck. Luck sangat bahagia melihat senyum Queen karena kebahagiaan Queen adalah kebahagiaannya namun tiba-tiba kepala Queen pusing, dia merasa lemas dan tak kuat menahan tubuhnya, Queen terjatuh namun dengan sigap Luck menangkap tubuh Queen lalu membopongnya dengan khawatir.
"Queen, kamu kenapa Queen sadarlah... "
Luck semakin khawatir, lalu membawa Queen ke dalam mobil menuju RS terdekat. Luck tak henti-hentinya berdoa disepanjang jalan sambil memegangi tangan Queen dengan sebelah tangannya.
"Bertahanlah Queen, bertahanlah kita hampir sampai. "
Queen mulai bergerak antara sadar dan tidak, dia keliatan pucat. Luck akhirnya tiba di RS, memarkirkan mobil langsung membawa Queen ke dalam gendongannya ala bridal style ke UGD.
"Docter please help, please help ...."
Suara Luck tertekan sedikit parau, mata yang sendu penuh kekhawatiran, tanpa dia sadari air matanya jatuh. Queen langsung ditangani perawat juga Dokter kaga di UGD. Dokter disana mencoba menenangkan Luck sambil tersenyum.
"Calm. down. sir, kami akan memeriksanya. tunggulah di luar. "
Dokter berusaha menenangkan Luck.
"Tolong dia please."
__ADS_1
Luck memohon dengan mata yang berkaca-kaca. Dokter itu hanya tersenyum, Luck pun menunggu di luar dengan khawatir. Tak lama pintu UGD terbuka, Dokter yang bicara denganya leluar sambil tersenyum.
"Tuan, isteri anda baik-baik saja. Jangan khawatir. Anda bisa menemuinya. Silahkan masuk. "
Mendengar kalimat isteri, Luck tidak meralatnya, Luck mencoba tersenyum, lalu Dokter mempersilahkan Luck masuk. Dii ruangan itu dia melihat Queen sudah sadar sepenuhnya sedang berbaring di banker.
"Oh Queen kau baik-baik kan? aku sangat khawatir tau. "
"Queen tersenyum, terimakasih Luck aku baik-baik saja tadi tiba-tiba kepalaku pusing dan sedikit mual. "
Perlahan Queen bangkit dari tidurnya.
"Hey pelan-pelan, apa kamu sudah enakan? "
Dokter yang menangani Queen pun kembali menyapa mereka.
"Selamat tuan dan nyonya. Nyonya positif hamil, usia kandungan menurut perkiraan saya 2 minggu, ini hal biasa. Apakah anda tidak menyadarinya nyonya? "
Dokter tersenyum kepada Luck dan Queen. tentu saja itu membuat Queen sangat terkejut lalu menggelengkan kepalanya menandakan dia tak menyadarinya.
__ADS_1
"Baiklah tuan saran saya periksakanlah isteri anda ini ke Dr spesialis kandungan yang lebih ahli dibidangnya, nyonya sudah boleh pulang tadi kami sudah menyuntikan vitamin. Sekali lagi selamat. "
Dokter itu lalu pergi meninggalkan mereka berdua yang masih dalam kebingungan. Queen berusaha turun dari banker lalu dengan sigap Luck membantunya.
"Apakah kamu bisa jalan? "
"Tentu saja Luck, terimakasih. "
"Aku harus membawamu ke Spesialis kandungan, sepertinya RS ini cukup lengkap."
Queen hanya mengangguk pelan.
Luck menggandeng tangan Queen, lalu pergi ke bagian Spesialis Kandungan., untuk memeriksa kondisi kehamilan Queen. Walau sedikit risih bersama Luck tapi Queen berusaha bersikap biasa saja, karena dia juga ingin mengetahui tentang kehamilan ini.
Luck mendaftarkan nama Queen disana dan mengeluarkan identitasnya, juga menyerahkan indentitas Queen. Mereka menunggu antrian walau hanya dua orang saja saat ini tapi bagi Queen terasa lama sekali membuat Queen merasa lelah, Luck meraih tangan Queen menggenggam jemarinya memberikan dukungan moril padanya.
******
...Alhdulillah uda sejauh ini episodenya...
__ADS_1
...Terimakasih atas dukungannya...
...Love you alot ππ...