
Sepasang suami isteri itu sudah tiba di RS beserta Ziddan juga Rey. Mereka sampai di pintu ruangan. Tampak Alex duduk di kursi tunggu bersama 3 orang anak buahnya sedang minum soft drink sambil menikmati camilan. Begitu melihat Nick beserta Queen mereka semua berdiri memberi hormat.
"Selamat datang nona Queen, tuan nick." Sapa mereka hampir bersamaan.
"Hmm... iya." Jawab Queen datar lalu masuk ke dalam ruangan bersama suaminya. Sedangkan Rey menunggu diluar bergabung dengan Alex, kalau Ziddan tak usah ditanya lagi, ya sudah pastilah masuk duluan ke dalam ruangan itu.
"Hai mommy, Nick memeluk Rianti hangat.Mengapa belum tidur, mom seharusnya istirahat." Tegur Nick sopan.
"Mommy menunggu mu son."
Pramuji yang melihat Queen langsung memeluknya erat penuh kerinduan.
"Oh darling, nona mudaku. Uncle merindukanmu." Pramuji mencium pucuk kepala anak kesayangannya dengan penuh cinta.
"Hey tuan, aku juga ingin memeluknya." Protes Rianti cemburu. Queenpun tertawa kecil sementara Pramuji enggan melepas pelukannya.
"Nyonya aku ini ayahnya aku masih sangat rindu, kau kan sudah ada Nick." Pramuji menggoda Rianti.
"Uncle...." Queen mencubit perut uncle kesayangannya itu.
"Aw... sakit tau, ini perut bukan karet." Pramuji melepas pelukannya. Queen segera menghampiri Roanti.
"Mom, how are you." Sambil memeluk tubuh Rianti yang duduk di bed.
"Mommy baik, bagaimana calon cucu mommy disini.? " Rianti mengusap perut Queen. "Kamu baik-baikan? dijalan cukup lama kau seharusnya istirahat. Ucap Rianti penuh kasih.
__ADS_1
"Iya mom aku baik hanya sedikit lelah, nanti aku akan pulang dengan Uncle, Nick akan bersama mommy."
"Ah tidak usah, Nick kau pulang bersama Queen.. .. " belum sempat Rianti melanjutkan ucapannya Ziddan langsung nyambar.
"Dan uncle Pramuji bersama mom berduan hahhaha bukan begitu mom...? "
"Ziddan...!!" Sergah ke empat orang itu bersamaan.
"Kau benar-benar ya jadi anak." Ucap Nick gregetan. "Tapi cocok sih mom. Hehe. "
"Nah itu Nick uda setuju haha." Ziddan semakin semangat mendapatkan dukungan. Tanpa ekspresi Pramuji lalu berjalan ke arah pintu sambil memijit kepalanya yang benaran pusing.
"Maaf nyonya saya pulang duluan, kepalaku sedikiti pusing." Mata elangnya menatap tajam Ziddan. Sementara Quen hanya senyum melihat tingkah keluarganya.
"Ah kalian ini, Nick kau pulanglah bersama Queen, biar mom bersama Ziddan."
"Kasian Queen, dia sedang hamil, lagi pula baru menempuh perjalanan panjang."
"Yah pulanglah biar aku disini." Ucap ziddan tetap fokus melihat layar handphone nya.
Nick memeluk Rianti bersamaan dengan Queen, mereka keluar menyusul Pramuji.
"Kalian pulang ke mansion?" Tanya Pramuji kepada pasangan suami isteri yang bucin abis.
"No uncle, kami ke apartemen Nick. Uncle tidak keberatan bukan? " Tanya Queen lembut.
__ADS_1
"Tidak apa sayang, pergilah. Istirahat yang cukup. "
"Baik uncle." Queen memeluk hangat Pramuji.
"Rey ini kunci mobil, antar kami ke apartemenku." Nick melempar kunci mobilnya yang diambil dari Ziddan dengan sigap Rey menangkapnya.
Mereka pergi meninggalkan Pramuji.
"Lex kau ikut aku, kalian tetap berjaga disini, terus siaga jangan lengah.
"Siap bos." Sahut mereka serentak. Pramuji berlalu bersama Alex, sementara anak buah yang lain tetap tinggal untuk menjaga Rianti.
****
"Mom istirahatlah ini sudah malam." Ziddan membenahi selimut Rianti.
"Baiklah, kau juga tidurlah."
"Baik mom." Ucap Ziddan segera menuju sofa. Tapi bukanya tidur tapi malah mengechat seseorang. Ada yang aneh dengan Ziddan seharian iniπ.
****
...Happy Weekend guys...
...Terimakasih buat kalian semua...
__ADS_1
...Love you so much ππ...