
Akhirnya Pesawat Queen terbang tinggi ke angkasa menembus awan, meninggalkan Nick yang memandang pesawat itu hingga akhirnya tak lagi nampak di mata. Nick keluar dari bandara diikuti Ziddan, Nick masuk ke dalam mobil dengan diam sedangkan Ziddan menyetir tanpa bersuara seperti biasanya. Ziddan paham betul sahabatnya ini sangat membutuhkan waktu untuk menyendiri.
"Ziddan turunkan aku disini. " Tiba-tiba Nick memerintahkan Ziddan untuk menurunkannya di Areal Apartemennya.
"Tapi Nick lebih baik kamu ke mansion, kasian mommy Rianty, pasti dia kebingungan sekarang. "
"Kau jelaskan aja ke mommy tentang semua yang terjadi, biarkan aku disini sampai beberapa hari saja, jangan khawatir jika perlu sesuatu aku pasti menghubungimu."
"Baiklah, jaga dirimu. " Ziddan menghentikan mobilnya lalu Nick keluar dari mobil menuju apartemennya. Ziddan melajukan mobil menuju base camp untuk meeting dengan petinggi mafia dari kelompok mereka. Karena sejak kejadian ini banyak hal yang tertunda dan banyak hal yang harus diselesaikan.
******
__ADS_1
Sementara Lucky Wijaya yang sudah mulai move on saat ini sedang berada di bandara bersiap menuju pesawat jet pribadinya untuk bertolak ke London, sejak pernikahan Queen, Luck merasa hidupnya hampa kosong tak ada gairah walaupun dia tau Viona sangat mencintainya namun rasa cintanya pada Queen begitu besar hingga tak bisa semudah itu tergantikan. Luck kini sudah berada di dalam pesawat dan sesaat lagi pesawat akan take off menuju London. Luck membuka selembar foto dari dalam saku jasnya, dan berbicara dengan foto itu.
"Aku tau kau kini telah menikah namun cinta ku ini tak akan pernah berubah sampai kapanpun, karena bagiku hidup hanya sekali, mati sekali dan mencintai sekali. "
Luck kembali memasukan foto itu kedalam saku jasnya yang tak lain adalah foto Queen yang sangat dia damba. Luck memejamkan matanya untuk mencoba merilexkan pikiran dan tubuhnya karena perjalanan yang dia tempuh ini sangat panjang.
*******
Akhir nya pesawat Queen mendarat dengan selamat di London, Queen beserta Pengawalnya segera keluar bandara dan disana sudah menunggu mobil yang menjemput mereka, tampak seorang wanita dewasa tersenyum manis pada Queen.
"Hallo aunty Florence, how are you? " Queenpun membalas pelukannya.
__ADS_1
"Mari masuk ke mobil nanti kita akan cerita banyak hal. " Florence mempersilahkan Queen masuk ke dalam mobil disusul dirinya duduk disamping Queen.
Mobil merekapun perlahan mulai melaju dengan kecepatan sedang, diikuti dengan 3 mobil lainnya yang berisi para pengawal yang sudah ditugaskan Pramuji sebelumnya.
******
Luck akhirnya keluar dari bandara setelah pesawatnya landing, lalu berjalan menuju mobil yang sudah menunggunya sejak tadi. Luck masuk ke dalam mobil lalu menyuruh supir untuk jalan menuju kediamannya. Luck seorang pengusaha tambang emas yang sukses se asia bahkan ke eropa, tentu saja banyak terikat kontrak kerja dengan berbagai perusahaan di beberapa negara seperti saat ini Luck ke London untuk urusan kerjaan juga ingin berlibur karena hatinya yang sulit dikendalilan rasanya dia butuh liburan namun tak ingin mengabaikan pekerjaannya. Karena usaha yang dirintisnya adalah hasil dari warisan orang tuanya dan dia tak ingin mengecewakan orang tuanya yang sudah pergi meninggalkannya sejak sepuluh tahun lalu. Akhirnya Luck sampai di apartemennya, dia membuka pintu dengan menekan beberapa angka lalu pintu terbuka. Luck masuk ke dalam apartemennya terlihat perabotan lengkap sudah tertata rapi karena sebelumnya asistennya sudah membersihkannya.
*******
... Walau hujan tetap semangat update pagi-pagi ππ...
__ADS_1
...Mohon dukungannya ya semuanya...
... Love you so much ππ...