
Pramuji dan Nick sudah berada di pelabuhan tua, Nick sudah memakai topengnya juga Ziddan .
***
(Walau pake topeng doi masih keliatan tamvan koq π topengnya kan wajah Tom Cruise π
Nick : "yang bener aja kau thor.... secara aku ini raja mafia, masak iya topengnya wajah ucul si Tom Cruise? π€)
Author : πππ
*****
Mereka semua masih di dalam mobil termasuk semua anggota yang mereka bawa, walau hanya beranggotakan sepuluh orang saja namun mereka sangat terlatih.
"Uncle apakah kita langsung masuk atau menunggu dulu? "
"Tunggulah, aku akan menyuruh dua orang anggota kita untuk menyusup."
Pramuji memberi kode dengan handy talky kepada anggotanya yang berada di dalam mobil yang lain. Tak lama dua orang itu turun perlahan menyusuri kontainer-kontainer disekitar gudang, hingga sampailah mereka di depan pintu gudang lalu mengintip dengan hati-hati dari lubang kecil yang ada dipintu tua itu.
"Tuan, di dalam hanya ada viona dan Albert, serta beberapa anggota mereka dan sepertinya mereka sedang membicarakan sesuatu. "
Pramuji pun memerintahkan untuk menyadap pembicaraan mereka dengan alat yang sudah dipersiapkan. Dengan gerakan cepat mereka berhasil menyadap lalu menyambungkan ke Pramuji.
"Apa yang sudah kau lakukan? Viona kau sangat bodoh! "
"Maafkan aku Albert, sungguh aku menyesal aku hanya ingin mempercepat ini semua. "
__ADS_1
"Kau malah membuat ini semakin rumit. "
Albert melemparkan botol minuman yang dia teguk sebelumnya.
"Kau bukannya membuat Algadra sukarela bekerjasama dengan kita malah kau membuatnya akan membunuhmu. "
Pramuji, Nick dan juga Ziddan mendengarkan pembicaraan Viona dan Albert di gudang itu, lalu memerintahkan anak buahnya untuk kembali masuk ke dalam mobil.
"Lihat bos, Ada mobil lain masuk. "
Sebuah mobil Jeep berhenti di depan pintu gudang, lalu dua orang turun dari mobil dengan membawa Rianti yang kedua tangannya diikat serta matanya ditutup masuk ke gudang.
"Mommy.... " Beraninya mereka . ..!" Nick menggeram.
"Tenanglah, kita lihat dulu apa yang akan mereka lakukan ." Pramuji sepertinya tak mau bertindak gegabah.
"Siapa kalian? Kalian akan menyesali apa yang sudah kalian lakukan. "
Albert menghampiri Rianti dan berbicara dengan sopan.
"Nyonya maafkan kami, ini hanya kesalah pahaman dan aku secara pribadi meminta maaf padamu, maafkanlah kami. "
Rianti tak menjawab. Lalu Albert bertanya dengan dingin kepada anak buahnya.
"Apakah kalian memperlakukannya dengan baik, hah!!!?
Albert duduk di depan rianti sambil berbicara dengan sangan lembut dan sopan.
__ADS_1
"Nyonya, temanku ini sudah salah dalam bertindak, kami memang jahat tapi kali ini kami hanya ingin membujuk anakmu untuk bekerjasama dengan kami, namun caranya jadi seperti ini karena kesalahan temanku ini. Jadi maafkanlah kami."
Albert lalu memberikan sebotol air mineral kepada Rianti.
"Nyonya, minumlah. "
Rianti hanya diam menatap botol minuman yang diberikan oleh Albert ."
"Nyonya ini air biasa, aku tidak mungkin meracuni mu jadi minlah, aku yakin nyonya pasti haus. "
Perlahan Rianti memgambil botol air mineral dari tangan Albert, membuka tutup botolnya dan meneguk air di dalamnya.
"Sekali lagi aku minta maaf, nyonya."
Didalam mobil Nick sudah sangat emosi ingin masuk ke gudang untuk menghancurkan mereka semua. Namun Pramuji berusaha untuk tetap tenang.
"Kau seperti ayahmu Nick, aku semakin yakin bahwa kau ini anak nya. "
Pramuji tersenyum tipis sementara Nick menekuk wajahnya.
*****
...Terimakasih atas dukungannya ya ...
...Mohon selalu tinggalkan jejak Like, Comment dan vote nya...
... Love you alot ππ...
__ADS_1