Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 21 Bertemu Mommy Rianti


__ADS_3

Nick dan Queen sudah tiba di mansionnya Nick Mereka disambut oleh para maid karena sebelumnya Nick sudah mengabari mommy nya. Tentu saja mansion jadi heboh karena Rianti yang akan kedatangan calon menantunya. Banyak makanan yang dimasak. Ruangan yang sudah indah pun dihias dengan bunga mawar merah, bunga kesukaan Queen. Nick menceritakan sedikit tentang Queen pada mommy nya.


"Hye mom.... "


" Son, kalian sudah sampai.... wah cantik sekalia calon menantu mommy, hey baju kalian warna nya sama seperti janjian saja,"


Rianti memeluk Queen hangat lalu mempersilahkan duduk di ruang tamu. Lama Queen dan mommy Rianti saling memandang namun tiba-tiba Rianti ingat sesuatu.


"Sepertinya kita sebelum ini pernah bertemu ya Queen? "


Nick langsung menjawab.


"Kan mommy sudah lihat fotonya. "


"No son, beneran kami sudah pernah bertemu, ya kan Queen? "


Queen tersenyum.


"Ya Unty kita pernah bertemu."


*****


Flash Back :


Dua minggu sebelum Queen bertemu untuk meeting dengan Nick.


Queen sedang berada disebuah hotel untuk urusan kerjaan, kebetulan hotel itu melakulan kerjasama dengan QGC. Saat sedang istirahat Queen duduk santai di cafe hotel memesan secangkir teh hijau less sugar. Queen memainkan tabletnya melihat jadwalnya untuk seminggu ke depan. Tiba-tiba ada suara ribut-ribut di luar kafe, di bagian resepsionis. Tampak seeorang wanita paruh baya dilarang masuk oleh petugas hotel. Queen mendekati mereka dengan tanpa ekspresi.


"Maaf ada apa ini? mengapa kalian melarangnya masuk? "


"Oh nona muda, ibu ini memaksa masuk karena ingin bertemu pemilik hotel ini kami sudah mengatakannya bahwa pemilik hotel ini tidak ditempat tapi malah ibu ini marah-marah. "


Wanita paruh baya itu terus menatap Queen begitu dalam dan sangat terpesona dengan penampilan Queen yang elegan.


" Aunty maaf kan saya, ada keperluan apakah dengan pemilik hotel ini? Kebetulan saya ada hubungan kerja sama dengan hotel ini tapi memang benar aunty, pemiliknya tidak ditempat, kami sedang ada pertemuan namun pemilik hotel ini tidak hadir. Percayalah padaku. "

__ADS_1


Queen mencoba menjelaskan dengan lembut kepada wanita itu. Wanita paruh baya itupun terdiam memandang Queen dengan begitu dalam.


"Siapa namamu nona muda? "


"Jangan panggil nona aunty, aku merasa tidak nyaman. Kau seperti ibu bagi ku maka panggil saja namaku, Queen. "


"Seperti ratu sangat cantik bahkan lebih cantik dari ratu." Wanita paruh baya itu tersenyum.


"Sudahlah aunty mari minum bersamaku, kebetulan aku sedang minum di dalam sana." Queen menunjuk ke dalam. cafe.


"Baiklah Queen aku ikut denganmu. "


Mereka berduapun masuk ke cafe Queen memesankan secangkir kopi untuk wanita itu yang tidak lain adalah Rianti Amadya Andersen. Mereka asyik ngobrol hingga Pramuji nyusul ke cafe karena Queen tak menerima panggilannya.


"Nona mari kita pulang. " Pramuji menatap orang yang bersama Queen.


"Oh iya uncle, sorry aunty saya harus pulang sudah sangat lelah seharian diluar. sampe ketemu lagi aunty. "


Rianti tersenyum manis. "Terimakasih untuk kopinya, sampe ketemu lagi Queen."


Flash Back Off


******


Rianti tertawa riang. "Haha senang sekali rasanya kita bisa bertemu kembali namun lebih senangnya lagi ternyata Queen ini sama juga dengan Queen yang di hotelmu itu."


Queen sedikit terkejut. "Maaf, hotel mu? "


"Oh iya sayang, jadi perusahaan mu kerjasama dengan hotel XR itu sebenarnya aku sudah tahu, tapi karena aku ada urusan mendadak jadi tidak bisa bertemu denganmu, sedangkan ibu ku tidak pernah ke hotel itu jadi tak ada yang mengenalnya. Jadi ya begitu, apalagi saat itu mommy tak bawa handphone.... hahaha... "


Mereka anak dan mommy tertawa riang sedang Queen hanya senyum saja melihat mereka.


"Baiklah sayang, mommy tinggal dulu ya, mommy mau nyiapin makan malam kita. Son bawa lah Queen melihat rumah kecil kita, istirahatlah sejenak"


"Ok mom.. "

__ADS_1


"Mommy mu sungguh menyenangkan. "


"Tentu sayang, dia mommy ideal bagi ku, aku sangat menyayanginya."


"Tentu saja Nick, its awesome. "


Nick menggandeng tangan Queen naik ke atas menuju kamarnya.


"Ini kamarmu? "


"Yah, kamu wanita kedua yang masuk ke kamarku ini. "


"Hmm... " Queen berdehem.


"Setelah mommy sayang... "


Nick terkekeh geli melihat perubahan wajah Queen. Nick membuka jasnya juga dasinya, dia begitu gerah karena sudah seharian di luar.


"Sayang duduklah dulu, aku mau bersih-bersih ini sangat gerah. " Nick memegang pakaianmya kearah Queen lalu di balas anggukan olehnya.


"Baiklah, aku mau melihat-lihat kamar mu yang luas ini."


Nick masuk ke kamar mandi, dan memulai ritual mandinya. Tak lama dia keluar hanya dengan mengenakan handuk dililitkan di pinggangnya, dengan dada telanjang dan rambut yang basah. Nick berjalan santai ke walk in closet. Queen tertegun sejenak melihat tampilan Nick yang menurutnya begitu seksi dengan tubuh six pack nya tanpa disadarinya Nick sudah berdiri disampingnya sudah mengenakan kaus ketat putih dan celana pendek. Tampilan casual yang macho.


"Sudah puas memandangku hm...? " Nick memeluk Queen dan mengecup pucuk kepalanya.


"Pergilah bersih-bersih, pakaianmu sudah ada di atas kasur itu. Mommy membelinya dari butik langganannya. Jangan khawatir aku akan keluar kau bebas dikamar ini, karena sebentar lagi kamar ini menjadi milikmu. " Nick mengedipkan sebelah matanya, lalu keluar kamar menuju ruang makan.


******


...Up date subuh-subuh 😁...


...Selamat beraktifitas dan sehat selalu!...


...Luv you all πŸ˜πŸ™πŸ™...

__ADS_1


__ADS_2