
Nick akhirnya sampai di butik langganan mommy Rianti, dia langsung ke ruangan fitting pakaian pengantin buat dirinya sendiri dan Queen tentunya. Begitu Nick masuk ke dalam ruangan fitting alangkah terpananya Nick melihat Queen yang sedang memakai gaun selayar putih lengkap dengan riasannya. Gaun selayar putih yang dihiasi payet berlian disekeliling gaun menampikan kesan mewah yang glamor. Nick sampai tak bekedip memandang Queen yang begitu mempesona, menawan dan sangat elegan.
"Son, jangan termenung aja ayo kamu fitting pakaian sana dan segera kemari mommy mau lihat seberapa pantasnya kau dengan sang ratu ini. " Rianti tersenyum manis menyentuh dagu Queen lembut.
"Ah iya mom, wait.. "
Nick masuk ke ruang ganti untuk mencoba pakaian pengantinnya. Nick memakai kemeja dengan tuxedo hitam dasi kupu-kupu (Hanya model ini aja yang dipakai pengantin pria di belahan dunia manapun jika pengantin wanitanya menggunakan gaun selayar π). Intinya Nick tampil sangat keren, macho dan sangat tampan (maklum blasteran western).
Nick dan Queen berdiri berdampingan mereka berdua keliatan pasangan yag serasi, wajah yang nyaris sempurna sangat pas dipandang mata.
******
Dipertambangan Luck keliatan begitu sibuk dengan pekerjaannya. Hari ini dia bertemu dengan beberapa rekan bisnis dan mengontrol langsung ke tambang. Sebenarnya dia bisa tidak datang tapi dia hanya sekedar ingin melupakan kesedihannya. Haripun semakin sore Luck sudah melewatkan jadwal makan siangnya dan sekarang perutnya seperti memanggil untuk di isi. Luck keluar dari pertambangan karena sudah menyelesaikan semua kerjaannya, dia menuju sebuah resto sederhana namun keliatan sangat nyaman. Luck memesan makanannya, sambil menunggu Luck membuka hanphonenya dan mencari satu nama disana dan mulai menghubunginya, sedikit ragu awalnya namun tetap dia lanjutkan panggilan telepon itu. Sambungan terputus, lalu dia mencoba lagi dan akhirnyanya diterima.
"Hallo tuan Luck." Suara lembut diseberang sana menyahut.
"Hallo, apakah nona muda ini lupa hmm? berusaha untuk tenang dan tersenyum walau tak keliatan. π
__ADS_1
"Oh ya ampun, maaf tuan maaf. Ini jadwal meeting kita dan sudah lewat 2 jam. Aku lupa memberitahukan tuan bahwa aku gak bisa kesana, maaf nanti asisten saya akan menghandle semuanya, tuan sudah di resto AX? " Jawab wanita diseberang sana yang gak lain adalah Queen. Luck begitu bahagia mendengar suaranya, suara gadis yang sukses membuat dia terhibur saat ini.
"Sebenarnya aku masih ingat janjimu untuk mengurusnya langsung jadi sepertinya kau harus menepatinya bukan? "
"Baiklah, tapi bisa dimajukan jamnya? " sekitar dua jam lagi aku kesana. "
Luck tertawa kecil, dia begitu bahagia. Bukan karena lanjutan kerjasamanya yang diperpanjang tapi karena pertemuan dengan Queen semata. Luck berencana mengatakan sejujurnya dengan Queen tentang isi hatinya walau tak ada harapan saat ini namun setidaknya Queen tahu mengenai hatinya.
*******
Ditempat lain, Queen yang selesai menerima panggilan dari Luck mendapat tatapan tajam dari calon suaminya yang saat ini ada di mansionnya selesai fitting baju tadi siang.
"Ok sayang,." Nick memeluk Queen erat sambil mengecup pucuk kepalanya.
"Tapi aku harus ikut, aku gak mau calon isteriku ini lelah, dan harus bawa asistenmu siapa itu namanya, si papan es itu..? " Disambut tertawa oleh Queen.... "Hahaha gak sadar ya? itukan dirimu juga? " Nick gak terima ditertawai lalu dia tiba-tiba melepas pelukannya dan mel***t bibir tipis Queen lumayan lama lalu Queen memukul dada Nick karena kehabisan oksigen. Queen keliatan sangat kesal.
"Itu hukuman mentertawai calon suamimu."
__ADS_1
"Segitunya, aku hanya mengatakan kebenaran." Queen tersenyum manis.
"Baiklah aku akan menghubungi asistenku dikantor dan menyuruhnya segera meluncur ke resto AX." Nick kembali memeluk Queen erat dan merekapun beranjak keluar mansion untuk meeting dengan bos tambang emas itu.
*******
Nick : "Makasih ya thor π"
Othor : "Ini baru pemanasan masih bab 28 π"
Nick :" Maksudmu thor? π‘"
Othor : "**Hahaha π"
*******
...Makasih ya semuanya, upnya segini dulu...
__ADS_1
...Mohon dukungannya, Like dan Komen...
...Luv You ππ**...