Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 37 Bertemu Pramuji


__ADS_3

Queen sedang duduk di sofa kamar hotel sambil menikmati teh hijau kesukaannya pikirannya melayang jauh sehingga tidak sadar bahwa suaminya Nick sudah ada disebelahnya.


"Kamu kenapa? " Tanya Nick lembut sambil memposisikan dirinya duduk disamping isterinya lalu meminum teh hijau Queen.


"Sayang ini punyaku, kalo mau biar aku pesankan untukmu." Sambil berusaha merebut gelas dari tangan Nick tapi gelasnya kosong karena Nick sudah meminum semuanya.


'Aku menyukai semua yang kau suka sayang." Sambil memeluk Queen.


"Sayang kapan kita cek out? sepertinya aku rindu rumah. "


"Kenapa? apa kamu tidak ingin berlama-lama disini bersamaku hmmm...? " Nick melepaskan pelukannya.


"Aku sedang menyiapakan sebuah istana buat mu, buat kita tinggalin bersama anak-anak kita nantinya. Tapi masih ada sedikit yang harus dibenahi, sementara ini kita bisa tiinggal di apartemenku bagaimana? "


"Sesuai keinginanmu suamiku." Queen tersenyum manis memeluk suaminya itu dengan penuh cinta lalu merekapun saling berpelukan erat.


****

__ADS_1


Pramuji sedang memimpin meeting di QGC menyusun anggaran untuk beberapa anak cabang perusahaan di luar negeri. Dia begitu fokus sehingga melewatkan jam makan siang, sementara karyawan perusahaan yang tidak berani mengingatkan bos mereka yang super cool itu hanya bisa meringis mendengar cacing diperut mereka yang sudah sangat berisik meronta-ronta. Hingga akhirnya suara dering ponsel Pramuji bergema di ruangan itu. Pramuji dengan malas menerima panggilan dari asisten pribadinya sekaligus tangan kanannya.


" Ya Lex ada apa? aku sedang sibuk saat ini." Pramuji menaikan alisnya mendengarkan suara diaeberang sana.


" Baiklah aku harap ini berita penting, jangan buang waktuku hanya karena hal yang tak berguna " Pramuji menutup pembicaraannya.


"Baiklah rupanya sudah sangat siang untuk jam lunch hari ini, kita close meeting nya jika selesai makan siang siapkan semua berkas ini letakan di ruanganku biar aku tanda tangani, Max tolong siapkan mobil untuk ku, mobil pribadi ku saja."


Max staf dari difisi lain pun segera keluar memanggil security untuk mengambil mobil diparkiran lalu membawa ke depan lobby gedung QGC.


Pramuji sudah di dalam mobil, kali ini dia lagi-lagi tak memakai supir,. (enak sekali supirnya makan gaji buta saja πŸ˜…).


Pramuji berhenti disebuah meja yang agak menyudut di ruangan itu.


"Silahkan duduk tuan "


"Hmm... ngapain kamu disini? " Pramuji lalu duduk di depannya.

__ADS_1


"Maaf tuan mobil tuan bagaimana? "


"Jangan khawatir mobilku tak akan dikenali oleh siapapun juga karena aku baru saja memakainya sejak dikeluarkan secara limited oleh pabriknya "


"Liat dia sendiri tuan, anda akan mengetahui keberannya. " Alex tersenyum tipis.


Tak lama muncul dua orang yang yang tak asing nagi Pramuji karena duduk mereka di sudut bersebelahan dengan pot bunga besar sehingga sekilas dari arah depan tidak akan melihat jelas orang yang duduk disana


"Viona bersama Albert? bukannya Albert ada di Inggris? dan mengapa mereka disini dan berdua? "


Banyak sekali yang ingin diketahui oleh Pramuji dari informannya ini.


"Tenanglah tuan, liat saja aku sudah masang alat perekam disemua meja disini jadi dimeja manapun mereka duduk kuta tinggal set alatnya dan bisa mendengar pembicaraan mereka dengan jelas."


********


...Mohon maaf lama Up date nya...

__ADS_1


...Banyak kegiatan seminggu ini, Menjadi Narasumber Tata Boga di kelurahan, mana harus ngisi rapot dan juga kuliah, tapi pasti update double koq....


...Luv you alot πŸ˜πŸ™...


__ADS_2