
Queen terlelap dengan pulas, Nick melihatnya sangat bahagia ternyata dia bisa menaklukan hati seorang ceo arogan seperti Queen.
"Sepertinya aku juga sudah kau taklukan Queen... " batin Nick.
Nick mengambil handphonenya di atas nakas, lalu menelpon sesorang.
"Hallo Ziddan, bagaimana sekarang apa kalian masih mengintai hama itu? "
"Iya boss, ini dia sedang bersama orang-orangnya jumlah mereka lumayan banyak sepertinya mereka sedang merencanakan sesuatu."
"Aku rasa tidak usah menyerang sekarang, awasi saja mereka, aku ingin taju pasti apa motif penyerangan itu, siapa dalang utamanya karena aku yakin ini ada kaitannya dengan bisnis QGC. "
Nick menutup pembicaraannya lalu mematikan handphone nya, diapun tidur dengan senyum bahagia. "
*********
Ditempat lain Viona sedang berkumpul bersama banyak orang disuatu cafe,terlihat sedang membicarakan sesuatu.
"Aku tidak mau gegabah, kita menghadapi lawan tangguh sekarang. Aku tak menyangka rupanya mereka kelompok mafia besar. Untuk sementara kita tarik diri dulu nanti kita akan lanjutkan saat semua sudah siap. "
"Baik boss." semua orang-orang itu menjawab serentak.
__ADS_1
*****
Queen terbangun saat matahari sudah tinggi, Queen bangkit menuju kamar mandi langsung mandi. Tak lama diapun selesai lalu berpakaian rapi untuk bersiap-siap pulang.
"Selamat siang sayang." Nick menghampiri Queen lalu mengecup pipinya sekilas.
"Siang? pukul berapa sekarang? "
"Baru pukul 11 sayang. Kau begitu lelap tidur jadi aku tidak ingin mengganggu mu mari kita makan dulu baru pulang. "
Queen menganguk pelan, merekapun memulai sarapan pagi yang sudah tidak pagi. Setelah selesai Nick menyelesaikan urusan administrasi resort lalu menuju parkiran bersama Queen.
********
"Aku minta maaf sayang, aku tak bisa singgah aku harus pulang, aku ada jadwal hari ini dkantor ada urusan mendesak dengan client. "
"Tidak apa Nick, lagi pula aku mau melanjutin tidur ku. " Sambil senyum tipis.
"Apa? haha .... baiklah sayang baiklah, tidur yang nyenyak ya, istirahat lah aku ingin selalu melihatmu tampil fresh. I love you. " Nick mengecup pipi Queen sekilas.
"hmm... ya. "
__ADS_1
Queen jadi salah tingkah, pipinya merona karena menahan malu.
Nick segera melajukan motornya meninggalkan mansion Queen. Queen menatap Nick dengan pipinya yang merona. Sementara semua pengawal juga para maid hanya senyum-senyum melihat bos mereka sekarang punya hubungan dengan pria tampan itu walau tak berani bertanya setidaknya mereka tau dari sikap Nick terhadap Queen bahwa mereka sepasang kekasih yang dimabuk cinta.
******
Dikantor QGC tampak Pramuji sudah diruanganya dengan pikiran tidak tenang bagaimana tidak dia dapat kabar Queen tidak pulang semalamn hingga sampai saat ini belum bisa di hubungi. Walau dia tahu bahwa Nick bersamanya tentunya Nick pasti melindunginya jika ada sesuatu terjadi, namun tetap saja Pramuji khawatir hingga dia harus keluar dari RS walau masih sakit. Pramuji menelepon Queen dan tersambung....
"Ya uncle, aku sudah pulang, sekarang mau tidur, tolong handle semua jadwal ku ya, jaga kesehatan uncle jangan maksakan diri." Tanpa ingin berlama-lama bicara Queen memutuskan teleponnya.
"What? bisa-bisanya tak memberikan aku kesempatan Bicara, padahal aku sudah mengkhawatirkannya..."
Pramuji menggerutu kesal dengan sikap Queen barusan tapi setidaknya dia bisa tenang karena Queen baik-baik aaja.
****
...Akhirnya bisa up lagi hehehe...
...Malam ini dosen pada gak masuk jadi waktunya dimanfaatkan buat update π...
...Luv you all...
__ADS_1
...πππ...