Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 49 Menghibur Hati Sang Pujaan


__ADS_3

Luck mengirimkan pesan WA untuk Queen pas jam 12 tepat waktu London. Queen yang baru saja naik ke atas kasurpun melihat handphone di nakas berbunyi lalu meraihnya, dia membuka pesan WA, disana ada banyak pesan masuk dari Nick juga panggilan yang tak terjawab.Queen hanya berdehem lalu berencana mematikan handphonemya namun ada panggilan masuk dari Luck, dengan berat hati Queen menerimanya.


"Hallo Queen menjawab lembut."


"Happy Birthday Queen. Wish you all the best, be happy."


"Thank you Luck, aku bahkan meluapakannya."


"Come on dear, adakah niat untuk mentraktirku makan? "


"Kau seorang milyarder, apapun bisa kau beli. Mengapa mengharap traktiran dariku?"


"Kau adalah teman baikku, juga partner bisnisku, tentunya aku spesial bagimu jadi sudah wajar kau mentraktirku." Luck tertawa kecil, sedangkan Queen tersenyum mendengar respon Luck.


"Kau ini, jam 9 di Hyde Park."


"Let me take you there Queen." Nick memohon dengan sopan.


"Baiklah, kau atur saja. Disana ada sebuah restaurant di tepi danau, pasti akan sangat indah bukan.? "


"Yup aku sudah pernah kesana beberapa kali ada banyak pohon disana, sejuk dan sangat damai. "

__ADS_1


"See you tomorrow." Queen memutuskan percakapannya lalu mematikan handphonenya, bersiap untuk tidur kembali.


Sementara Lucky begitu antusias hingga rasanya ingin menggeser matahari biar pagi cepat tiba. Lucky asyik memilih pakaian yang akan dikenakannya, semua tak cocok, akhirnya dia memutuskan untuk membeli baju dibutik sahabatnya, Luck menelepon seseorang lalu seseorang diseberang sanapun menjawab.


"Hey tak bisakah kau mengebel ku saat fajar tiba? " dengan suara orang yang baru bangun tidur.


"Rey sahabatku, tolong bantulah temanmu ini. Aku butuh baju terbaikmu, aku ada date jam 9 nanti. Buatkan aku baju yang spesial please. "


"Jangan bilang itu Queen."


"Sayangnya itu memang dia. "


"What?! " Sambil berteriak.


"Queen di London? kau menculiknya? Jangan bermain api Luck, itu isteri orang sadarlah. "


"Hei hei hei bro be calm please, aku tak sebejat itu. Aku mencintainya tulus hingga aku menyibukan diri ke London untuk bekerja tapi takdir mempertemukan aku dengannya disini jadi dan selalu jika itu kesalahan maka yang salah itu takdir Rey bukan aku "


"Apapun itu, tetap tak pantas. "


"Dia punya masalah serius dengan suaminya dan aku menghiburnya apa itu salah? "

__ADS_1


"Memghiburnya tak salah tapi memanfaatkan situasi itu yang salah Luck dan jangan membuat dirimu tenggelam terlalu dalam nanti kau akan susah bergerak naik."


"Aku akan melakukan apapun demi dirinya bahkan untuk menyatukan mereka kembalipun akan aku lakukan, asal bisa melihat dia tersenyum. "


"Tapi kau tidak tahu bukan? apa yang akan dilakukan suaminya, bisa-bisa dia membunuhmu. Nick seorang raja mafia kejam Luck, apa kau lupa? "


"Diamlah Rey, aku berterimakasih kau peduli padaku. Cintaku tulus jika Nick membunuhku karena cintaku ini, aku tak masalah, bahkan aku bahagia sampai mati bisa mencintai Queen."


"Ah sudah lah, aku sudah menyiapkan satu baju casual tapi kesannya mewah, kau bisa mengambilnya saat pagi ..." Luck memotong ucapnya.


"Oh baiklah aku akan datang sekarang. "


"Hey... " Rey nerteriak saat sambungan telepon diputus Luck.


"Dasar bucin, gila...!! jam segini mau kemari??? Rey bicara sendiri, namun kemudian dia tersenyum. Dia sangat sayang kepada Luck hingga dia tak bisa marah sama sekali.


*****


...Up pagi-pagi hujan-hujan 😊...


...Happy Holiday guys......

__ADS_1


...Terimakasih atas dukungannya...


...Love you alot πŸ˜πŸ™...


__ADS_2