Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 12 Bertemu Viona dan Luck


__ADS_3

Queen masih berada di RS setelah pamit diapun berlalu meninggalkan ruangan Pramuji dan segera berangkat ke butik VN karena sudah sangat terlambat, Queen pergi bersama asisten dan supirnya serta dua orang pengawal karena kejadian penyerangan itu Pramuji sangat mengkhawatirkan Queen saat ini. Akhirnya merekapun sampai di butik. Queen langsung masuk menuju ruangan Viona, dan langsung disambut oleh Viona yang sejak tadi menunggu dan diruangan itu ada Lucky Wijaya yang sedang berdiskusi masalah produk mereka. Luck adalah pemasok tunggal perhiasan emas dibutik VN semua di design khusus oleh Viona.


"Oh akhirnya Boss QGC sampai juga ke butik ku ini" Dengan senyum manis viona berdiri menyambut Queen.


"Hmm.. yah, apakah aku mengganggu? sepertinya kalian begitu serius. "


"Oh don't jealous my Queen, my heart is only for you." Luck berdiri, menghampiri Queen lalu menyalaminya."


"Hey ada apa dengan tanganmu? "


Queen menarik tangan nya dengan lembut. "Hanya luka kecil, tak usah dipikirkan. "


"Apakah sakit? "


"Ini sudah hampir sembuh, tak usah berlebihan "


"What? ini sangat berbahaya nonaku."


Luck menarik tangan Queen seolah dia pemiliknya, Viona menatap tajam Luck

__ADS_1


"Cukup basa-basinya. Viona aku mau mengambil pesananku, oh yah mana berkas yang akan ku tandatangani."


"Baiklah, ini. "


Viona menyodorkan sebuah file lalu meletakkannya di atas meja dihadapan Queen yang sedang duduk manis disebelah Luck.


Luck begitu bahagia berada disamping Queen, walau Queen mengabaikannya. Sementara Viona sangat merasa cemburu melihat hal itu.


"Baiklah semua sudah beres, Aku pamit dulu, kalian lanjutkan meetingnya."


"Oh kami juga sudah selesai nonaku, mari kita keluar bersama bukankah ini jadwal meeting kita hmmm... "


"Apakah minumpun tak sempat? secangkir kopi? sudah lama kita tak berjumpa mengapa sesingkat ini pertemuan kita?"


"Seperti yang kau dengar Viona, Boss Tambang emas ini mau meeting dengan ku jadi maaf lain kali aku akan memenuhi permintaan mu."


"Ok Viona aku jalan dulu, terimaksih tehnya. " Luck berjalan melewati Queen, membukakan pintu untuknya. Yah tentu saja membuat Viona semakin panas.


Queen berjalan keluar butik itu bersama Luck, Queen masuk ke dalam mobilnya, saat hendak menutup pintu, dengan cepat Luck masuk lalu duduk disamping Queen.

__ADS_1


"Hey Tuan ada apa? bukankah mobilmu disana?"


"Yup tapi aku ingin bersamamu sampai di Resto XX sepertinya lebih nyaman disini, aku sedikit lelah hari ini."


"Terserah mu saja Tuan."


Luck memberikan kunci mobilnya lalu Queen menyuruh anggotanya untuk membawa mobil Luck ke hotel XX mengikuti mereka.


Sepanjang jalan Queen hanya melihat kesamping kanan yang tak memperdulikan Luck yang bercerita, tersemyum manis dengan tatapan penuh cinta.


Mungkin karena seharian ini banyak kejadian yang menyita tenaganya tanpa sadar Queen pun tertidur dengan menyandar di kursi jok namun karena sangat pulas dia tak sadar kepalnya jatuh kepundak Luck, Luck sangat bahagia karenanya. Jantungnya seakan melompat keluar, dia begitu dekat dengan gadis pujaan hatinya itu. Bahkan dia bisa merasa hembusan nafas Queen saat ini, aroma harum tubuhnya semakin membuat laki-laki ini hampir tak bisa mengontrol dirinya.


*****


...Maaf ya telat update, sangat sibuk beberapa hari ini...


...masih dengan jadwal yang padat merayap. InsyaAllah akan tetap update. Terimakasih buat dukungannya....


...Luv you...

__ADS_1


...πŸ˜€πŸ˜πŸ˜»πŸ™...


__ADS_2