Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
BAB 13 Saling Mencurigai


__ADS_3

Mobilpun berhenti disebuah plataran parkir sebuah Resto mewah, namun Queen belum juga terjaga dari tidurnya. Sejak pagi sampe sore ini terlalu banyak kejadian yang membuat dia lelah.


"Queen... Luck menyentuh bahu Queen dengan perlahan. Queen terjaga, mulai membuka matanya.


"Oh maaf aku ketiduran, maaf."


"Lebih baik kita menunda meeting ini Queen, lagi pula ini sudah terlalu sore, bagaimana minggu depan saja? aku tak mau meliharmu kelelahan." Ujar Luck penuh perhatian.


"Tidak perlu aku hanya sedikit lelah saja."


"Sudahlah, aku akan pulang sekarang, aku ingin kita membahas kerjaan saat kamu fresh, istirahatlah." Luck menarik tangan Queen ingin menciumnya namun secara halus Queen menepisnya.


"Baiklah Tuan.... sampe ketemu minggu depan."


Luck keluar dari mobil lalu masuk kemobilnya dengan matanya terus menatap mobil Queen yang mulai menjauh.


Luckpun berlalu dari Resto itu menuju mansionnya, dia sepertinya merasa lelah ingin beristirahat juga.


*******


Nick sedang memainkan handphonen nya sedari tadi, tak lama handphone itu berbunyi.


"Hallo, Apakah kau menemukan siapa dalang penyerangan itu? hmm... baiklah lakukan dengan hati-hati aku ingin dia mendapat ganjarannya..... " telepon ditutup dan Nick menyimpan handphonenya.


Nick melangkah keluar ruangannya menuju ruangan asistennya ada sesuatu yang akan dibahasnya, sambil berjalan menuju ruangan asistennya itu Nick meminta sebuah file dalam map dari sekretarisnya, setelah mendapatkan file itu, Nick masuk ke ruangam sang asisten tanpa permisi mencampakkan file itu ke atas mejanya. Sang asistenpun terkejut.

__ADS_1


"Hye bro hati-hati..... mengapa selalu membuat ku jantungan sih.... gerutunya.


"Apakah kamu punya jantung? "


"Waduh Bos.... yang ada elu tu vampir gk punya jantung, eh tapi.... sekarang sudah ada jantung kayaknya hahaha... "


"Dasar asisten gila, sopan napa apa mau dipecat? "


"Apa bisa tanpa aku yang cerdas ini boss? " Sambil senyum nyengir menepuk dadanya sang asisten berdiri tegak.


"Coba lihat file itu, cukup sudah basa basinya, urus semua itu, harus sangat cepat. "


Ziddan sang asisten membuka map berisi beberapa file dan foto, dia sedikit terkejut tapi dia terus membuka beberapa lembaran file.


"Hmm... apa sudah yakin? "


"Dasar bucin lo, biasanya aja dingin sedingin salju, sejak dapat transplantasi jantung sepertinya bos ini jadi hangat."


"Kau pikirkan saja dirimu, jangan orang lain, ingat aku tidak main-main dalam hal ini. "


"Iya bos, aman... terkadang aku bingung kau ini Algadra sang raja mafia apa Romeo sang raja cinta.. hahhaha"


Nick hamya diam tak menaggapinya lalu keluar meninggalkan Ziddan sang asisten yang terus tertawa.


******

__ADS_1


Di RS Pramuji sedang berbicara dengan orang kepercayaannya, mereka begitu serius.


"Tuan kemungkinan nona muda Queen diikuti oleh beberapa orang dimanapun dia perfi tuan "


"Apakah itu musuh? "


"Sepertinya bukan tuan, mereka itu seakan-akan terlihat melindunginya."


"Hmm... aneh, siapa mereka kira-kira? Apa ada kelompok lain yang ingin melukainya? tapi jika mereka keliatan terkesan melindunginya... lantas siapa mereka? "


"Kami sedang menyelidikinya tuan, tapi kami sangat yakin mereka semua menjalankan perintah seseorang untuk melindunginya "


"Baiklah terus kamu awasi gerakan mereka terlebih nona muda Queen, aku gak mau melihat dia dalam bahaya, tingkatkan pengawalan di sekitar mansion."


"Bagaimana dengan anda tuan? apakah perlu menambah orang disini? Nona muda Queen sudah mengerahkan 50 orang di RS ini. "


"Dasar.... ya sudah biarkan dia melakukan apapaun, yang penting keselamatan nona muda Queen yang paling utama, pergilah. "


*****


...Maaf update nya telat mulu, benar2 sibuk...


...Tapi pasti akan update πŸ˜€πŸ˜πŸ™...


...Luv you...

__ADS_1


😍😍😍😍


__ADS_2