Ceo Queen Arrogant

Ceo Queen Arrogant
S-2 BAB 139 Terjebak


__ADS_3

Matahari sudah mulai terbit dari ufuk timur di London, pagi ini jadwal penerbangan Earl ke Jakarta. Queen dan Nick mengantarkan putra sulung mereka ke bandara. Saat ini kesehatan Earl sudah sangat baik, orang tua menjadi terapi khusus buat Earl, sehingga dia menjadi sangat bugar. Queen melepas putra sulungnya di depan peswat jet pribadinya dengan banyak wejangan.


"Son, ingat ya jangan main hujan πŸ˜€ kamu masih alergi dengan hujan, jangan minum es juga jangan makan yang mengandung minyak. Istirahat yang cukup, suruh uncle Alex dan Rey untuk membantumu, ok". Queen memeluk Earl hangat.


"Iya mom, iya...lagian siapa juga yang main hujan mom? ". Jawab Earl sambil membalas pelukan mommy nya.


"Ingat nak, jangan diperbudak harta. Harta bisa kita cari tapi kesehatan? hmm... " ..Sang daddy juga mewanti-wanti.


"Iya dad, iya. Aku berangkat mom dad ...


I love you so much". Earl melambaikan tangan kepada kedua orang yang sangat dicintainya itu lalu menaiki tangga pesawat dan masuk ke dalam.


Queen tersenyum lalu pergi meninggalkan bandara dengan perasaan was-was, Nick yang mengetahui hal itu langsung mencoba menenangkan sang isteri.


"Honey calm down semua pasti akan baik-baik kembali".


"Aku cemas honey, siapa orang dibelakang semua ini, mengapa mengganggu ketenangan keluarga kita".


"Entahlah, mungkin kita terlalu banyak dosa dimasa lalu sehingga Tuhan menegur kita untuk dekat dengan-Nya".


"Tapi ini mengancam kehidupan anak-anak kita honey".


"Tak usah cemas, anak-anak sudah bisa melindungi dirinya sendiri".


"Tetap saja mereka belum ada pengalaman dalam hal ini".


"Sudahlah, biarkan Tuhan yang menentukan, kita hanya manusia dan yang terpenting adalah kita harus berusaha semaksimal mungkin melindungi keluarga kita, mari kita temui Ziddan, dia sudah lama menunggu kita".


"Baiklah".


Akhirnya mereka segera masuk ke dalam mobil menuju mansion Ziddan untuk membahas agenda yang urgen, dimana akan ada pertemuan dengan seseorang yang mengirim pesan ke kantor Ziddan dengan sebuah paket kosong. Hal inilah yang membuat tanda tanya besar bagi Queen.


*****


Pesawat jet Earl segera take off, namun Earl mencegahnya.


"Batalkan penerbangan, kita akan ke suatu tempat". Ucap Earl kepada asistennya.

__ADS_1


Karena sejak tadi Earl melihat gelagat mencurigakan dari mommynya.


"Aku tahu mom dad, kalian sedang menyembunyikan sebuah masalah besar, aku tidak akan pulang, aku akan mencari tahu akar masalah yang sebenarnya". Earl berkata-kata dalam hatinya yang sedang memikirkan orang tuanya. Lalu menelepon seseorang.


"Hallo, ok kau terus ikuti orang tuaku jangan sampai kehilangan jejak karena yang kalian ikuti itu raja dan ratu mafia. Ingat jangan kehilangan jejak! ". Titah Earl kepada anak buahnya diujung telepon.


"Mungkin ini ada kaitannya dengan pembobolan data perusahaan, bahkan Dev sudah membentengi data dengan sangat ketat. Lantas saat mereka sudah berhasil membobol data perusahaan tidak ada satupun yang diambil dan itu meninggalkan tanda tanya besar". Batin Earl yang semakin larut dalam pikirannya dengan segala apa yang telah terjadi. Kemudian Earl masuk ke dalam mobil lalu pergi menuju arah gps yang dikirimkan anak buahnya saat menelepon tadi.


***


"Nick aku belum yakin tapi sepertinya ada sindikat mafia dibalik data perusahaan yang di hack, penghackan itu hanya peringatan untuk kita, karena sasarannya bukan perusahaan tapi lebih dari itu". Ucap Ziddan yang kini sudah menerima kehadiran Nick bersama Queen di mansionnya.


"Maksudmu Zid?, ada hal yang dia incar dan itu lebih dari sekedar uang?"


"Iya Nick, aku yakin akan hal itu. Tapi apa itu akupun belum tahu. Seingatku kita hanya punya saingan bisnis biasa tidak ada dendam karena yang seharusnya mendendam itu sudah tiada, so its clear". Ziddan menarik napasnya panjang karena bingung apa yang diinginkan oleh orang msterius itu.


"Dia mengirim lokasi untuk kalian temui, tapi jika dia melihat ada orang lain maka kalian tidak akan bisa bertemu dengannya. Apakah kalian tetap mau kesana? atau kalian bisa pasang gps sehingga aku bisa mendeteksi jika ada sesuatu yang terjadi, bagaimana? "


"Tidak usah Zid, kami akan menemuinya berdua saja, jangan cemas tidak akan terjadi apapun dengan kami".


"Baiklah Nick, hati-hatilah aku akan menunggu kalian, jika ada sesuatu yang terjadi telepon aku segera".


Akhirnya Nick dan Queen pergi meninggalkan mansion Ziddan menuju lokasi yang diarahkan ke mereka. Mobil terus berjalan menyusur jalan pinggir kota disepanjang jalan Nick melihat spion mobilnya lalu tersenyum.


"Ada apa honey, ada apa dibelakang?" Tanya Queen heran.


"Tidak ada, tapi sepertinya ada yang mengikuti kita".


"Apakah orang misterius itu atau? "


"Tidak, hm... untuk apa dia mengikuti kita? sepertinya ini orang lain, waspadalah honey kita pura-pura tidak tahu saja".


Nick mencoba mengabaikan mobil yang ada di belakangnya, walau instingnya merasa itu bukanlah orang jahat tapi dia tidak bisa berpikir kalau mobil yang dibelakang mereka yang sedang mengikuti itu orang baik. Nick terus berjalan hingga menemui sebuah cafe yang padat pengunjung dipinggir kota. Nick masuk ke areal parkir, lalu keluar dari mobilnya.


"Kau yakin honey ini tempatnya?"


"Iya honey ini sesuai gps yang ada padaku, tapi mengapa banyak orang? apa yang direncanakannya?" Beluk lagi Queen merespon ucapan Nick, tiba-tiba seseorang membekap mulut Queen dan Nick yang membuat pandangan mereka gelap sehingga keduanya tidak tahu apa yang sedang tejadi.

__ADS_1


"Nyonya, mereka sudah kami lumpuhkan". Ucap seorang pria kekar kepada seseorang diujung telepon.


"Bawa mereka ke gudang, lalu lakukan misi selanjutnya. Jangan sampai gagal, jika gagal kau akan tanggung akibatnya".


"Baik nyonya". Pria kekar itu lalu memutuskan sambungan ponselnya, dan memerintahkan anak buahnya untuk membawa Nick juga Queen ke gudang sesuai perintah sang nyonya.


"Kau segera bawa mereka ke gudang, bawa juga mobilnya sekalian, aku akan pergi ke suatu tempat untuk misi selanjutnya". Ucap pria kekar yang menelepon tadi, ketua dari sekelompok orang yang melumpuhkan Queen juga Nick.


"Siap tuan". Jawab anak buahnya serentak.


Semua orang di plataran parkir cafe itu segera pergi menjalankan perintah sang bos, dengan sangat tenang dan rapi mereka bergerak keluar parkiran sehingga tidak menarik perhatian orang-orang yang melintas du sekitar kafe.


Tak lama setelah sekelompok orang itu menghilang, tibalah Earl dengan para anak buahnya yang mengendarai 2 mobil. Mereka sempat kehilangan jejak karena ada kecelakaan yang menghambat perjalanan mereka. Merekapun masuk ke dalam areal parkiran, sang asisten turun dari mobil memeriksa sekeliling areal.


"Tuan sepertinya tidak mungkin mereka kemari? ini kafe padat pengunjung". Asisten Earl membuka pembicaraan sambil berjalan disekitar areal parkir. Earl hanya terdiam lalu turun dari mobil, melihat kanan dan kiri terus berjalan hingga dia menemukan sesuatu tepat disamping kakinya.


"Apa ini? " Earl bergumam


"Itu sepertinya sapu tangan tuan". Jawab sang asisten. Earl mengambil sapu tangan itu lalu membukanya.


"Daddy... " Earl mengepalkan tangannya.


"Apakah itu milik tuan besar tuan? ". Tanya sang asisten.


"Yah, ini milik daddy yang diberikan mommy saat daddy ulang tahun setahun lalu".


"Tapi tuan bisa saja mirip".


"No, ini ada bordiran QN untuk Queen dan Nick, dan wangi bunga lili adalah parfume mommy edisi khusus, di dunia bahkan cuma ada 2 orang saja yang memilikinya". Earl menjelaskan dengan sangat yakin.


***


...Bersambung...


...Mohon dukungannya ya guys...


...Like, komen dan vote...

__ADS_1


...Love you πŸ˜πŸ™...


__ADS_2