
"Jadi apa yang harus kita lakukan?" Tanya Earl kemudian dengan wajah sangat tegang.
"Binggo! sinyalnya nyala. Lets go kita ke titik sasaran, bro yakin mau ikut? kau masih sakit". Dev mencoba meyakinkan Earl yang keras kepala.
"Sudahlah ayok, kita naik mobil van uncle Alex saja, tu mobil masih ada di depan biar tidak menarik perhatian". Kali ini Maira yang memutuskan.
"Ok, ayo sebelum sinyal ini mati". Ucap Maira yang bergegas membenahi barang-barangnya lalu memindahkan ke mobil van Alex. Sementara Dev menyetir, Earl duduk disebelah Dev dan Maira duduk di belakang Dev sambil terus memperhatiakan sinyal yang tidak bergeraj sama sekali.
Mobil terus melaju mengarah ke titik sasaran namun alangkah kagetnya Earl karena titik itu mengarah ke Jalan Suasa.
"Wait ini Jalan Suasa? " Tanya Earl yang mengenali jalan itu
"Entahlah. ini arah yang ditunjukan oleh titik dilayar". Maira menunjukan laptopnya ke Earl.
"Bisa kau perjelas, dijalan apa tepatnya? " Earl semakin cemas saat ini.
"Sebentar kak, Dev kau menepilah kita pastikan tepatnya di jalan apa? " Maira menekan keyboardnya sementara Dev menepikan mobilnya.
"Ini dia, Suasa 12." Jawab Maira yang spobtan membuat Earl lemas dan berkeringat dingin.
"Kak Earl, are you ok bro? " Dev memegang kening Earl yang dingin karena keringat.
"Sebaiknya kita pulang". Ucap Dev lagi karena sangat mencemaskan sang kakak.
"No, ini jalan arah rumah Airin". Jawab Earl dengan suara yang gemetar.
"Airin? " Ucap Maira juga Dev secara bersamaan.
"Coba perhatikan di rumah mana sinyal itu berasal, bisa kau perjelas Maira? " Tanya Earl.
__ADS_1
"Shiit sinyalnya mati, tapi masih bisa aku lacak. Dev maju ke depan terus". Maira mencoba mengarahkan sesuai titik terakhir yang ia dapat.
"I got it, rumah no 12 itu". Maira menunjuk pas di depad rumah yang mereka maksud. Sementara Dev berjalan melewati rumah itu untuk menghindari kecurigaan orang.
"Oh God, iti rumah Airin". Jawab Earl lemah. Dev yang melihat perubahan sang kakak hanya bisa menarik napas panjang.
"Kita tunggu di depan gg itu kak, siapa tahu ada gerakan yang mencurigakan". Ucap Dev.
"Whatever Dev".
"Look! " Maira menunjuk spion depan mobil yang memperlihatkan seorang wanita mengendarai skuter keluar dari rumah no 12 namun bukan Airin melainkan orang lain.
"Siapa dia? " Tanya Earp yang tidak membututuhkan jawaban.
"Dev ikuti dia tapi jangan terlalu dekat". Ucap Maira yang menatap tak betkedip ke arah wanita muda seumuran dirinya.
"Sepertinya dia ke arah pelabuhan, dan lihat dia berhenti". Ucap Dev.
"Mau apa dia masuk ke dernaga kapal pesiar?" Tanya Earl.
"Dev kau punya akses masuk ke sana?, itu tempat ekslusif hanya yang punya kapal pesiar disana yang bisa masuk sepertinya".Tanya Maira.
"Tentu saja, kak Earl punya kapal pesiar disana jadi kita semua bisa masuk".
"Parkirkan mobil, Aku akan turun". Titah Earl ke Dev.
"Siap bos". Teriak Earl lantang.
Mereka semua sudah berada di dalam dermaga khusus, hanya pemilik kapal pesiar yang sandar disana saja yang bisa masuk.
__ADS_1
"Kemana wanita tadi?" Tanya Earl yang gagal fakus karena masalah perijinan masuk dermaga.
"Menepi". Bisik Maira yang melihat wanita tadi asuk ke sebelah kapal pesiar milik Earl.
"Apa kita bisa pasang penyadap dari kapal kita? " Tanya Dev usil.
"Ufff kau ini kebanyakan nonton film". Ucap Maira lalu menarik napas panjang, Dev hanya terkekeh geli.
Seorang petugas security yang kebetulan lewat menghampir mereka bertiga yang bersembunyi dibalik pohon besar.
"Selamat siang tuan Earl, apakah anda mau masuk ke kapal atau ada yang bisa kami bantu? " Tanya si petugas dengan hormat.
"Eh iya kami mau masuk ke kapal tapi lupa membawa kunci, jadi sepertinya kami kembali besok saja". Jawab Earl mencari alasan lalu pergi meninggalkan si petugas.
Si petugas hanya bisa garuk-garuk kepala karena tak habis pikir masak iya seorang bos besar bisa lupa membawa kunci padahal mau pergi berlayar.
"Shiiit, jadi bagaimana? apa yang harus kita lakukan sekarang? " Tanya Dev.
"Lebih baik menunggu di mobil saja". Jawab Earl yang kemudian diikuti oleh keduanya.
***
...Bersambung...
...Mohon dukungannya guys...
...Love you so much...
...Happy Weekend...
__ADS_1