
Nick melepaskan kausnya rasanya begitu gerah walau AC sudah disetel full.
Sementara Queen hanya menatap malu melihat Nick bertelanjang dada. Nick memposisikan dirinya disamping Queen walau dia juga merasakan sedikit lelah namun diabaikannya karena ini malam pertama mereka, Nick tak mau membiarkan malam ini berlalu tanpa melakukan ritual pengantin baru π.
Nick memiringkan tubuhnya ke arah Queen lalu mengusap rambut isterinya itu dengan penuh cinta, Nick memeluk tubuh Queen dan mendekatkan wajahnya ke wajah isteriya lalu mengecup keningnya perlahan, matanya menatap mata Queen seolah meminta injin untuk melakukannya, Dijawab anggukan oleh Queen. Nick melu*** bibi* Queen yang tipis, sangat lembut. Queen membalasnya lu***** itu dengan lembut semakin lama semakin dalam, tangan Nick mulai melepas gaun Queen lalu membuangnya kesembarangan arah, Nick melepas semua yang ada di tubuhnya hingga terjadilah apa yang seharusnya terjadi saat malam pertama sebagai pengantin baru.
(Travelling sendiri aja ya π).
*******
Ditempat lain Ziddan sedang berada di base camp Algadra, dia menawan dua hama yang mencoba mengusik ketenangan sang raja rimba. Ziddan memerintah anak buahya untuk terus waspada terhadap hama kecil ini karena walau terlihat kecil hama ini bisa mematikan saat ada kesempatan.
"Hei kalian semua tetap waspada dan jangan lengah, aku mau keluar sebentar tunggu kedatangan ku dan jangan gegabah."
Ziddan keluar menghirup udara luar gudang. Ziddan masuk kedalam mobil lalu duduk disana cukup lama, sepertinya dia mengantuk, butuh tidur tapi bos besar nya itu menugaskannya dalam misi ini.
Walau Ziddan begitu lelah namun dia tetap menjalankan tugasnya karena tak mau kehilangan wajah tampannya, seperti ancaman sang bos. Akhirnya Ziddan melajukan mobilnya ke hotel Nick, untuk memastikan keamanan hotel.
__ADS_1
Ziddan Sang Asisten gak ada akhlak π yang serba bisa. Sedang bethe di dalam mobil.π
***********
Viona sedang stress karena mendapat laporan dari anggotanya bahwa dua orang teman mereka ketangkap saat menyelinap di hotel, niat hati ingin merusak pesta malah rencananya harus berantakan, namun parahnya lagi dia tak punya rencana cadangan sama sekali. Viona yang sedang memegang gelas minumanpun menyampakan gelas itu ke lantai.
"****..... kenapa selalu gagal, bukankah disana hanya terdapat beberapa penjagaan saja tapi mengapa tiba-tiba kalian bilang semua orang yang ada di sana adalah pengawalnya? shiit... "
"Iya nona kamipun tak tahu sepertinya ini semua terencana dengan rapi sehingga kami tidak menyadari mereka ternyata orang-orang yang ahli dibidangnya, jumlahnya pun banyak tersebar diseluruh hotel tapi tak keliatan kalau dilihat secara nyata tampak biasa saja."
"Bro, aku ingin bertemu denganmu, situasiku sedang sulit saat ini."
"Hmm... sejak dulu saat kau ada masalah kau selalu melibatkan aku, tak ada perubahan hmmm.... aku lagi liburan."
"Ayo lah bro aku tak bisa menerima kekalahan."
__ADS_1
"Jangana katakan kau berhubungan dengan masalah kelompok mafia hmm.. "
"Itu poin nya bro, sepertinya mereka ini kelompok mafia besar tapi aku gak tau pasti siapa, bisa saja mereka dibayar oleh bos perusahaan sky group secara uangnya melimpah ruah. "
"Kau jangan salah kelompok mafia beaar tak pernah mau dibayar, ini mungkin hanya kelompok kecil, baiklah aku akan menemuimu besok pagi, tapi ingat tak ada yang namanya free.... "
Orang diseberang sana memutuskan sambungan teleponnya sepihak.
"Dasar mafia breng***." Viona mengumpat kesal.
Viona gadis cantik yang licik. π
******
...Selamat pagi, selamat beraktifitas...
__ADS_1
...Luv you alot guys...
...πππ...